Beda E-Commerce, Social Commerce, dan Marketplace

Beda E-Commerce, Social Commerce, dan Marketplace

Electronic commerce (e-commerce), marketplace, dan social commerce sama-sama tempat jual-beli barang di internet yang sering disebut juga sebagai toko online. Namun dari ketiganya ada perbedaan yang mencolok mulai domain yang dipakai buat berdagang sampai karakteristiknya.


Singkatnya bisa dibilang kalau e-commerce adalah toko online yang dikelola langsung oleh individu atau perusahaan. Sedangkan marketplace adalah pasar online yang mempertemukan antara pembeli dan penjual yang dikelola pihak ketiga. Kemudian social commerce adalah medsos yang merangkap pasar online.

Berikut penjelasan lengkap tentang beda e-commerce, social market, dan marketplace.

E-commerce atau Electronic Commerce (Niaga Elektronik)

 

E-commerce adalah website atau situs yang menjual barang sekaligus menerima pembayaran dan mengirim barang langsung kepada pembeli. Pemberian potongan harga, bebas ongkir, dan promo kepada pembeli tergantung dari pemilik website.

Dibanding marketplace dan social commerce, e-commerce amat jarang memberi potongan harga apalagi bebas ongkir. Itu karena mereka memperhitungkan segalanya dari sisi komersil. Kalau dengan diskon bebas ongkir atau promo mereka masih bisa untung, barulah mereka memberikan diskon itu.

Jadi bisa dibilang kalau e-commerce adalah toko online yang sesungguhnya. Contoh dari e-commerce yang masih ada sejak lama sampai sekarang adalah estilamama.com, jakartanotebook.com, muslimgaleri.co.id, dan bhinneka,com.

Sebelum ada marketplace dan social commerce, banyak orang yang membuat toko online untuk menjual aneka kerajinan tangan buatannya, menjual baju, e-book, dan elektronik

Sekarang hampir tidak ada perorangan yang membuka e-commerce dan memilih jualan di marketplace dan social commerce. Membuat e-commerce biayanya lebih mahal karena harus membeli domain, menyewa server, dan meluangkan waktu untuk promosi toko online.

Marketplace (Lokapasar)

 

Marketplace punya padanan bahasa Indonesia sebagai lokapasar. Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Bibli, Lazada, Zalora, dan JDID adalah platform marketplace yang mempertemukan penjual dengan pembeli.

Pemilik marketplace bebas memberi diskon, bebas ongkir, dan cashback kepada barang yang dijual di platform-nya. Hanya saja pemberian seperti itu menggerus biaya operasional marketplace. 

Makanya cuma sedikit dari marketplace yang dapat untung dari mengelola platform jual-beli itu. Di Indonesia, sejauh ini, marketplace yang untung baru Bukalapak. Untung yang dimaksud disini mereka sudah dapat laba setelah mengeluarkan biaya untuk operasional marketplace, gaji karyawan, dan pajak.

Dari sisi pembeli, belanja di marketplace lebih menguntungkan daripada di e-commerce karena bebas ongkos kirim (ongkir), dapat potongan harga, dan kadang dapat cashback pula. Subsidi seperti itu sebetulnya merugikan marketplace karena membuat pengeluaran sangat bengkak yang lalu disebut sebagai bakar duit.

Social Commerce


Social commerce adalah media sosial sekaligus marketplace. Jadi selain bisa melihat postingan orang lain, kita bisa berbelanja juga. Para pengguna medsos yang punya banyak follower sering dibayar untuk jualan produk tertentu.

Jadi selain mejeng atau jadi content creator, pengguna medsos juga bisa nyambi jualan dan dapat komisi dari tiap barang yang terjual atau dibayar sesuai jam tayang atau sesuai perjanjian yang disepakati bersama.

TikTok Shop (sebelum ditutup) adalah social commerce yang paling banyak digunakan orang Indonesia. Penyebab pemerintah melarang dan menutup TikTok Shop karena di sana ada persaingan tidak sehat yang diberlakukan bagi barang impor dari Tiongkok.

Barang serupa dari Tiongkok diijual dengan harga jauh lebih miring dari yang diproduksi dalam negeri. Jadi semacam perang harga yang disubsidi besar-besaran oleh TikTok.

Sekarang ini Facebook Shop dan Instagram Shop juga terancam ditutup karena melalui Permendag Nomor 31 tahun 2023 platform medsos tidak boleh lagi melakukan transaksi jual-beli seperti marketplace.

