Macam-macam Penulis dan Spesialisasinya
Ada orang yang bisa membuat cerpen dan puisi, tapi sulit sekali saat diminta membuat artikel. Sebaliknya, ada yang lancar menulis artikel, bahkan yang ilmiah, tapi tidak bisa saat harus menulis puisi atau cerpen.
Selain penulis fiksi dan nonfiksi, ada beberapa jenis penulis sesuai spesialisasinya.
1. Academic Writer
Mereka yang menulis untuk jurnal akademik, jurnal ilmiah, jurnal keilmuan, dan sejenisnya disebut dengan academic writer.
Academic writer biasanya menulis demi kelangsungan profesi mereka sebagai guru, dosen, profesor, atau ilmuwan. Mereka dituntut untuk menulis sebagai bentuk pengembangan ilmu, pemenuhan kewajiban profesional, serta syarat kenaikan jabatan fungsional.
Bagi ASN, baik Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PNS, sertifikasi guru dan kenaikan pangkat sering mensyaratkan publikasi karya tulis.
2. Article Writer
Penulis artikel atau article writer adalah penulis nonfiksi yang membuat berita atau tulisan pendek (features) tentang suatu topik. Artikel wisata/travel, kuliner, dan kesehatan biasanya topik yang paling dicari di Google (dulu di suratkabar seperti tabloid dan majalah).
Para penulis artikel harus punya kemampuan menulis dengan gaya bahasa ringkas, segar, dan tidak monoton karena target pembacanya bisa dari berbagai kalangan. Penulis artikel bisa bekerja secara lepas (freelance) atau penuh waktu sebagai staf redaksi.
Salah satu profesi yang mengharuskan menulis artikel adalah wartawan. Tugas wartawan mengumpulkan data sesuai kaidah jurnalistik untuk diolah jadi artikel berita. Makanya, semua wartawan bisa disebut sebagai penulis artikel, tapi tidak semua penulis artikel bisa jadi wartawan.
Blogger atau narablog juga termasuk article writer kalau blog mereka isinya artikel, bukan karya fiksi seperti puisi, cerpen, atau cerita bergambar.
3. Business Writer
Business writer harus punya pengalaman menulis, keahlian berbahasa yang sangat baik dan pengetahuannya tentang bisnis sangat luas, tidak lebih minim dari pembacanya. Itu karena seorang business writer bertugas menyusun teks yang membantu perusahaan berkomunikasi dengan klien, rekan kerja, pemangku kepentingan, supplier, maupun pelanggan.
Seorang business writer bukan sekadar penulis, dia juga komunikator strategis dalam dunia bisnis untuk membantu organisasi menyampaikan pesan yang tepat, membangun reputasi, dan memperlancar transaksi.
4. Columnist
Sesuai namanya, columnist (kolumnis) menulis tentang tren, viral, dan gaya hidup yang sedang hit di masyarakat.
Kolumnis harus menulis setiap satu minggu sekali di kolom sudah disediakan untuknya di majalah dan atau suratkabar. Biasanya yang mengisi kolom adalah orang terkenal, tokoh masyarakat, atau wartawan yang sudah punya nama di media tertentu.
Kolumnis boleh menyampaikan pendapat, kritik, dan interprestasi pribadinya ke dalam suatu masalah. Sekarang, seiring dengan melemahnya posisi suratkabar digantikan media online, semua orang bisa jadi kolumnis dengan menulis di platform seperti Kompasiana dan Medium.
5. Copywriter
Copywriter adalah penulis profesional yang bertugas membuat teks persuasif untuk mempromosikan produk, layanan, atau ide, dengan tujuan utama menarik perhatian audiens dan mendorong mereka melakukan tindakan tertentu (misalnya membeli, mendaftar, atau mengikuti kampanye).
Copywriter terdiri dari:
- Ads copywriter yang fokus pada iklan cetak, digital, atau billboard.
- SEO copywriter yang menulis dengan strategi kata kunci agar mudah ditemukan di mesin pencari.
- Social Media Copywriter untuk membuat caption (keterangan foto), postingan, dan kampanye interaktif.
- Technical Copywriter yang menulis produk teknis dengan bahasa yang mudah dipahami.
Satu orang bisa saja menjalankan tugas untuk semua jenis copywriter kalau semuanya saling terkait.
6. Freelance Writer
Penulis lepas atau freelancer writer adalah profesional mandiri yang bekerja secara lepas, bertemu langsung dengan klien, menegosiasikan tarif, memilih proyek sesuai minat/keahlian, dan membangun portofolio jangka panjang.
