Tipe Vokal Bariton dan 9 Subkategorinya

Tipe Vokal Bariton dan 9 Subkategorinya

Bariton termasuk dari 3 tipe suara utama pria yang digunakan untuk menyanyi, yaitu tenor, bariton, dan bass.

Jangkauan nada bariton berada di nada A2-A4, lebih rendah daripada tenor, dan dapat mengjangkau nada F2-C5 yang mana tidak lebih rendah dari bass. 

Bariton termasuk jenis suara yang paling umum pada pertunjukkan opera, selain tenor. 

Penyanyi tenor selalu dapat peran utama disusul oleh penyanyi bariton yang jadi pemeran pendukung. Sementara itu, pria bersuara bass biasanya dapat peran jadi penjahat atau rakyat jelata.

Namun, di pertunjukkan opera modern abad 20, penyanyi  bersuara bass kini dapat peran sebagai bangsawan, orang kaya, atau pejabat, sama dengan penyanyi tenor dan bariton.

Baca Juga :

1. 5 Jenis Suara Dalam Tipe Vokal Bass 

2. 5 Jenis Suara yang TermasukVokal Sopran

Pada musik opera abad ke-19 di Italia, tidak ada bedanya antara bariton dan bass. Namun, sejak Mozart banyak menciptakan musik yang jangkauannya ditengah antara tenor dan bass, maka penyanyi yang bersuara diantara itu disebut bariton.

Jenis suara bariton punya 9 subkategori. Sulit membedakan kalau kita mendengarnya dengan suara awam, tapi 9 subkategori bariton ini dapat dibedakan dengan kunci nada di piano. 

1. Baryton-Martin


Disebut juga bariton-ringan. Merupakan suara bariton paling tinggi yang mendekati tenor.

Subkategori baryton-martin ini diberi nama berdasarkan jangkauan nada yang dimiliki penyanyi Prancis, Jean-Blaise Martin di abad 19.

2. Lyric Baritone


Subtipe bariton ini memiliki rentang vokal yang berada antara A2 hingga G4 dan biasanya digunakan dalam peran jenaka.

Di pertunjukkan opera, banyak ditemukan penyanyi yang bertipe vokal lyric baritone daripada subkategori lain. 

3. Coloratura Baritone


Suara coloratura bariton termasuk jarang dimiliki penyanyi opera. Namun, subkategori ini tetap dimunculkan untuk melindungi para penyanyi yang dikontrak untuk peran tertentu.

Bayaran penyanyi coloratura berbeda dengan jenis suara lain karena peran mereka juga beda. Jenis suara coloratura baritone cenderung cepat dengan nada liukan yang dinamis daripada jenis bariton lain.

4. Heldenbaritone


Istilah ini sering dikaitkan dengan Richard Wagner yang suaranya berjenis healdenbaritone atau artinya sama dengan dramatic baritone.

Penyanyi heldenbaritone lumayan banyak ditemukan dipertunjukkan opera di Italia daripada di Prancis, walaupun istilahnya berasal dari Jerman.

5. Kavalierbariton


Seperti halnya heldenbaritone, kavalierbaritone juga digunakan di Jerman untuk mengklasifikasikan jenis suara yang berada di kategori bariton.

Jenis suara ini biasanya cocok untuk peran bangsawan muda karena nadanya yang lebih kuat dari lyric-baritone

6. Verdi Baritone


Suara verdi bariton termasuk bariton berat yang lebih mendominasi di pertunjukkan opera aria atau opera serius di Italia.

Subkategori bariton yang satu ini termasuk yang susah dinyanyikan, tapi mudah digubah oleh para komposer. 

7. Baryton-noble 


Baryton-noble bariton diambil dari bahasa Prancis yang berarti "bariton mulia". Dinamakan seperti itu karena menggambarkan vokalisasi suara yang halus dan kuat.

Suara baryton-noble sudah lebih berat mendekati bass, tapi masih jauh dari jangkauan nada bass. 

8. Dramatic Baritone


Jenis ini punya tessitura yang rendah. Tesssitura adalah rentang vokal yang paling dapat diterima dan dirasa nyaman untuk penyanyi dan juga pada alat musik, yaitu rentang dimana jenis suara tertentu mencapai nada suara terbaiknya.

Seringkali penyanyi dramatic baritone dianggap bersuara bass karena nadanya yang berat.

9. Bass-baritone


Ini nada bariton yang paling rendah dan sedikit saja si penyanyi merendahkan suaranya, dia akan masuk pada jenis suara bass.

Selain dijadikan nama jenis vokal, bass juga dikenal sebagai nama instrumen musik petik yang dimainkan seperti gitar. 

Baca Juga: Beda Opera, Operet, dan Drama Musikal

***

Semua orang yang punya bakat nyanyi dengan tipe vokal bariton bisa berlatih supaya suaranya seperti penyanyi opera yang kuat dan melengking meski tanpa mikrofon.

7 Tipe Orang yang Selalu Semangat Datang Ke Reuni dan Acara Kumpul Alumni

7 Tipe Orang yang Selalu Semangat Datang Ke Reuni dan Acara Kumpul Alumni

Tiap ada temu kangen angkatan, reuni, atau buka puasa bersama alumni, kita tahu pasti ada yang bisa banget datang dan ada yang tidak bakalan datang walau dibujuk dengan apapun.

Itu bukan berarti kita paranormal, tapi prediksi tentang hadir tidaknya teman ke reuni sudah bisa diketahui dari perilaku dan kejadian yang dialaminya semasa sekolah. 

Mungkin dia anak pemalu, merasa miskin dibanding teman-temannya, nilainya terlalu pas-pasan, minder karena merasa fisiknya tidak bagus, dan alasan lain yang cuma dia sendiri yang tahu.

emperbaca.com merangkum tujuh tipe orang yang selalu semangat datang ke reuni atau temu kangen angkatan sekolah.

1. Punya Pekerjaan Bagus

 

Meskipun semasa sekolah dia bukan anak gaul atau anak pintar, ternyata saat dewasa karirnya moncer, entah dia kerja di swasta atau jadi aparatur sipil negara.

Teman tipe ini sudah pasti semangat dan enggak bakalan nolak kalau diajak ketemuan, apapun momennya.

2. Selebriti Internet

 

Jaman sekolah dulu dia hampir gak punya teman saking cupu (culun punya), eh, ternyata sekarang followernya di Instagram dan TikTok ada ratusan ribu. 

Maka sudah pasti dia bakal datang kalau diundang ke acara apapun yang berhubungan dengan teman sekolah.

3. Populer Semasa Sekolah

 

Orang yang populer di masa sekolah akan tetap populer dan perhatian di acara kumpul teman sekolah. Menjadi pusat perhatian itu menyenangkan serasa selebriti. Maka,  orang yang populer di sekolah tidak bakalan mau melewatkan acara alumni apapun bentuknya.

Meski begitu, ada orang yang populer waktu sekolah, tapi hampir gak pernah ikutan ke reuni atau bukber. Itu karena dia terlalu sibuk, punya kriteria teman yang berbeda dari masa sekolah, pola pikirnya berubah, atau sudah hijrah.