Kalau mau tetap jualan, platform medsos harus membuat platform jualan yang terpisah, jadi tidak di satu aplikasi, sebab izin dan perhitungan pajaknya juga beda.

Pertimbangan Utama Orang Belanja Online

 

Dulu orang lebih senang belanja langsung ke toko untuk melihat, memegang, dan mencoba langsung barang yang diinginkannya. Selain itu ketakutan akan menerima barang yang tidak sesuai dengan yang dipajang di toko online juga jadi faktor orang enggan belanja orang.

Sekarang kita sudah tidak ragu beli apa pun lewat internet karena sudah terbiasa dan mengerti apa yang harus dilakukan supaya tidak tertipu.

Berikut pertimbangan utama orang memilih belanja online terutama karena alasan praktis.

1. Barang yang diinginkan tidak dijual di kota tempat tinggal. Kalau sudah begini belanja online jadi pilihan utama daripada harus keluar kota untuk membeli barang impian.

Tiket konser juga sering dijual online untuk memudahkan penonton di kota yang berbeda membeli tiket konser musisi favorit mereka.

2. Mencari barang unik yang dibuat dan dijual terbatas. Ada barang yang cuma dijual online dengan edisi terbatas supaya eksklusif.

Untuk membeli barang itu orang harus mengakses situs e-commerce dan melakukan transaksi di sana.

3. Bisa pesan sesuai selera. E-commerce dan marketplace sering menawarkan membuat kaus, poster, sepatu, atau aksesori yang didesain sesuai selera kita.

Daripada repot mencari alamat tempat yang membuat desain custom lebih baik mencarinya di marketplace atau e-commerce.

4. Harga jauh lebih murah dari toko fisik. Hampir semua barang yang dijual di internet lebih murah dari yang dijual di toko fisik.

Sudah lebih murah, dapat casback pula, gimana gak tergiur.

***

Mau belanja di toko fisik atau di internet sama saja. Yang penting jangan boros dan perhitungan betul-betul. Hindari utang dengan paylater dan sejenisnya karena bisa bikin kita lupa diri.

Diskon dan cashback besar yang ditawarkan paylater dkk itu bisa jadi perangkap yang membuat kita terjerat utang. Apalagi kalau digunakan untuk beli barang yang tidak bukan kebutuhan mendesak. 

Mau belanja di mana pun, pengeluaran tidak boleh lebih besar dari pemasukan kita.

Manfaat Mematikan Centang Biru WhatsApp Untuk Privasi Maksimal dan Menghindarkan Buruk Sangka

Manfaat Mematikan Centang Biru WhatsApp Untuk Privasi Maksimal dan Menghindarkan Buruk Sangka

Pada aplikasi pesan instan WhatsApp kita bisa mematikan centang dua biru alias Read Receipts supaya orang tidak tahu kita sudah baca pesan WhatsApp atau belum. Bagi sebagian orang, tidak bisa melihat centang biru pada pesan yang kita kirim bisa jadi menyebalkan.

Foto: Kelly Chiello/Shutterstock via The Cut

Makanya ada ahli agama yang mengatakan kalau mematikan centang dua biru WhatsApp sama dengan perbuatan tercela karena sama dengan berbohong.

Akan tetapi, mematikan centang biru WhatsApp justru ada manfaat yang menghindarkan kita dan orang lain saling berburuk sangka. 

Coba kalau kita lihat pesan kita sudah dibaca, tapi belum dibalas lamaaaaa sekali. Bukankah kita akan lebih buruk sangka melihat pesan sudah centang dua biru-tapi tidak dibalas-daripada yang centang yang abu-abu?! 

WhatsApp membuat banyak fitur yang menjaga privasi penggunanya yang tidak ingin diketahui kapan mereka online dan terakhir terlihat (Last Seen and Online), dan pesan terbaca (Read Receipts) yang mematikan centang biru jelas untuk mengakomodir pengguna yang ingin privasinya terjaga. 

Tidak semua orang ingin diketahui apakah dia membaca pesan atau belum dan kapan dia membalas.

Jadi sebenarnya tidak ada hubungannya dengan agama karena fitur itu dibuat untuk memenuhi keinginan orang yang ingin aktivitas ber-WhatsAppnya diketahui semua orang.