Sempalan dari freelance writer adalah gig writer. Sama-sama penulis lepas. Bedanya gig writer bekerja lewat platform dan dibayar per satu tugas. Begitu satu tugas itu selesai, dia akan dibayar.
Related: Beda Gig Writer dan Freelancer
Freelance writer biasanya bekerja per proyek, misalnya dia diminta untuk menulis beberapa artikel tentang satu brand (merek), promosi, atau kampanye tertentu. Freelance writer boleh minta upah sesuai portolio dan spesialisasinya.
7. Game Writer
Para penulis game (game writer) bisa dibilang arsitek cerita dalam sebuah video game. Mereka menyiapkan dunia, karakter, dan dialog yang membuat pemain merasa terlibat. Cerita yang mereka buat harus fleksibel, karena pemain bisa memilih jalannya sendiri. Jadi tugasnya sekaligus menyusun pengalaman yang hidup lewat kata-kata.
Kalau kita main RPG, game writer menentukan kenapa tokoh utama berpetualang, siapa musuhnya, dan bagaimana percakapan terasa nyata. Kalau main game puzzle, mereka bisa menambahkan cerita kecil atau motivasi supaya tantangan terasa seru.
8. Ghostwriter
Ghostwriter adalah penulis bayangan, yaitu orang yang menulis karya (buku, pidato, naskah) atas nama orang lain, tanpa mencantumkan identitasnya sebagai penulis. Nama yang muncul di karya adalah nama klien, sementara ghostwriter tetap anonim
Meski begitu, pada buku Spare karangan Pangeran Harry dari Inggris, ghostwriter yang menulis buku itu yaitu J.R. Moehringer akhirnya terbongkar. Namun, terbongkarnya ghostwriter yang menulis Spare lebih karena reputasi Moehringer sebagai penulis dan wartawan terkemuka, bukan karena dia menulis untuk Pangeran Harry.
9. Grant Writer
Grant writer termasuk profesi yang masih sangat relevan hingga sekarang, terutama di sektor nonprofit, pendidikan, riset, dan komunitas.
Mereka menulis proposal untuk mendapatkan pendanaan dari pemerintah, yayasan, atau lembaga donor. Dengan semakin banyaknya organisasi yang bergantung pada hibah (grant) untuk bertahan dan berkembang, kebutuhan akan grant writer justru meningkat.
Tugas utama grant writer adalah meneliti peluang pendanaan sesuai dengan misi organisasi, menyusun proposal yang lengkap dengan data, narasi, dan rencana penggunaan dana, juga memastikan proposal sesuai dengan peraturan dan persyaratan pemberi dana.
Grant writer biasanya dikerjakan oleh pengacara.
10. Nonfiction Book Writer
Ini kebalikannya dari penulis fiksi (novelis, cerpenis, kolumnis). Penulis non-fiksi tidak perlu keahlian mengolah kata karena mereka menulis berdasarkan data, fakta, riset, dan analisis. Mereka merangkumnya menjadi satu kesatuan dan diterbitkan dalam sebuah buku. Penulis non-fiksi biasanya bekerjasama dengan penerbit sejak awal membuat kerangka, lalu berlanjut sampai buku itu terbit.
Jenis penulis buku nonfiksi selain buku pelajaran dan buku kuliah:
- Biografi. Menulis kisah hidup tokoh terkenal atau pengalaman pribadi.
- Memoar. Fokus pada pengalaman emosional atau periode tertentu dalam hidup penulis.
- Self-help atau Pengembangan diri, yaitu buku motivasi, manajemen waktu, komunikasi, parenting, dll.
- Bisnis dan keuangan, terutama tentang strategi bisnis, investasi, kewirausahaan, studi kasus perusahaan.
- Kesehatan dan wellness mengenai nutrisi, olahraga, mindfulness, gaya hidup sehat.
- Travel writing yang berisi catatan perjalanan, panduan wisata, refleksi budaya.
- Kuliner, bisa berisi buku resep, sejarah makanan, atau narasi tentang budaya kuliner.
- Esai dan kritik budaya yang berisi analisis sosial, politik, seni, musik, atau tren masyarakat.
- Jurnalisme naratif yang memuat kisah nyata yang ditulis dengan gaya storytelling (contoh: Into the Wild).
- How-to atau panduan praktis berisi keterampilan teknis, kerajinan tangan, fotografi, berkebun, dll.