4. Paling Pintar Waktu Sekolah

 

Setali tiga uang dengan si populer, si pintar juga termasuk orang yang paling semangat datang ke acara teman sekolah.

Itu karena si pintar biasanya dikenal semua teman dan guru, bahkan staf tata usaha pun tahu. Dia tidak bakalan kesulitan berinteraksi saat reuni karena semua orang sudah mengenalnya. Tinggal sebut nama, semua orang secara otomatis akan menanyakan kabarnya.

5. Paling Badung dan Pernah Diskorsing

 

Serupa dengan si populer dan si pintar, anak yang paling sering bikin ulah biasanya juga terkenal di sekolah. 

Kalau si badung pernah kena skorsing, kepopulerannya akan bertambah karena dia jadi topik pembicaraan berhari-hari oleh penghuni sekolah.

Si badung akan semangat datang ke reuni, bukber, atau temu kangen alumni untuk membuktikan dirinya sudah tidak bandel lagi. 

Kadang ada juga yang bangga dengan kebandelan di masa sekolah dan ingin membuktikan dirinya tetap bandel. Dengan tetap membandel, si badung yakin dirinya selalu diingat dan lekat di ingatan teman-teman sekolah, walau

6. Pemalu

 

Orang yang semasa sekolahnya pemalu seringkali ingin menunjukkan bahwa dia sudah sukses, berhasil, keren, dan tidak pemalu lagi saat dewasa. Hal itu cuma bisa dilakukan saat reuni dan kumpul alumni.

Karena itu. orang yang semasa sekolahnya pemalu bisa jadi orang yang paling semangat kalau ada reuni, bukber, halalbihalal, atau temu kangen.

7. Jomlo

 

Tidak ada kekasih dan keluarga yang harus diprioritaskan, jadi sudah pasti si jomlo (single) akan selalu semangat datang ke acara yang berhubungan dengan teman sekolah.

Namun, hanya berlaku untuk para jomlo yang tidak baperan terus-terusan ditanya kapan nikah dan diledek lapuk. Jomlo seperti ini malahan menikmati dirinya diledek sedemikian rupa soal kejomloannya, bahkan saat usianya sudah kepala 4.

***

Berkebalikan dengan orang yang paling semangat, orang yang paling malas datang biasanya justru mereka yang semasa sekolah biasa-biasa saja.

Biasa di prestasi akademik, biasa di pergaulan, atau biasa diabaikan oleh teman-teman. Walau mereka sukses di masa dewasa, tapi mereka menganggap masa sekolah sebagai masa lalu yang tidak perlu diulang walau hanya sekedar datang reuni.

Tipe orang seperti ini ingin menikmati hidupnya di masa sekarang dan fokus untuk masa depan. Apakah kamu paling semangat datang atau justru paling enggan?


Cafe Hopping, Awalnya Buat Kerja dan Ngerjain Tugas Kini Jadi Gaya Hidup Gabut

Cafe Hopping, Awalnya Buat Kerja dan Ngerjain Tugas Kini Jadi Gaya Hidup Gabut

Pernah pindah dari satu kafe ke kafe lain saat kafe yang kita tempati sudah ramai dan tidak enak lagi buat nongkrong? Lalu pindah ke kafe lain lagi saat kafe yang baru kita datangi kembali ramai dan tidak asyik lagi? Itu namanya cafe hopping. 

Awal Mula Cafe Hopping


Hopping dalam bahasa Inggris artinya melompat. Secara kiasan cafe hopping berarti "melompat" dari satu kafe ke kafe lainnya, 

Cafe hopping biasa dilakukan oleh mahasiswa yang mengerjakan tugas dan para remote worker. Remote worker adalah karyawan yang bekerja dari rumah karena kantor mereka berada di luar kota atau luar negara yang tidak memungkinkan mereka bekerja pulang-pergi.

Terlalu sering bekerja di rumah menimbulkan kejenuhan, maka para remote worker mencari kafe yang sepi untuk bekerja sambil menyeruput kopi dan memakan kudapan. Kalau kafe itu sudah dianggap terlalu ramai untuk kerja, mereka akan mencari kafe lain yang lebih kondusif.

Hal sama berlaku untuk para mahasiswa yang mengerjakan tugas. Kadang mereka mengerjakan tugas di kafe untuk menghemat kuota internet karena di setiap kafe pasti menyediakan Wifi untuk pengunjungnya.

Siapa yang Memulai dan Dari Mana Tren Cafe Hopping?


Walau istilahnya diambil dari bahasa Inggris karena mengacu pada kebiasaan remote worker dan mahasiswa yang mengerjakan tugas, tren cafe hopping ternyata muncul pertama kali di Kuala Lumpur, Malaysia. Tren itu kemudian menjalar ke Penang dan Johor kemudian ke seluruh negara bagian.

Sejak 2015, anak-anak muda Malaysia makin sering nongkrong bareng di kafe tanpa disambi mengerjakan tugas kuliah. Sambil nongkrong mereka mencari kopi dan makanan yang enak dari satu kafe ke kafe lainnya.

Tidak ada batasan berapa kafe yang didatangi dalam sehari. Selama masih ada duit, mau datang ke 10 kafe dalam sehari pun tidak masalah.

Tren di kalangan mahasiswa ini menjalar ke para pekerja kantoran Malaysia. Mereka mengikuti tren ini, terutama saat weekend, dengan rekan kerja. Dalam semalam mereka bisa mendatangi rata-rata 2-3. Ada juga yang sampai empat kafe.

Di Indonesia tren cafe hopping di kota-kota besar marak sejak 2019 sebelum terhenti karena pandemi. Sedikit berbeda dari di Malaysia, tren cafe hopping di Indonesia lebih banyak dilakukan oleh pekerja kantoran daripada mahasiswa.

Cafe Hopping Vs Clubbing


Cafe hopping bisa dibilang mirip dengan clubbing. Para penyuka dugem (dunia gemerlap malam) sering pindah dari satu klub ke klub malam (night club) lain untuk berpesta sampai pagi. Itulah kenapa mereka dinamakan clubber dan aktivitasnya dinamakan clubbing.

Dua-duanya sama-sama butuh duit dan lebih seru dilakukan bersama orang yang juga suka cafe hopping dan clubbing.

Baca Juga:

  1. Tipe Karyawan Hustle Culture
  2. Lone Wolf si Individualis yang Sering DIkira Teroris

Walau banyak kafe yang menyediakan alkohol sama seperti klub malam, cafe hopping dipandang sebagai tren yang positif daripada clubbing. Ini karena cafe hopping tidak dilakukan sampai dini hari dan tidak identik dengan narkoba, seks bebas, dan mabuk-mabukkan seperti halnya clubbing.

Cara Seru Menikmati Cafe Hopping


Cafe hopping adalah salah satu cara asyik menghabiskan waktu kalau kita lagi gabut ditemani para bestie yang juga sama gabutnya. 

Ini cara cafe hopping yang efekif supaya seru dan tidak asal gabut.

