Widget HTML #1

Bisa Nyetir Mobil tapi Gak Bisa Naik Motor?

Ada memang orang yang bisa nyetir mobil, tapi tidak bisa nyetir motor, terutama perempuan. Perempuan jaman dulu yang lahir sebelum tahun 1990 banyak yang masih belum bisa motoran karena berbagai alasan. 

Bisa Nyetir Mobil tapi Gak Bisa Naik Motor?

Pada masa mereka lahir motor bukanlah transportasi utama. Sehari-harinya orang naik bus, angkot, atau kalau di Jakarta ada Metromini, Kopaja, bus Patas, dan bus PPD. Kalau ingin cepat sampai tujuan mereka akan naik ojek yang mangkal di sudut jalan.

1. Kendaraan Pribadi Pertama

Kendaraan pribadi pertama dan utama orang yang lahir sebelum tahun 1990 itu adalah mobil. Motor sebagai kendaraan pribadi baru dilirik sejak 2010.

Iklan motor yang gencar di TV makin membuat orang terpincut untuk membelinya. Mereka lalu merasakan kalau naik motor ternyata lebih hemat biaya transportasi dan lebih cepat sampai tujuan.

Ketika angkutan umum makin punah tergantikan oleh motor pribadi, orang yang selalu bawa mobil masih belum kepikiran untuk belajar naik motor. Sekarang motor sudah jadi transportasi utama tiap individu, dan orang yang bisa nyetir mobil makin ketinggalan dan sudah terlalu takut untuk belajar naik motor.

Ini alasan lain kenapa ada orang yang bisa nyetir mobil, tapi gak bisa naik motor. 

2. Perbedaan Keseimbangan

Orang merasa lebih aman mengendarai mobil karena rodanya 4 sehingga stabil secara otomatis. Roda 2 dianggap tidak aman untuk keselataman karena rentan terjatuh dan terluka saat terjadi kecelakaan di jalan. Motor jatuh saja sudah bisa bikin kaki keseleo, apalagi yang lebih dari itu.

Selain itu, tidak semua orang nyaman menjaga keseimbangan di atas dua roda karena butuh keseimbangan tubuh, koordinasi tangan-kaki, dan refleks yang lebih halus. 

3. Faktor Psikologis dan Rasa Aman

Motor dirasa lebih "terbuka" tanpa ada bodi pelindung sehingga rasa takut jatuh atau cedera lebih besar daripada saat menyetir mobil.

Bayangkan kita sedang jalan santai naik motor tahu-tahu ada yang nyeruduk dari belakang atau samping karena dia buru-buru. Kita gak salah, tapi kita yang cedera. Kalau mengendarai mobil kita terserempet atau tertubruk pun ada bodi yang membuat cedera bisa lebih minim daripada motor.

Itu yang dirasakan kenapa ada orang bisa nyetir mobil, tapi gak bisa naik motor. 

4. Trauma Terhadap Pengendara Motor

Pengendara mobil yang sering melihat pengendara motor nyalip dan belok sembarangan, beberapa kali melihat kecelakaan motor, dan hampir tertabrak dan menabrak motor yang ugal-ugalan di jalan bisa jadi penyebab mereka tidak ingin nyetir motor. 
 
Mereka tidak mau ketularan jadi pemotor ugal-ugalan atau jadi korban pemotor yang ngasal di jalan. Maka memilih untuk terus nyetir mobil atau membonceng saja kalau perlu naik motor.

5. Old Money, Orang Kaya Lama

Banyak orang kaya jaman dulu tidak biasa bawa motor karena mobil adalah transportasi utama mereka sehingga menyetir mobil juga sudah jadi transportasi harian. 

Orang-orang kaya di masa 1980-2000 belum kepikiran beli motor, kecuali para penggemar Harley Davidson, jadi yang mereka beli adalah mobil, terutama sedan. Maka tidak heran kalau anak-anak mereka pun, yang sekarang berusia di atas 37 tahun tidak bisa mengendarai motor dan hanya bisa mengemudikan mobil.  

***

Jadi, pengendara mobil yang tidak bisa menyetir motor itu bukan karena mereka kuno atau manja. Ada latar belakang, riwayat berkendara, pengalaman melihat kecelakaan, dan rasa aman jadi faktor psikologis yang membuat seseorang bisa nyetir mobil, tapi gak bisa naik motor.

Posting Komentar untuk "Bisa Nyetir Mobil tapi Gak Bisa Naik Motor?"