Manfaat Mematikan Centang Biru WhatsApp


Mematikan Read Receips atau centang dua biru pada pesan WhatsApp kita gunakan kalau ingin privasi yang maksimal dan menghindari buruk sangka orang lain.

1. Skala prioritas

Ada orang yang memakai nomor WhatsApp yang sama untuk pribadi, pekerjaan, dan bisnis untuk efisiensi. 

Kalau sedang sibuk, dia akan membaca pesan yang masuk, tapi tidak menjawabnya saat itu juga karena ada pekerjaan atau pesan lain yang lebih mendesak untuk dibalas.

Jadi dia akan membaca pesan yang masuk dan kalau dirasa tidak urgent, dia akan menandainya dengan Mark As Unread untuk dibalas beberapa saat yang akan datang.

2. Ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggal

Saya beri contoh ada ibu rumah tangga yang sedang asyik chatting dengan bestie bertukar resep, tiba-tiba dia mencium bau gosong dari dapurnya. 

Si ibu pun langsung menaruh hp dan lari ke dapur dengan posisi WhatsApp masih terbuka dengan centang biru yang terpampang. 

Si bestie yang sedang chatting dengannya tentu penasaran, kok online dan sudah centang biru, tapi tidak balas-balas. Padahal si ibu sedang berjibaku menyelamatkan masakannya yang gosong di dapur dan tidak sempat lagi membaca WhatsApp.

Mematikan centang biru WhatsApp bisa menghindarkan salah sangka antar dua orang yang sedang chatting atau bertukar pesan.

3. Ada waktu menjawab pertanyaan dan pernyataan

Mematikan centang biru bisa memberi kita waktu untuk berpikir secara jernih dan bija kepada orang yang bertanya dan meminta pada kita.

Misal ada orang yang bertanya bagaimana menghadapi orang-orang yang mencibir dirinya karena anaknya terlibat tawuran. Pertanyaan ini butuh pemikiran beberapa saat supaya kita bisa memberikan respon yang bijak kepada orang tersebut.

Kita tidak akan bisa berpikir lebih jernih untuk menjawab pertanyaan karena merasa diburu-buru harus menjawab secepat mungkin hanya karena tidak enak hati sudah terlihat kalau kita sudah membaca pesan itu.

Hal sama berlaku pada orang yang dimintai pendapat tentang rumah tangga, keuangan, anak, jodoh, dan sebagainya. Kita perlu waktu untuk merespon pesan WhatsApp sebelum memberikan jawaban yang pas.

4. Menolak permintaan utang

Kalau ada teman yang mau pinjam duit, tapi kita enggan meminjamkan kita punya waktu untuk mencari alasan yang tidak menyinggung perasaannya.

Utang Rp1-2 juta yang kita pinjamkan ke orang lain sangat besar kemungkinannya tidak dikembalikan. Entah karena mereka benar-benar miskin atau menganggap kita kaya yang sudah tidak butuh Rp1-2 juta.

 Maka dengan mematikan centang biru kita punya waktu untuk tidak langsung menjawab permintaan utang tersebut. Bahkan kalau kita tidak menjawab pun tidak apa-apa karena tanda centang di WhatsApp mereka menandakan pesan belum kita baca.

Hubungan Asmara dan Agama


Psikolog yang khusus menangani hubungan asmara Madeleine Mason dari lembaga psikologi Maclynn menyarankan orang yang sedang menjalani hubungan percintaan untuk sama-sama mematikan Read Receips atau Laporan Dibaca. Hal ini untuk menghindari overthinking, panik, dan rasa saling curiga antar keduanya kalau melihat centang biru terpampang, tapi pesan belum dibalas.

Karena itulah saya yakin kalau mematikan centang biru WhatsApp tidak melanggar keyakinan agama saya sebagai orang Islam karena tidak melanggar akidah dan tauhid terhadap Allah SWT, alasannya karena:

1. Semua orang sudah tahu ada fitur mematikan centang biru. Artinya fitur ini bisa digunakan dan tidak dimaksudkan untuk menipu karena memang disediakan dari WhatsApp sebagai penyedia aplikasi pesan instan.

2. WhatsApp adalah urusan duniawi. Ini artinya mematikan centang biru WhatsApp adalah perkara duniawi yang boleh dilakukan asal tidak melanggar syariat agama.