1. Lakukan beramai-ramai. Makin ramai memang makin seru, tapi tidak berarti kita harus ajak belasan orang untuk cafe hopping.

Kalau nongkrong bareng belasan orang itu namanya arisan, bukan cafe hopping. Selain jadi arisan, kalau mengajak belasan orang, kamu harus menyewa tempat secara khusus di kafe itu supaya tidak mengganggu tamu lain dan memberi keleluasaan untuk pihak kafe menyediakan menu lebih banyak dari biasanya.

Ajak hanya bestie atau sahabat terdekat 3-4 orang saja cukup untuk melakukan cafe hopping.

2. Pilih cafe yang jaraknya dekat. Dekat dalam arti masih dalam satu mal, satu komplek perbelanjaan, atau kafe sekitar yang dekat rumah dan kantor.

Supaya kita tidak keburu kelelahan karena menghabiskan banyak waktu di jalan. Lelah bisa mengakibatkan bosan. Kalau sudah bosan, melakukan cafe hopping sudah tidak asyik lagi dan malah ingin melakukan aktivitas lain.

3. Kalau sempat, cari tahu dulu apa saja menu yang ada di kafe yang akan didatangi.

Rasanya buang-buang duit kalau ternyata manu di kafe yang kita datangi sama seperti menu di kafe sebelumnya. Jadi, lebih baik cari kafe yang menunya berbeda dengan kafe yang sudah kita datangi.

Mencari tahu menu lebih dulu bisa juga untuk mencegah risiko alergi bila ternyata kafe itu lebih banyak menyediakan menu boga bahari, sementara ada bestie yang alergi seafood.

4. Pilih makanan dan minuman berbeda. Hindari memesan menu yang sama dengan para bestie supaya kita bisa saling icip dan menambah rekomendasi menu pada preferensi pribadi.

Menu yang berbeda-beda juga bisa menambah rekomendasi kita untuk dibagikan di media sosial atau review Google Maps kafe yang bersangkutan.

5. Split bill alias bayar masing-masing. Semua yang memesan makan-minum harus bayar sesuai kemampuan kantongnya.

Kalau tidak begitu cafe hopping malah jadi beban bagi yang diajak, kecuali ada bestie yang bersedia membayar seluruh tagihan.

***

Tidak punya budget, tapi ingin merasakan tren cafe hopping? Kamu bisa saja melakukan warteg hopping. 

Saat warteg hopping kita bisa nimbrung obrolan antarpengunjung. Biasanya yang diobrolkan adalah isu sosial atau pemerintahan yang sedang hangat.

Para pengunjung juga biasanya tidak keberatan untuk saling mengobrol walau tidak kenal dan tidak tahu nama masing-masing orang yang ikut ngobrol.

Kalau cafe hopping lebih seru dilakukan beramai-ramai, pada warteg hopping sendirian malah lebih asyik.

11 Rekomendasi Lagu Metal Buat Orang yang Belum Suka Metal

11 Rekomendasi Lagu Metal Buat Orang yang Belum Suka Metal

Pemula disini maksudnya adalah mereka yang ingin sesekali dengar musik metal setelah terlalu lama menggemari genre pop, dangdut, atau jazz.

Walau tidak enak didengar karena dianggap berisik dan banyak vokalis band metal cuma teriak-teriak, komposisi nada di musik metal lebih kaya dan variatif daripada pop.

Satu lagi, sevulgar dan sekasar-kasarnya lirik band metal Indonesia, masih lebih sopan dan halus dibanding band metal luar negeri.

Berikut rekomendasi lagu metal yang cocok didengar pemula. Lagu disusun secara acak oleh emperbaca.com

1. Machinery of Torment - Skullflower


Lagu ini diambil dari film Metal Lords rilisan Netflix. Alkisah duo band metal sedang mencari bassist supaya penampilan mereka di Battle of the Band sempurna.

Tadinya band ini bernama skullfucker, tapi dilarang oleh kepala sekolah dan band mereka ganti nama jadi skullflower.

Alih-alih dapat bassist untuk Battle of the Band, Skullflower malah dapat pemain cello. Karena itu lagunya dapat diterima telinga penggemar pop, bahkan jazz.

2. School of Revolution - Voice of Baceprot


Ini band metal cewek-cewek berjilbab asal Garut yang sudah mendunia. Hampir semua lagu VoB berlirik tergolong halus dan tidak kasar dibanding band metal cowok.

Makanya cocok buat pemula yang ingin mencoba musik metal. Suara vokalisnya juga nge-pop banget, bukan tipikal vokalis rock seperti lady rocker Tantri "Kotak" atau Nicky Astria.

Pemula yang jarang dengar metal tidak bakalan kaget dengar musik khas metal yang keras.

Judulnya lagu ini nginggris, tapi liriknya berbahasa Indonesia, masih jelas didengar, dan tanpa teriakan.

3. God, Allow Me to Play Music - Voice of Baceprot


Kalau yang ini liriknya full Inggris. Bercerita tentang keinginan seseorang untuk bermusik, tapi terhalang aturan agama (nampaknya).

Mungkin berkaitan dengan para personel VoB yang berjilbab. Jilbab dianggap tanda ketaatan, dan jarang perempuan berjilbab yang nge-band, apalagi metal. Untung saja Indonesia mengikuti mahzab Syafii yang mana suara wanita bukanlah termasuk aurat.

4. Elang dan Satu Sisi - Burgerkill ft Ahmad Dhani


Well, semua orang sudah tahu seperti apa lagu Elang dan Satu Sisi milik Dewa 19, jadi tidak asing lagi dengan lirik dan musinya.

Aransemen musiknya tidak beda jauh dari versi aslinya, cuma lebih menghentak saja. Makanya masih enak didengar oleh orang yang mau coba-coba dengar metal.

5. Kalamaut - Hellcrust


Ini band metal asli Indonesia dan lagunya pakai monolog. Lumayan buat pemula biar enggak kaget waktu pertama kali dengar musik metal.

Setelah monolog di lagunya selesai, jangan lupa headbanging ya. Headbanging adalah mengangguk dan menggerak-gerakkan kepala mengikuti suara musik metal.

6. Downfall - Purgatory


Masih dari band metal tanah air bernama Purgatory, lagu Downfall ini penuh teriakan, tapi musiknya enak didengar.

Pemula bisa menikmati aransemen musiknya saja dan jangan terlalu mikirin vokalisnya ngomong apa. Buat orang-orang yang sering malas bangun pagi, lagu ini bisa jadi penyemangat yang menggairahkan.

7. Pasukan Jiwa Terbelakang - Siksakubur


Siksakubur termasuk band yang sudah lama bergelut di dunia permetalan. Lagu ini metal banget, jadi di telinga awam suara vokalisnya cuma teriak-teriak walau sebenarnya masih jelas lirik yang diucapkannya.

Buat pelepas stres, lagu ini very recommended biar stresnya gak akut jadi depresi.

