Sering Seliweran di Medsos, Ini Perbedaan Boti, Banci, dan Drag Queen
Belakangan istilah boti makin sering kita dengar dan baca di media sosial. Boti adalah sebutan untuk laki-laki yang berpenampilan, berperilaku, dan bergaya seperti perempuan.
Banyak dari boti ini makin percaya diri menunjukkan eksistensi di media sosial karena sering dapat komentar yang bernada mendukung dan menyemangati perilaku mereka. Makanya makin sering kita temui mereka bikin konten ala perempuan seperti mengulas skincare, gaya hidup perempuan, bahkan jualan kosmetik secara Live di TikTok dengan makeup lengkap seperti perempuan.
Dulu orang mengenal boti dengan istilah banci. Meski sama-sama lelaki yang keperempuan-perempuanan, ternyata, banci dan boti itu beda.
Asal Kata Banci
Secara etimologi, kata banci diserap dari dialek Hokkien, yaitu dari kata bán-tshí. Dalam beberapa dialek ditulis ban-see atau bán-tshî. Dalam bahasa asalnya, ban artinya menarik, memikat, atau menyerupai. Sedangkan tshi artinya gaya, rupa, atau kecantikan perempuan.
Ada juga kajian bahasa yang melihat keterkaitan kata banci dengan bahasa Jawa kuno atau Sanskerta, yaitu kata bancih.
Dalam konteks tradisional bancih dikaitkan dengan kondisi yang mandul atau dalam artian tidak jantan tapi juga tidak betina. Sementara itu bila merujuk pada kerata basa bahasa Jawa, banci adalah bakronim (kata yang dipanjangkan) dari banding wanci atau laki-laki yang menyerupai perempuan.
Asal-usul Boti
Istilah boti diserap dari bahasa Inggris bottom (bawah). Dalam dunia gay (laki suka sama laki), bottom adalah sebutan untuk laki-laki yang posisinya ada "di bawah" atau diibaratkan seperti istri (perempuan).
Hanya saja, di media sosial lalu banyak yang salah kaprah soal penggunaan istilah boti. Makna kata boti mengalami pergeseran jadi disamakan dengan banci. Istilah ini lalu meluas menjadi bahasa gaul yang digunakan untuk melabeli laki-laki yang berperilaku, berbicara, atau berekspresi feminin seperti perempuan.
Drag Queen
Ada laki-laki tulen, bukan gay bukan juga banci, yang punya pekerjaan sebagai drag queen. Drag queen adalah adalah laki-laki yang berdandan berlebihan seperti perempuan.
Berlebihan dalam arti makeup tebal dengan alis dibuat tinggi, bulu mata yang super lentik dan panjang, hak sepatu tinggi, dan gaun atau baju yang heboh. Semua itu disengaja karena drag queen ditujukan untuk seni pertunjukkan (akting, menari, dan menyanyi).
Drag queen awalnya muncul di dunia teater abad pertengahan (tahun 476-1500M). Waktu itu perempuan tidak boleh tampil di panggung sehingga peran perempuan digantikan oleh laki-laki yang berdandan dan memakai gaun panjang hingga menyapu (drag) lantai.
Karena diperankan oleh laki-laki tulen, maka jika sudah selesai tampil di panggung, para drag queen akan kembali rutinitas harian mereka dengan gaya dan identitas sebagai laki-laki normal. Drag queen terkenal di Indonesia adalah Ravelio Bahri asal Palembang.
Apakah Semua Banci Sudah Pasti Gay?
Boti, banci, dan drag queen berbeda dari sisi asal-usul istilah, orientasi, juga tujuannya. Banci lebih merujuk pada sifat dan perilaku keperempuanan yang ada dalam diri laki-laki. Sementara itu boti asalnya dari istilah gay di mana posisi laki-laki (biasanya banci) bertindak sebagai perempuan dalam hubungan sesama jenis.
Jadi, banci belum tentu gay, tapi boti sudah pasti gay.
Sedangkan drag queen hanya sebuah profesi bagian dari seni pertunjukan di atas panggung.

Posting Komentar untuk "Sering Seliweran di Medsos, Ini Perbedaan Boti, Banci, dan Drag Queen"
Posting Komentar