Jadi kita tidak perlu ragu menonaktifkan fitur Laporan Terbaca sebab tidak berdosa. Malah akan menghindarkan diri dari berburuk sangka terhadap orang lain yang disebabkan pesan sudah centang biru, tapi pesan belum juga dibalas.
Enam Kecerdasan Buatan yang Bisa Diajak Ngobrol Selain ChatGPT

Enam Kecerdasan Buatan yang Bisa Diajak Ngobrol Selain ChatGPT

Tahun 2022 kemunculan ChatGPT menghebohkan jagat maya karena kecerdasan buatan chatbot (chatting robot) berbasis NLP tersebut bisa membuat puisi, merangkai artikel, menerjemahkan, memberi pendapat, meringkas jurnal, bahkan mencari dalil Al-Qur'an dan Hadis.

ChatGPT


Kecerdasan buatan (artificial intelligence) besutan OpenAI ini sementara hanya dapat diakses melalui website. Kalau ada aplikasi ChatGPT di Play Store dan App Store bisa dipastikan itu palsu. Nantinya akan ada versi ChatGPT berbayar.

Para guru dan dosen juga mesti waspada soal keberadaan ChatGPT karena kecerdasan buatan ini bisa membuat karya tulis dan makalah bahkan merangkum beberapa jurnal jadi satu.

Alih-alih membuat karya tulis menggunakan pikiran mereka sendiri, siswa dan mahasiswa bisa saja menggunakan ChatGPT. Hasil yang dibuat ChatGPT memang mirip dengan otak manusia.

Dia bahkan bisa mendiagnosis penyakit dengan akurat, seperti dikutip dari Insider. Dokter dan ilmuwan komputer di Harvard bahkan menemukan kalau ChatGPT membuat diagnosa lebih baik daripada dokter kebanyakan.

Natural Language Processing (NLP)


Supaya efektif chatbot harus mampu menerjemahkan ucapan dan bahasa manusia menjadi sesuatu yang dapat dipahami oleh komputer. 

Proses memahami, menganalisis, dan menanggapi tulisan dan ucapan manusia disebut sebagai natural language processing (NLP/pemrosesan bahasa alami).

NLP bekerja dengan mengambil input teks atau suara dari manusia, memecahnya menjadi kode-kode komputer dari artificial intelligence yang dibuat manusia, lalu menentukan arti input tersebut. 

Terakhir, chatbot mengenali entitas didalam ucapan/tulisan yang membantu menentukan detail maksud. Entitas biasanya adalah hal-hal seperti tanggal, waktu, tempat, nama, atau lokasi yang memberikan kekhususan lebih lanjut untuk maksud pengguna.

Chatbot kemudian menghasilkan dan mengirimkan respons yang sesuai dengan suara dan tulisan sesuai tujuan si manusia menghubungi chatbot tersebut.

Kerja chatbot ini hanya berlangsung dalam sepersekian detik saja, jadi kita cuma perlu menunggu 1-2 detik untuk mendapat jawaban dari chatbot.

Berikut kecerdasan buatan (artificial intelligent) berbasis NLP yang serupa seperti ChatGPT.

1. Microsoft Bing Chatbot

Kalau ChatGPT bisa kita gunakan dengan gampang di website openai.com, Bing Chatbot terhubung dengan mesin pencari Bing kepunyaan Microsoft.

Bing Chatbot tidak perlu aplikasi kalau kita pakai di desktop (komputer dan laptop). Namun kalau mau menggunakannya di handphone, kita harus mengunduh aplikasi Bing di Play Store, App Store, Samsung Store, atau lainnya.

2. Google Bard

Google Bard rilis pada 21 Maret 2023 dan didesain untuk menstimulasi percakapan dengan manusia menggunakan NLP.

Sayangnya saat ini Google Bard baru tersedia di Amerika Serikat dan Britania Raya. Pengguna juga harus berusia 18 tahun keatas untuk menggunakan chatbot Google Bard ini.

3. Character AI

Versi beta-nya dapat dicoba di situs beta.character.ai. Tampilannya sederhana mirip ChatGPT dan jawaban yang kita tanya lumayan lengkap.

Kita memilih karakter chatbot untuk kita tanya. Ada karakter Mario Bros juga. Bila ChatGPT sudah bisa menerima pertanyaan dan menjawab dalam bahasa Indonesia, Character AI belum.

Pertanyaan yang diajukan dalam bahasa Inggris juga tidak semuanya dimengerti oleh Character AI. Mungkin karena masih versi beta.