8. Tiga Titik Hitam - Burgerkill


Masih lanjut dari Burgerkill. Band metal lawas ini termasuk 50 band metal terbaik dunia pada tahun 2020 versi majalah Metal Hammer terbitan Inggris.

emperbaca.com merekomendasikan lagu ini karena punya intro melambat ala pop yang dinyanyikan Fadli Padi. Makin lama lagunya makin keras menghentak, tapi enak didengar oleh pecinta genre non-metal.

9. Unholy Affiction - Soccer Mommy


Mirip seperti Tiga Titik Hitam, intro lagu ini juga lambat. Pas di telinga pemula yang baru mengenal musik metal.

Tidak ada suara hentakan dan teriakan yang bikin ngeri, bahkan cocok didengar di mobil atau saat hendak tidur.

10. Membunuh atau Terbunuh - Beside


Judulnya kayak gini biasa di musik metal, punk, rock, dan hardcore, tapi buat penggemar pop pasti terdengar radikal.

Walau vokalisnya teriak-teriak, liriknya masih jelas didengar. Lagu ini emperbaca.com rekomendasikan buat kamu penggemar pop yang mengalami ketidakadilan di kampus, lingkungan kerja, atau di social circle.

11. Air Mata Api - Burgerkill


Lagu ini musiknya gak terlalu keras dan liriknya jelas didengar. Selain itu admin emperbaca.com senang dengan Burgerkill, jadi kami rekomendasikan lagi Burgerkill lewat lagu Air Mata Api.

***

Setelah dengar lagu-lagu metal, paling enak dengar 12 Lagu Kolaborasi Iwan Fals dengan Penyanyi Beda Generasi.

Resto Pawon Ireng Muntilan, Tempat Santai Asyik di Pinggir Sungai Lamat

Resto Pawon Ireng Muntilan, Tempat Santai Asyik di Pinggir Sungai Lamat

Resto ini baru beberapa bulan buka sejak saya berkunjung pada 10 Juni 2022. Lokasinya bersebelahan dengan restoran Joglo Ndeso yang lebih dulu populer di seantero Magelang-Jogya.

Salah satu spot makan di Resto Pawon Ireng (emperbaca.com)

Selain cocok jadi resto keluarga, yang mau curhat berdua dengan bestie juga bisa. Yang mau nembak gebetan juga boleh. Semua bisa pilih tempat duduk yang paling asyik tanpa saling terganggu dan mengganggu karena tempatnya luas dan semuanya semi-outdoor.

Tamu rombongan disediakan tempat khusus sama-sama di pinggir sungai, tapi di area bawah resto. Mau haha-hihi serombongan juga bebas, tidak bakal mengganggu pengunjung lain yang ingin menikmati gemericik air sungai.

Lokasi

Lokasinya ada di Dusun Kadirojo Kecamatan Muntilan ke arah utara menuju Kecamatan Dukun yang menuju ke puncak Gunung Merapi.
Letaknya di sebelah kanan jalan kalau kita datang dari arah Pasar Muntilan. Mudah dicapai oleh kendaraan pribadi, tapi tidak ada angkutan umum seperti angkot dan bus yang lewat depan resto. 

Keunikan

Resto Pawon Ireng ada persis di pinggir atas Sungai Lamat. Gemericik air sungai bisa kita dengar keras, terutama saat musim hujan atau air sungai sedang penuh.
 
Tempat duduk dan spot foto dekat kolam ikan (emperbaca.com)

Gemericik air ini yang jadi keunggulan dan keunikan Pawon Ireng. Kita merasa santai, tenang, dan betah berlama-lama. Misal sedang gabut, kita boleh berjam-jam duduk di sana tanpa diberi isyarat apapun supaya pergi, walau makanan dan minuman kita sudah habis tanpa sisa.

Spot Foto

Selain pemandangan sungai, kita bisa foto di area kolam ikan dan pinggir kolam yang didesain khusus untuk foto. 

Spot foto pinggir kolam ikan (emperbaca.com)

Sambil menunggu makanan datang, kita bisa foto-foto di seluruh area resto. Tamu-tamu lain tidak merasa risih dan terganggu, kok! Yang penting tidak teriak-teriak dan bolak-balik di depan mereka saja.

Makanan dan Minuman

Semua menu lezat dan cocok di lidah orang Indonesia, bukan cuma Jawa. Bahan makanannya segar dan semua sayuran, saya lihat, dicuci dulu sebelum dihidangkan. 

Ikan bakar (emperbaca.com)

Harga makanan dan minuman normal sesuai standar restoran kelas middle-low di kisaran Rp15.000-Rp25.000 untuk minuman dan Rp20.000-Rp90.000 untuk makanan. Saya tidak tahu ini sudah termasuk pajak atau belum, karena yang tertulis di daftar menu harganya, ya, segitu.

Service

Pelayanan para waiternya ramah dan benar-benar menjadikan tamu sebagai raja. Kalau ada menu yang namanya aneh, mereka dengan sangat ramah menjawab bahan apa saja yang ada dalam minuman dan makanan itu. 

emperbaca.com

Kalau makanan datang agak lama, mereka bakal minta maaf karena sudah membuat kita lama menunggu. Padahal, sih, enggak terasa lama karena kita sibuk foto-foto.

Pelayanan kasir biasa saja. Datar. Ramah tidak, judes juga tidak. Pelayanan paling top diberikan oleh para waiter.

Parkir

Tempat parkirnya tidak luas, cukup untuk 5 mobil dan 8 motor. Kalau tamu mobil sedang ramai, tukang parkir akan memindahkan motor ke tepi jalan, dengan penjagaan mereka.

Resto Pawon Ireng buka mulai pukul 10.00 WIB sampai 21.00 WIB.
12 Lagu Iwan Fals Kolaborasi dengan Penyanyi Beda Generasi

12 Lagu Iwan Fals Kolaborasi dengan Penyanyi Beda Generasi

Iwan Fals termasuk musikus gaek yang paling banyak berkolaborasi dengan musisi muda. 

Di zaman orde baru, lagu-lagu ciptaannya berkisah seputar masalah sosial dan ketidakadilan di masyarakat. Banyak lagunya dicekal (cegah dan tangkal) oleh aparat. 

Pada masa itu apapun yang bernuansa kritik, mengajak orang untuk cerdas, dan menceritakan kisah tragis masyarakat dianggap memprovokasi dan membahayakan stabilitas negara. Pelakunya bisa dijerat pasal subversif.

Lagu-lagu Iwan Fals yang dicekal pemerintahan orde baru dan lenyap di pasaran:

  1. Demokrasi Nasi (1978)
  2. Semar Mendem (1978)
  3. Pola Sederhana (Anak Cendana) (1978)
  4. Mbak Tini (1978)
  5. Siti Sang Bidadari (1978)
  6. Kisah Sepi Malam (1978)
  7. Mince Makelar (1978)
  8. Luka Lama (1984)
  9. Anissa (1986)
  10. Biarkan Indonesia Tanpa Koran (1986)
  11. Oh Indonesia (1992)
  12. Imelda Mardun (1992)
  13. Joned (1993)
  14. Mesin-mesin Pembunuh (1994)
  15. Suara Dari Jalanan (1996)
  16. Demokrasi Otoriter (1996)
  17. Aku Tak Punya Apa-apa (1997)
  18. Cerita Lama Tiananmen (1998)
  19. Serdadu dan Kutil (1998)
  20. 15 Juta (1998)
  21. Mencari Kata-kata (1998)

Dia juga pernah dipenjara selama 2 minggu karena menyanyikan lagu Demokrasi Nasi dan Mbak Tini pada konser di Pekanbaru tahun 1984.