- Komunitas dan advokasi yang berupa buku tentang isu sosial, lingkungan, pendidikan, atau pertanian.
11. Novelist
Novelist sering disebut juga author (pengarang), adalah orang yang menulis cerita panjang. Keistimewaan seorang novelis adalah kemampuan menciptakan karakter tokoh, membuat banyak plot, dan menyelesaikannya dalam satu kesatuan buku.
Tidak gampang bagi novelis untuk mendapat banyak uang, kecuali buku yang ditulisnya jadi best-seller. Banyak novelis punya mata pencaharian utama diluar dunia tulis-menulis untuk kemapanan finansial mereka.
12. Play Writer
Boleh juga disebut sebagai penulis naskah drama untuk pertunjukkan teater. Play writer gampang terkenal di pertunjukkan teater, tapi dari segi pendapatan ya biasa-biasa sajalah. Ratna Sarumpaet adalah salah satu play writer terkemuka di Indonesia.
13. Poetry Writer
Dikenal dengan sebutan penyair atau disebut juga penulis sajak. Penyair tidak menulis untuk dibayar, tapi lebih kepada kepuasan batin. Kadang karya mereka baru diterbitkan ketika mereka menang lomba atau sayembara, dengan hadiah lain berupa sejumlah uang. Sapardiamono dan Radar Panca Dahana bisa disebut sebagai poetry writer.
14. Resume Writer
Ternyata ada, lho, penulis yang spesialisasinya menulis resume dan portofolio untuk para eksekutif muda yang ingin ganti pekerjaan.
Resume writer harus mewawancarai klien agar mendapat informasi apa saja keahlian yang akan ditulis dalam resume. Semua yang sudah diceritakan klien diringkas dan ditulis dengan mengutamakan kelebihan dan prestasi yang telah dicapai klien.
Saya sendiri ppernah menggunakan jasa resume writer untuk menyusun portofolio kepenulisan saya. Hasilnya memuaskan.
15. Reviewer
Reviewer adalah penulis yang khusus menulis review (ulasan). Dia harus punya pengetahuan terhadap produk atau jasa yang diulasnya. Bisa berupa buku, film, mobil, komputer, dan banyak lagi.
Reviewer harus memberi informasi sekaligus menghibur dalam tulisannya, tanpa terlihat bahwa ia sedang me-review sesuatu. Orang yang memiliki website dan menggilai hal tertentu bisa menulis review gratis tanpa terikat dan diminta siapapun.
Di zaman medsos sekarang ini, semua orang bisa jadi reviewer, tapi cuma sedikit yang betul-betul menulis proposional dan profesional sesuai minatnya.
16. Screenwriter
Inilah para penulis untuk media visual seperti film, serial TV, drama atau sinetron. Mereka bertugas menciptakan cerita, dialog, dan struktur naratif yang menjadi dasar produksi audiovisual.
Para screenwriter bertugas menyusun ide cerita dan membangun karakter, membuat dialog, adegan, dan alur dramatik, juga menyesuaikan naskah dengan kebutuhan produksi (sutradara, produser, studio dll).
17. Songwriter
Kita mengenalnya sebagai pencipta lagu. Songwriter bisa menjual lagunya ke label (perusahaan rekaman musik) atau ke penyanyi. Songwriter bisa juga disebut musikus (musisi) karena mereka memang harus bisa bermain alat musik untuk menciptakan lagu.
18. Speechwriter
Disebut juga dengan pembuat pidato. Banyak pemimpin perusahaan, ketua partai politik, sampai menteri yang tidak bisa atau tidak punya waktu untuk membuat sendiri pidatonya, maka mereka butuh speechwriter untuk naskah pidato yang ditujukan kepada khalayak.
Speechwriter yang paling dikenal di Indonesia adalah Yusril Ihza Mahendra yang menulis pidato untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan beberapa kepala negara lain.
19. Storywriter
Kalau penulis ini spesialisasi menulis cerita pendek, bisa juga komik. Tema yang dibuat para storywriter biasanya berupa dongeng, fantasi, juga fabel (cerita hewan yang bisa berbicara).
20. Translator
Penerjemah dituntut menerjemahkan (biasanya buku) dengan kualitas yang sama baiknya dengan naskah asli. Jika penerbit yang mempekerjakannya baik hati, nama si penerjemah akan dicantumkan kedalam cover naskah yang dia terjemahkan.
***
Artikel ini diperbarui pada 5 Januari 2026
Posting Komentar untuk "Macam-macam Penulis dan Spesialisasinya"
Posting Komentar