4. YouChat

Selain di websitenya web.youchat.com, chatbot ini dapat diunduh di Play Store dan App Store. 

6 kecerdasan buatan serupa ChatGPT

Selain ngobrol dengan chatbot, kita bisa mengajak teman bergabung, chatting, dan saling mengiri foro-video. Jadi YouChat bisa jadi media sosial juga.

5. JasperChat

Sebelum menggunakan JasperChat kita akan ditanya dulu mau pakai JasperChat untuk keperluan apa. 

Chatbot selain ChatGPT

Sayangnya JasperChat ini berbayar dan kita dapat free-trial 7 hari untuk mencoba JasperChat.

6. WriteSonic

Chatbot ini tampak menspesialisasikan diri untuk membantu para blogger membuat konten yang SEO-friendly. Bukan cuma itu, orang yang ingin pasang iklan di Facebook Ads dan Google Ads juga bisa minta bantuan WriteSonic untuk membuat kata-kata yang memancing minat orang.

Lagi-lagi chatbot ini gak gratis. Sebelum membayar, kamu bisa coba free-trial maksimal 10.000 kata dari WriteSonic. 

Apakah keberadaan kecerdasan buatan WriteSonic bakal mengancam lahan pencaharian para penulis freelance

Baru-baru ini, Economic Times melaporkan bahwa para penulis naskah amat khawatir akan keberadaan ChatGPT dan mesin pembuat naskah lain.

Orang awam bisa dengan mudahnya dikelabui oleh mesin dan menganggap hasil tulisan itu sebagai buatan manusia. Selain itu, ChatGPT dkk juga rentan menyebarluaskan plagiarisme. Karya seorang penulis bisa dicomot dan dianggap sebagai hasil karya kecerdasan buatan.

Keberadaan kecerdasan buatan ini juga membuat para penulis dibayar lebih murah dari sebelumnya.

***

Semua chatbot diatas tidak mengizinkan obrolan atau pertanyaan yang menyangkut rasisme, pornografi, dan pornoaksi.

Sejauh ini keenam chatbot tidak akan menampilkan hasil yang berkaitan dengan hal yang dilarang tersebut.

Cara Supaya WhatsApp Kita Terlihat Centang Satu Tanpa Mematikan Internet

Cara Supaya WhatsApp Kita Terlihat Centang Satu Tanpa Mematikan Internet

Tanda centang satu pada nomor orang yang kita kirimi pesan WhatsApp berarti WhatsApp orang itu sedang tidak aktif.

Foto: The Journal

Tidak aktif dapat berarti tidak ada jaringan internet di ponselnya, orang itu meng-uninstall WhatsAppnya, atau orang itu mem-blocked kita sehingga semua pesan WA yang kita kirim ke dia centangnya satu terus.

Bagaimana kalau kita sendiri yang ingin terlihat centang satu, tapi tidak ingin memakai airplane mode atau mematikan WiFi?

Related: Memaksimalkan WhatsApp Business Untuk Dongkrak Bisnismu

Ini cara supaya WhatsApp kita terlihat centang satu terus tanpa mematikan koneksi internet. Dengan begitu kita bisa tetap pakai internet tanpa diburu harus membalas WhatsApp seseorang.

 1. Setting Force Stop


Caranya mudah saja. Tinggal masuk ke Setting/Setelan di handphone kamu. 

  • Pilih Apps atau Aplikasi
  • Pilih Manage Apps atau Kelola Aplikasi
  • Cari aplikasi WhatsApp
  • Pilih tombol Force stop atau Paksa henti.
Mode Force stop ini menghentikan sementara aktivitas WhatsApp yang membuat WhatsApp kita centang satu ketika dikirimi pesan.

Akan tetapi, jika ada orang yang me-mention atau me-reply pesan kita, WhatsApp akan otomatis aktif dan pesan yang terkirim jadi bercentang dua.


Yang dimaksud reply pesan adalah saat kita menggeser ke arah kiri pada sebuah pesan atau memencet tanda panah kiri yang ada di bagian atas WhatsApp.

2. Fitur Focus Mode


Cara kedua untuk membuat WhatsApp kita centang satu tanpa mematikan internet adalah dengan memakai fitur Focus Mode.

Centang aplikasi WhatsApp dan Turn On Focus Mode. WhatsApp kamu seketika jadi nonaktif.