Sekarang Iwan Fals yang bernama asli Virgiawan Listianto ini tidak menciptakan lagu berisi kritik dan protes lagi. Namun, dia masih terus berkarya diusianya yang sudah kepala 6. 

Berikut lagu Iwan Fals hasil kolaborasi dengan para penyanyi beda generasi. Lagu disusun secara acak dan tidak berdasarkan tahun rilis oleh emperbaca.com.

1. Satu-satunya - Iwan Fals dan D'Masiv (2016)


Lagu enak banget yang cocok buat kamu yang mau "nembak" pujaan hati. Aransemen dan liriknya khas D'Masiv, tapi Iwan Fals tetap pada cirinya.

Dua musikus ini tetap mempertahankan ciri khas masing-masing dan lagu yang dihasilkan melow tapi tidak cengeng, bahkan kalau diaransemen ulang jadi lagu rock juga tetap enak.

2. Untukmu - Iwan Fals dan Nadin Amizah (2022)


Di lagu ini nampak Iwan Fals menyesuaikan dengan gaya bermusik Nadin. Itu membuktikan bahwa Iwan Fals luwes dan mengikuti perkembangan musik tanah air.

Menceritakan tentang tujuan hidup anak manusia, lagu duet ini merdu banget didengar saat suasana apapun. 

3. Pelukku Untuk Pelikku - Iwan Fals, Jason Ranty, Fiersa Besari, Fourtwnty (2021)


Lagu keroyokan ini aslinya dinyanyikan Fiersa Besari untuk sountrack film Imperfect pada 2019. Walau yang nyanyi sampai empat orang, tapi tetap enak didengar tidak beda dengan lagu asli yang dinyanyikan Fiersa Besari.

4. Para Penerka - Iwan Fals dan NOAH (2016)


Ini termasuk kolaborasi terdahsyat karena baik Iwan Fals dan NOAH sama-sama musikus yang paling banyak digandrungi. 

Lagu Para Penerka agak nge-rock dan cocok didengar saat bangun pagi atau untuk menambah semangat di pagi hari.

5. Selancar - Iwan Fals dan Indra Lesmana (2014)


Sama-sama musikus hebat, hasilnya juga lagu ciamik! Unsur jazz ala Indra Lesmana kental banget, tapi harmonis dengan lirik dan musik ala Iwan Fals.

Cocok didengar saat makan di restoran atau saat berada di kendaraan.

6. 16/01 - Iwan Fals dan Sandrayati Fey (2021)


Judulnya unik, lagunya pun serius, tapi lucu, hanya berisi monolog seperti musikalisasi puisi. Sangat khas Iwan Fals yang diramu dengan aransemen dan lirik kekinian, masih tentang realita sosial.

7. Penghibur Hari - Iwan Fals dan Danilla Riyadi (2021)


Danilla mulai debut jadi penyanyi dan aktris pada 2010, tapi bagi banyak orang namanya tidak terlalu dikenal seperti Raisa, Isyana, atau Maudy Ayunda.

Lagunya mirip seperti lagu kolaborasi Iwan Fals dengan Nadin, cuma yang ini lebih lirih, sendu, dengan tempo nada lambat. 

8. Satu-satu #Bersatu Untuk Merdeka - Iwan Fals dan Hindia, Rendy Pandugo, Petra Sihombing (2021)


Di video musik Satu-satu ini Iwan Fals kelihatan sudah sepuh, tapi suaranya tetap oke bersanding dengan para penyanyi muda.

Selain menyanyi, semua penyanyi termasuk Iwan Fals memainkan instrumen musik. 

9. Patah - Iwan Fals dan Enda Ungu (2021)


Berhubung Enda bukan vokalis band Ungu, jadi di lagu Patah ini dia berkolaborasi dalam aransemen lagu bersama Iwan Fals.

Lagu ini bercerita tentang seseorang yang tidak kuat ditinggal orang terkasih.

10. Anak Betawi - Iwan Fals dan Armada Band (2020)


Lagu ini dinyanyikan Iwan Fals dan Armada di konser film Akhir Kisah Cinta si Doel. Generasi 80 dan 90-an sudah pasti hapal lagu ini karena sinetron Si Doel Anak Sekolahan sangat populer di era 1990-an.

11. Minyak Goreng - Iwan Fals dan Raja Pane (2022)


Lagu ini khusus dibuat Iwan karena kelangkaan minyak goreng yang membuat masyarakat susah. dibawakan dengan gaya khas monolog Iwan Fals tiap kali menyanyi tentang realita sosial. 

12. Ijinkan Aku Menyayangimu - Iwan Fals dan GEISHA (2017)


Termasuk lagu lama yang masih enak didengar sampai sekarang, seperti semua lagu Iwan Fals yang tak lekang dimakan waktu.

Hustle Culture dan Tipe Karyawan yang Senang Melakoninya

Hustle Culture dan Tipe Karyawan yang Senang Melakoninya

Para karyawan di Indonesia makin terjangkiti hustle culture, baik yang bekerja di start-up alias perusahaan yang baru merintis atau perusahaan yang sudah mapan.

Mereka sering membawa pekerjaan kantor ke rumah. Ciri-cirinya: 

  1. Cek email kerjaan dalam perjalanan pulang dari kantor ke rumah.
  2. Sampai rumah buka laptop lagi.
  3. Sebelum tidur cek email lagi dan mengerjakan beberapa pekerjaan yang perlu diperbaiki.
  4. Siklus cek email, buka laptop, dan mengerjakan pekerjaan kantor selalu berulang tiap hari, bahkan saat akhir pekan.
Membawa pulang pekerjaan kantor ke rumah dapat mengakibatkan stres dan mati rasa terhadap kebahagiaan lain karena para karyawan tidak punya kehidupan selain urusan kantor.

Bringing Work Home Vs Work From Home

Membawa pulang pekerjaan kantor ke rumah beda dengan bekerja dari rumah. Bekerja dari rumah artinya rumah selain sebagai tempat tinggal juga tempat kita bekerja. 

Kita tidak bekerja di kantor yang menggaji, tapi seluruh pekerjaan kita selesaikan di rumah. Istilah lain dari bekerja dari rumah adalah remote working.

Sedangkan membawa pekerjaan kantor ke rumah artinya kita masih uplek-uplekan dengan pekerjaan kantor saat sudah berada di rumah, bahkan saat kita harusnya sedang leyeh-leyeh nonton YouTube atau melakukan kesenangan di tempat lain.

Pada survey yang dimuat di Forbes, lebih dari 82% orang Amerika menyatakan tidak ada masalah jika mereka bekerja remote dari rumah dan tidak lagi harus ngantor.

Sangat mungkin di Indonesia juga begitu. Apalagi hustle culture ala Korea dan China sudah diterapkan secara masif dengan menciptakan persepsi bahwa karyawan yang pulang tepat waktu adalah karyawan kurang dedikasi dan pemalas.

Lembur tiap hari juga dikesankan sebagai hal wajar, bahkan bila si karyawan tidak dapat upah lembur yang sepadan.

Hustle culture bakalan terus subur selama tipikal karyawan dibawah ini mendominasi lingkungan kerja.

1. Workaholic


Menurut Psychology Today, jika Anda bekerja lebih dari 50 jam seminggu, tidak bisa mendelegasikan pekerjaan ke anak buah atau rekan, merasa nyaman jika larut dalam kesibukan, dan jarang memikirkan waktu untuk bersenang-senang, berarti Anda workaholic (gila kerja).

Workaholic adalah penyakit mental yang dipicu trauma masa kecil. Orang yang semasa kecilnya dituntut sempurna oleh orang tuanya bakal menjad perfeksionis di masa dewasa. Perfeksionis inilah yang menjadi awal seseorang jadi gila kerja.

Orang yang gila kerja bisa menikah dan punya anak, tapi mereka akan menomorsatukan pekerjaan menit demi menit dan mengabaikan yang lain. Enggak heran kalau workaholic akhirnya jadi penyendiri dan lama-lama malah makin sulit melepas diri dari pekerjaanya.

2. Tidak Kuasa Menolak Bos


Survei lawas dari Pew Research Center pada 2008 membuktikan bahwa 22% orang di Amerika Serikat terpaksa membalas email saat libur atau cuti. Prosentase karyawan yang berkutat pada email kantor saat libur bertambah jadi 81% pada 2020. 

Menikmati libur dan cuti adalah hak karyawan, tapi banyak karyawan tidak berani membantah bila sang bos menyuruh mereka menyelesaikan pekerjaan selepas jam kantor.

Karena seseorang mau diperintah diluar jam kerja, bos menilai bahwa hal itu wajar terjadi kepada bawahannya. Lama-lama jadi hal biasa seorang karyawan membawa pulang kerjaan ke rumah walau saat di kantor dia sudah lembur berjam-jam..

3. Takut Kehilangan Pekerjaan


Orang-orang yang kapasitas dan pendidikannya kurang memadai punya kecenderungan takut dipecat karena beranggapan pekerjaan itu sudah jadi jalan rejeki.

Mereka akan bekerja segiat dan setekun mungkin karena buat mereka mustahil dapat pekerjaan lain jika mereka keluar dari kantor itu hanya karena diminta bekerja lembur tiap hari tanpa uang lembur.

Jadi, alih-alih menikmati libur, mereka akan kerja terus, bahkan yang diluar jobdesc. Rasa kuatir kehilangan pekerjaan lebih besar dari rasa lelah karena hustle culture.

4. Tidak Punya Keluarga dan Teman


Orang yang umurnya diatas 40 tahun dan belum berkeluarga cenderung menghabiskan waktu dengan banyak bekerja. Sahabat-sahabat yang menikah sudah sibuk dengan keluarga dan lingkaran pergaulan sesama orang tua.

Maka sulit bagi jomblowan dan jomblowati untuk bergaul dengan para bestie yang sudah punya kehidupan berbeda dari masa muda dulu.

Menghabiskan waktu untuk bersenang-senang sendirian juga menjemukan. Mencari teman baru belum tentu teman itu bisa dipercaya. Maka membawa pekerjaan ke rumah adalah hal paling masuk akal untuk mengisi waktu dan sepi.

Kadang mereka juga menghindari bertemu dengan keluarga besar karena risih ditanya soal jodoh, Alasan yang membuat mereka aman adalah tidak bertemu keluarga, kalau tidak ada yang mendesak, dengan alasan harus lembur saat weekend.

Hustle Culture di Jepang


Budaya kerja yang berlebihan makin marak di Korea Selatan dan China, tapi sudah ditinggalkan di Jepang. 

Kaum muda Jepang sudah menyadari dampak buruk hustle culture bagi kesehatan mental mereka, sehingga mereka  yang bekerja kantoran menolak bekerja belasan jam sehari seperti pada pendahulunya.

Banyak kaum muda Jepang berusia 25-30 tahun juga tidak lagi mengejar kerja kantoran sebagai karir. Mereka lebih suka bekerja sendiri membuka usaha, jadi freelancer, gamer, trader saham dan forex, atau pekerjaan lain yang tidak mengharuskan mereka bekerja rutin di kantor.

Keengganan kaum muda Jepang itu jadi salah satu sebab negara sakura makin kekurangan angkatan kerja sejak 2018.

Di Indonesia hustle culture banyak menimpa karyawan kantoran daripada buruh. Jam kerja buruh memakai sistem shift dan mereka harus dapat uang lembur berdasarkan UU Ketenagakerjaan. 

Bila diperlakukan tidak adil oleh perusahaan, buruh dapat mengadu ke serikat dan serikat yang akan memperjuangkan keadilan bagi si buruh.

Namun, karyawan kantoran justru sebaliknya. Bekerja rodi tanpa uang lembur dengan diberi doktrin bahwa karyawan yang baik adalah karyawan yang terus bekerja sampai akhirnya kena gangguan mental.

7 Film Psikologi Thriller Wajib Tonton Versi emperbaca.com

7 Film Psikologi Thriller Wajib Tonton Versi emperbaca.com

Berikut emperbaca.com rekomendasikan tujuh film psikologi thriller yang endingnya tidak bisa ditebak dan kita penasaran dengan jalan ceritanya di sepanjang film.

Urutan film disusun secara acak, tidak berdasarkan alfabet dan tahun tayang.

1. Shutter Island (2010)



Dibintangi Leonardo DiCaprio, film Shutter Island sama khasnya dengan film psikologi lain yang jalan ceritanya tidak mudah ditebak, membuat orang berpikir sepanjang film, dan endingnya selalu tidak terduga.

Film ini ada unsur horornya. Berkisah tentang penyelidikan di Shutter Island setelah seorang pasien gangguan mental hilang.

Kita gak bakalan tahu siapa yang jahat dan siapa yang berhalusinasi, karena makin kita menebak mana yang benar dan salah, makin kita bingung, jadi ikuti saja ceritanya dari awal sampai akhir.

2. Knives Out (2019)



Film ini bakal "memaksa" kita ikut berpikir memecahkan misteri kematian seorang kaya yang kehidupan keluarganya diluar kebiasaan umum. 

Namun, alih-alih berpikir ala Detektif Conan atau Sherlock Holmes, kita dibuat deg-degan sekaligus hampir pusing memikirkan alur dan siapa diantara para aktor yang jadi pembunuh utama.

Buat yang suka film psikologi thriller yang agak berat, film ini buat kamu.