Kamu bisa kapan saja buka WhatsApp, tapi WhatsApp akan menutup dengan sendirinya dan otomatis nonaktif lagi setelah lima menit.

Focus Mode ada di semua HP Android ber-OS Android 10 keatas. Operating System Android terbaru yang beredar kini adalah Android 12 dan hampir memasuki Android 13.

Cara masuk ke Setting/Setelan lalu pencet menu Digital Wellbeing and Parents Control. Lalu pilih Focus Mode.

Namun Focus Mode tidak bisa digunakan kalau HP kamu terhubung dengan Family Link. Pada koneksi Family Link, HP yang bisa menggunakan Focus Mode hanya HP milik orang tua saja.

3. Clear Data


Cara paling ekstrem untuk membuat WhatsApp kita centang satu adalah dengan melakukan Clear Data.

Kalau tidak mau chat yang ada di WhatsApp hilang, baiknya back-up dulu semua pesan dengan mengaktifkan fitur Chat Backup.

Setelah setelah mem-backup semua data,  masuk ke Setting (Setelan) pilih Application/Aplikasi lalu pilih WhatsApp. Pencet Clear Data untuk menghilangkan semua data di WhatsApp.

Setelah dirasa cukup bagi kita menghilang, silakan aktifkan lagi WhatsApp dengan cara login menggunakan nomor HP seperti saat pertama kali menginstall WhatsApp.

Clear Data juga bisa dipakai kalau kita ingin menghilangkan semua chat, tapi tidak ingin download ulang WhatsApp. 

Caranya cukup langsung gunakan fitur Clear Data tanpa mem-backup chat di WhatsApp.

Walau semua chat hilang, kita masih tetap berada di WA Grup, cuma chatnya saja yang hilang.

***

Silakan gunakan salah satu cara diatas untuk membuat WhatsApp kita centang satu terus tanpa mematikan koneksi internet di HP.

6 Negara yang Sudah Sampai ke Mars

6 Negara yang Sudah Sampai ke Mars

Dulu hanya negeri Paman Sam dan Rusia yang bolak-balik meluncurkan roket yang mengangkut satelit milik negara-negara di dunia.

Sekarang dua negara adidaya itu tidak lagi mendominasi karena negara lain dengan cepat mengejar eksplorasi ruang angkasa dengan membangun roket-roket canggih dan segala perlengkapan yang diperlukan untuk melakukan bermacam ekspedisi ke orbit bumi, bulan, sampai ke Mars.

Berikut negara di dunia yang sudah mengembangkan lembaga angkasa luarnya sendiri dan meluncurkan roket ke luar bumi.

Urutan disusun secara acak dan tidak berdasarkan kriteria tertentu.

1. Tiongkok

Pada 27 Desember 2022 Tiongkok telah meluncurkan roket Long March 3B yang membawa satelit Shiyan-10 02 ke orbit.

Sebelumnya negeri tirai bambu telah juga sukses meluncurkan roket Tianzhou-5 yang membawa persediaan untuk stasiun angkasa luar (international space station/ISS) dari Tiangong Space Center.

Kendaraan Zhurong berfoto selfie saat misi Tianwen-1 di Mars (China News Service)

Tiangong Space Center adalah pusat ruang angkasa Tiongkok, seperti LAPAN kalau di Indonesia.

Tiangong Space Center membawahi beberapa tempat peluncuran roket untuk mengangkut satelit dengan tiga yang paling sibuk, seperti dimuat pada china.org.cn, adalah:

  1. Jiuquan Satellite Launch Center yang terletak di provinsi Gansu.
  2. Taiyuan Satellite Launch Center yang ada di provinsi Shanxi.
  3. Xichang Satellite Launch Center yang dibangun di provinsi Shicuan

Tiongkok pertama kali meluncurkan roketnya pada 19 Juli 1964 kemudian dilanjutkan lagi tahun 1970 sampai sekarang, seperti yang dikutip dari The New York Times.

Zhai Zhigang jadi astronot Tiongkok pertama yang berjalan di angkasa luar pada 27 September 2008.

Kemudian pada 23 Juli 2020 pesawat ruang angkasa Tianwen-1 lepas landas dari Wenchang Spaceport dan sampai di orbit Mars pada Februari 2021.

Tiongkok merencanakan akan mengekplorasi dan mengambil sampel dari Mars paling lambat tahun 2028.

2. Amerika Serikat

Lembaga Antariksa AS atau NASA telah meluncurkan kendaraan bernama Perseverance Rover yang diangkut menggunakan roket Atlas-V-541.

Atlas-V541 keluar dari bumi (foto: NASA)

Situs NASA melansir kalau Atlas-V541 beratnya 531.000 kilogram dengan tinggi 58 meter terbang ke orbit Mars pada 30 Juli 2020 dan menurunkan Perseverance Rover di permukaan planet merah itu. Perseverence Rover berhasil mendarat di permukaan Mars pada 18 Februari 2021.

Dari misi itu NASA telah mendapat sebanyak 18 sampel batu dari permukaan planet Mars yang semuanya selesai diteliti kandungannya pada tahun 2022.

3. India

Negara paling tidak disangka bisa meluncurkan roket di antara negara-negara maju karena tadinya merupakan negara berkembang, sama seperti Indonesia.

Pada 2022 India ada di urutan ke-6 negara terkaya di dunia dari total pendapatan negara dengan PDB 2,66 triliun dolar AS.. Indonesia ada di peringkat 15 dengan product domestic brutto (PDB) 1,05 triliun dolar AS.

India memberi nama roketnya Vikram Sarabhai yang diluncurkan dari Satish Dhawan Space Center di dekat kota Chennai pada 18 November 2022.

Roket Vikram-S buatan perusahaan Sjyroot bekerja sama dengan lembaga antariksa India Satish Dhawan Space Center (npr.org)

Roket Vikram Sarabhai diambil dari nama astronom India yang merintis program angkasa dan pemanfaatan nuklir India.

Hanya saja roket India ini belum sampai ke Mars dan baru memutari bumi sejauh 89,5 diatas permukaan bumi.

Walau diluncurkan dari stasiun angkasa luar pemerintah India, roket Vikram dibuat oleh perusahaan bernama Skyroot yang telah bekerja sama dengan pemerintah India untuk mengembangkan program ruang angkasa negeri barata itu.

India juga rencananya akan meluncurkan robot modul bernama Chandrayaan 3 ke bulan pada Juni 2023. Chandranayaan 3 diterbangkan untuk menggantikan Chandranayaan 1 yang pernah ke bulan pada 2008.

4. Jepang

Selain Paman Sam, negeri sakura juga berambisi membawa manusia ke planet Mars. Mengutip The Weather Channel, Jepang berencana membuat angkasa buatan di langit Mars dengan atmosfer yang sama seperti di bumi, tanpa merusak atmosfer di Mars itu sendiri.

Jadi manusia bisa tinggal di planet Mars dengan kondisi di bumi. Maka para peneliti dari Japan's Kyoto University bekerja sama dengan Kajima Corporation sedang mengembangkan kereta peluru interplanet bernama Hexagon Space Track System. 

Kapsul yang akan berfungsi seperti gerbong di kereta peluru yang direncanakan beroperasi di planet Mars

Nantinya orang-orang akan menggunakan kereta berbentuk segienam berbentuk kapsul itu untuk bepergian ke seantero Mars.

Prototipe kereta interplanet itu rencananya dipamerkan pada tahun 2050, tapi operasional kereta itu sendiri mungkin baru bisa terlaksana seabad kemudian.

5. Rusia

Reuters melansir kalau Rosmoskos (lembaga antariksa Rusia) akan melanjutkan misi ke Mars setelah "urusan" dengan Ukraina selesai. Rusia juga sudah menghentikan pengiriman teknisi roket ke Amerika Serikat.

Urusan roket Rusia memang jagonya karena negeri beruang merah ini punya 26 roket yang terbagi jadi enam family roket.

Sewaktu masih jadi Uni Soviet, negara pertama yang mendarat di bulan adalah Rusia di tahun 1966, terlepas dari klaim AS-lah yang pertama menaruh Neil Armstrong dkk ke bulan pada 1969.

Rusia menggunakan pesawat ruang angkasa Luna 9 dan mendarat di bulan pada 3 Februari 2966 dengan Alexei Leonov sebagai orang Rusia pertama yang menapakkan kaki di bulan.

6. Uni Eropa

Dua puluh tujuh negara yaitu Austria, Belanda, Belgia, Bulgaria, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Jerman, Perancis, Hongaria, Irlandia, Italia, Kroasia, Latvia, Lituania, Luksemburg, Malta, Polandia, Portugal, Rumania, Siprus, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, dan Yunani yang tergabung dalam Uni Eropa membentuk badan ruang angkasa yang bernama European Space Agency.