3. The Devil All the Time (2020)



Namanya juga genre psikologi thriller, jadi banyak adegan tembak-menembak untuk saling melenyapkan nyawa. Untungnya, darah yang ditampilkan masih wajar, berasal dari luka tembakan dan tidak mengganggu batin. 

Enak ditonton orang yang tidak suka film kekerasan, tapi ingin nonton film psikologi thriller.

Patut diacungi jempol dari film ini adalah Tom Holland mampu keluar dari bayang-bayang dirinya sebagai Spiderman.

Robert Pattionson juga apik memerankan pendeta yang menipu para gadis muda untuk ditidurinya. Sorot matanya teduh saat memberi khotbah, tapi berubah binal bila melihat perempuan muda.

Semua tokoh dalam film ini bersalah, tapi ingin kita mengasihani mereka di waktu yang sama. Pada akhirnya dia yang tidak mengikuti hawa nafsu setanlah yang menang.

4. The Girl on the Train (2016)



Diantara 7 rekomendasi film psikologi thriller versi emperbaca.com, yang paling punya jalan cerita tidak bisa ditebak dan ending tidak diduga, versi emperbaca.com.

Alkisah, Rachel Watson jadi pemabuk setelah bercerai. Dia dipecat dari pekerjaannya karena dituduh mabuk. 

Untuk menghabiskan waktu, Rachel naik kereta setiap hari dari Westchester County ke Manhattan pulang-pergi.  

Dari balik jendela kereta commuter dia melewati rumah pasangan yang dia lihat tampak harmonis sampai suatu ketika istri di rumah yang sering dia lewati tewas

5. Buried (2010)



Film paling menguras emosi sekaligus paling bikin penasaran dengan nasib Paul Conroy yang terkubur hidup-hidup di tanah di dalam peti mati.

Di satu sisi kita ingin dia selamat, tapi di sisi lain merasa putus asa karena orang-orang yang dimintai tolong ternyata bertingkah menyebalkan.

Paling epic dari film ini adalah: adegannya cuma di dalam peti mati, tapi sukses membuat orang terus terpaku menontonnya sampai selesai.

Selama nonton perasaan kita dibuat campur-aduk, antara kasihan, cemas, ikut tidak berdaya, sekaligus kesal dan geregetan dengan nasib Ryan Reynolds.

6. Phone Booth (2002)



Bagaimana jadinya kalau kita mengangkat telepon di telepon umum, ternyata malah kita yang disandera?

Seperti layaknya film psikologi thriller, Phone Booth juga penuh adegan tidak terduga dengan jalan cerita yang bikin orang sedikit mikir.

Kehidupan pribadi Stuart Shepard yang angkuh dan tukang selingkuh diobrak-abrik oleh penyandera. Akhir kisah Stuart di kotak telepon sudah bisa diduga, tapi ternyata dugaan kita salah.

7. Parasite (2019)



Ini satu-satunya film non-bule yang paling sukses di ajang Oscar yang berasal dari Korea Selatan. 

Berkisah tentang dua keluarga yang kehidupannya saling bertolak belakang. Keluarga Kim miskin dan keluarga Park kaya.

Berkat muslihat dan manipulasi si anak, keempat anggota keluarga Kim akhirnya bekerja pada keluarga Park.

Sayang, karena dibangun dari kebohongan, hidup keluarga Kim berantakan dan kehilangan anak mereka. Pun dengan keluarga Park yang juga kehilangan anggota keluarga. 

Ending Parasite menyebalkan buat orang awam, tapi sukses memuaskan pecinta genre psikologi.

Bacaan Lain : The Aeronauts, Mengenal Penerbangan dengan Balon Udara dan Prakiraan Cuaca

***

Demikian 7 rekomendasi film psikologi thriller versi emperbaca.com. Semua film dapat ditonton di platform streaming berbayar seperti Netflix, Disney+ Hotstar, Prime Video, atau HBO Go.

Nyctophile si Pecinta Malam dan Kegelapan yang Dingin

Nyctophile si Pecinta Malam dan Kegelapan yang Dingin

Nyctophile adalah istilah yang disematkan untuk orang yang menyukai malam dan kegelapan yang alami.

Nyctophile menyukai gelap dari malam, hutan, gua, laut, atau kegelapan lain yang alami, bukan gelap karena mati listrik.

Apakah orang yang suka begadang berarti nyctophile? Tidak selalu, seseorang yang terjaga pada malam hari bisa karena dia kerja shift malam, menderita insomnia, ronda jaga kampung, atau senang clubbing.

Ciri Khas Nyctophile


Karena sangat menyukai malam dan kegelapan, nyctophile senang hiking dan bisa menghabiskan waktu di puncak gunung hanya untuk berdiam diri dan kenikmati keheningan malam.

Dia juga senang berdiri menatap laut yang gelap sambil main gitar atau hanya sekedar mendengar suara deburan ombak.

Kalau kamu punya ciri dibawah ini, bisa jadi kamu seorang nyctohpile.

1. Tidak suka panas matahari yang terik dan memilih kena udara malam yang dingin. 

Ini karena mereka tidak suka kegerahan dan berkeringat sepanjang hari. Nyctophile akan tenang saat menghirup udara malam yang menurut mereka segar.

Saat malam hari temperatur udara turun sehingga tidak sepanas siang hari. Itulah cuaca paling ideal yang disukai nyctophile. Gelap dan lembab.

2. Kreatif dan berenergi pada malam hari. 

Suasana malam yang tenang dan sedikit aktivitas manusia membuat nyctophile tenang. Karena itu mereka juga jadi aktif dan kreatif pada malam hari.

Otak mereka terstimulasi oleh perasaan senang terhadap malam sehingga saat orang lain beristirahat karena lelah, nytcophile malah bersemangat.

Itu sebab mereka sering tidak bisa tidur dan memilih bekerja pada malam hari. Banyak dari nyctophile yang bekerja sebagai musikus, penulis, pelukis, dan pekerjaan seni lainnya yang tidak harus dikerjakan pada siang hari.

3. Suka hal berbau angkasa luar seperti keberadaan planet, bulan, galaksi, bintang, dan benda-benda langit.

Walau begitu, tidak berarti mereka suka film Star Wars, Star Trek, atau Guardian of the Galaxy. Buat mereka yang utama adalah menikmati malam, bukan menonton film tentang ruang angkasa yang gelap.

Bintang, bulan, dan benda langit lainnya biasanya terlihat pada malam hari. Salah satu aktivitas yang nyaman dilakukan pada malam hari adalah menatap langit dan melihat gemerlap cahaya benda langit.

Asal Kata Nyctophile


Nycto berasal dari bahasa Yunani kuno "nyktos" yang secara harfiah berarti malam. 

Sedangkan phile adalah turunan dari kata phileein yang juga asal kata dari philos dan philia, yang artinya mencintai atau sangat menyukai. Jadi, nyctophile bisa disebut sebagai nyctophilia juga nyctophilus.

Beda Nyctophile dengan Tukang Dugem dan Clubber


Dugem adalah hiburan yang marak pada malam hari. Bukan dugem namanya kalau tidak identik dengan musik semarak dan suasana riuh dengan lampu dan keramaian orang yang menikmatinya di diskotek, klub, atau pub.

Seorang nyctophile suka keheningan yang jauh dari ingar-bingar aktivitas dan gemerisik kota. Jadi nyctophile menyukai malam, tapi tidak suka dengan dunia gemerlap malam.

Bila para clubber mencari kesenangan di klub, nyctophile mencari kesenangan di tempat gelap yang alami, bukan di tengah kota.

Kadang untuk menikmati malam yang gelap, mereka cukup memandangi bintang di langit dari halaman atau jendela rumah.

Beda Insomnia dengan Nyctophile


Sama-sama sering terjaga pada malam hari, apakah nyctophile mengidap insomnia?

Insomnia adalah gangguan fisik dan mental yang menyebabkan seseorang susah tidur pada malam hari. Gangguan itu dapat berupa stres dan depresi atau karena penyakit medis seperti radang sendi, asma, kanker, dan refluks asam lambung.

Deltadiscovery melansir bahwa nyctophile adalah kondisi psikologis dimana seseorang sangat menyukai malam karena merasa nyaman, bukan karena dia menderita gangguan mental atau medis.

Akan tetapi, nyctophilia harus tidur malam sama cukupnya dengan non-nyctophilia bila tidak mau kena gangguan kesehatan akibat terlalu cinta pada malam yang membuatnya begadang.

***

Saran bila kamu ternyata seorang nyctophilia. 

Nikmati malam yang gelap maksimal 2 jam supaya tidak tidur terlalu larut yang bakal bikin kesehatan terganggu kelak, kecuali weekend atau sedang libur.

Kemudian, hindari bekerja pada malam hari supaya metabolisme tubuh tidak terganggu. Cukup nikmati malam gelap tanpa disambi kerjaan ini-itu.

***

Silakan Klik Bacaan Keren Lainnya:

1. Logophile dan Lexophile, si Pecinta Kata yang Terang dan yang Samar
2. Cynophile si Pecinta Anjing yang Mengasihi Makhluk Allah



Lagu Indonesia Judulnya Juni, Ini 9 Rekomendasinya

Lagu Indonesia Judulnya Juni, Ini 9 Rekomendasinya

Juni seharusnya sudah masuk musim kemarau sampai Oktober nanti. Kalau di bulan Juni hujan masih turun itu berarti terdapat anomali cuaca seperti tahun 2022 ini. 

Gak pake basa-basi, inilah lagu Indonesia berjudul Juni versi emperbaca.com. Klik tanda play untuk mendengarkan lagu. 

1. Hujan Bulan Juni - Dua Ibu


Rilis pada tahun 2005, lirik lagu ini adalah syair dari puisi berjudul sama karangan sastrawan Sapardi Djoko Damono. 

Hujan Bulan Juni juga pernah diangkat ke layar lebar pada 2017 dan lagu soundtracknya yang berjudul sama dinyanyikan oleh Ghaitsa Kenang.

Aransemen lagu yang dinyanyikan Dua Ibu ini bernuansa jadul, kayak dibuat tahun 80-an. Sendu dan cocok buat mengiringi adegan teatrikal.

Hujan Bulan Juni juga dirilis ulang oleh Reda Gaudiamo dan Ari Malibu pada 2017. Kemudian dinyanyikan ulang oleh Niesya dan Irwansyah Harahap pada Maret 2021. Ari Malibu wafat pada Juni 2018 akibat kanker yang dideritanya.

2. Juni (You Will Always Gonna Be My Love) - AVIWKILLA


Sudah gak aneh AVIWKILLA pasti bikin lagu yang judulnya nama-nama bulan, termasuk Juni. Cuma, judulnya aneh karena ada will dan gonna be

Bacaan Keren: Lagu Indonesia Judulnya Mei

Menurut emperbaca.com, You Will Always Be My Love sudah cukup atau You Always Gonna Be My Love. Apa mereka gak nanya dulu sama guru bahasa Inggris atau sengaja dibuat begitu biar lucu?! Entah.

Lagu ini sudah rilis pada 2021 dengan nada manis-manis lembut, cocok didengar di segala suasana selagi sendirian di kamar, di mobil, atau rame-rame saat ngumpul.

3. Juni - Bintang


Bintang termasuk nama unisex yang bisa dipakai lelaki dan perempuan. Kalau si penyanyi lagu Juni ini perempuan.

Lagu yang rilis pada Februari 2022 ini punya ritme ceria. Enak didengar saat bangun tidur dan bersiap untuk berangkat beraktivitas.

4. Juni - Rifqi Tio


Lagu yang rilis pada Februari 2021 ini bercerita tentang laki-laki yang menyesal telah menyakiti hati kekasihnya. Bisa ditebak, ya, ini pasti lagu sendu. Aransemennya pakai iringan biola jadi makin enak didengar.

Suara Rifqi sekilas agak mirip Fadli Padi, tapi dengan tone lebih ringan dan tinggi.

5. Satu Hari di Bulan Juni - Tulus


Semua lagu yang dinyanyikan Tulus sudah pasti enak didengar ditelinga para pecinta musik pop. Walau ini lagu lama yang rilis pada 2014, tapi masih enak didengar sampai sekarang dan 10 tahun lagi.

Lagunya ringan dan dibuat dengan aransemen jazz-blues klasik. Paling enak didengar waktu di mobil atau saat senja menikmati kudapan dan teh panas atau kopi.

6. Dingin di Bulan Juni - Karnamereka


Lagu yang ini riang dan ceria, enak didengar sebagai mood booster dan membangkitkan semangat di pagi hari.

Band indie Karnamereka merilis lagu ini pada 2018 dan menceritakan tentang anak rantau yang kesepian dan ingin bertemu ibunya di kampung halaman.

7. Selamanya Juni - Junior Soemantri


Juni pada lagu ini tidak eksplisit berarti nama orang karena liriknya bisa bermaksa bulan Juni yang amat berkesan.

Selamanya Juni adalah album solo kedua Junior setelah album Melaju yang rilis tahun 2015.

8. Satu Malam Bulan Juni - Gardika Gigih


Ini lagu instrumentalia alias tanpa lirik atau syair. Gardika merilis pada 2022 dan enak banget buat relaksasi atau didengar sebelum tidur.

9. 15 Juni - JHVNX


Nama rapper asal Ungaran ini susah diingat dan sulit diucap, maka banyak yang melafalkannya dengan Jevonix. Mengisahkan tentang perjalanan hidup seseorang yang dimulai pada 15 Juni 2021.

Jevonix boleh juga buat penyegar di dunia musik Indonesia karena sangat sedikit penyanyi rap Denada, Iwa K, Igor Saykoji, Rich Brian, 8 Ball, dan Laze yang kita punya.

Sayang, suara Jevonix kurang merdu untuk penyanyi rap. Terkesan napasnya masih pendek walau penguasaannya nadanya lumayan baik.

***

Demikian lagu Indonesia berjudul Juni versi emperbaca.com.