Namun dari 27 negara Uni Eropa, hanya 22 yang bergabung di European Space Agency (ESA).

ESA sebenarnya telah menjalin kerja sama dengan Rusia untuk program eksplorasi Mars, tapi program yang bernama ExoMars itu tertunda karena penyerangan Rusia ke Ukraina. 

Program ExoMars, seperti ditulis oleh NPR, dirancang untuk menjalankan dua misi. Misi pertama untuk mengetahui apakah pernah ada kehidupan di Mars. Peluncuran roket ke Mars telah dimulai pada 2016. 

Roket-roket milik European Space Agency (ESA) foto: The European Space Agency

Misi kedua harusnya diluncurkan September 2022 lalu, tapi ditunda bahkan batal sama sekali karena Uni Eropa masih terpengaruh dengan perang Rusia-Ukraina.

Tanpa Rusia, ESA sudah punya enam roket yang telah terbang ke angkasa. Enam roket itu adalah Ariane 5, Vega, Vega-C, Ariane 62, Ariane 64, dan Space Rider.

Keenam roket milik Uni Eropa itu belum sampai ke bulan apalagi Mars, dan baru mengelilingi orbit serta meluncurkan satelit-satelit milik negara-negara Uni Eropa. 

Pada April 2023 ESA akan menerbangkan roket Falcon 9 milik SpaceX untuk program eksplorasi bernama Jupiter Icy Moon Explorer (JUICE). Tadinya ESA selalu memakai roket punya Rusia, tapi sejak perang Rusia-Ukraina berkobar, Uni Eropa membatasi diri berhubungan dengan Rusia.

***

Di luar enam negara diatas masih ada perusahaan angkasa luar milik perorangan yang juga berambisi datang ke Mars, baik untuk membawa turis atau eksplorasi untuk rumah baru manusia.

Perusahaan itu adalah SpaceX milik Elon Musk yang juga pemilik Twitter, Blue Origin milik miliader Jeff Bezos, dan Virgin Galactic milik Richard Branson.

Bagaimana dengan Indonesia? 

 

Teknologi roket yang dipunya Indonesia masih sama seperti teknologi di tahun 1962 yang dipelajari saat Presiden Soekarno menerima roket dari Jepang. Sejak itu ilmuwan roket yang bernaung di bawah LAPAN (Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional)berusaha mengembangkan teknologi roket, tapi belum sukses.

Selain itu biaya pembuatan satu roket sangat mahal. Angin segar bagi para ilmuwan roket Indonesia bersepoi saat akhir tahun 2019 lalu pemerintah Indonesia berhasil "memaksa"Tiongkok untuk mengembangkan teknologi roketnya bersama Indonesia.

Dengan adanya kerjasama itu ilmuwan roket Indonesia bisa membuat roket yang bisa terbang lebih dari 200 kilometer, tidak lagi hanya sampai ketinggian 70 kilometer seperti yang selama ini kita punya.

Kalau Indonesia punya roket sendiri, satelit-satelit akan diterbangkan menggunakan roket negeri sendiri dan tidak lagi menggunakan roket negara lain atau perusahaan seperti SpaceX.

Pengguna Telegram Tidak Butuh Nomor HP, Bisa Beli Nomor Anonim Pakai Kripto

Pengguna Telegram Tidak Butuh Nomor HP, Bisa Beli Nomor Anonim Pakai Kripto

Pengguna Telegram yang tinggal di luar Amerika Serikat nantinya tidak lagi harus menggunakan nomor handphone mereka yang asli untuk bisa menggunakan aplikasi berbagi pesan ini. Mereka bisa beli nomor palsu dan bayar pakai mata uang kripto alias cryptocurrency.

Penggunaan Telegram tanpa nomor ponsel yang asli ini dapat digunakan mulai versi 9.2 ke atas dan nomor anonim bisa dibeli di dalam aplikasi Telegram. Selain itu, pengguna juga bisa menghapus pesan dengn timer, seperti yang ada pada WhatsApp.

Nomor anonim yang digunakan dalam Telegram haruslah yang dibeli melalui blockchain Fragment dan membayarnya menggunakan mata uang kripto Toncoin.

Blockchain adalah teknologi untuk menyimpan data digital yang terhubung melalui kriptografi (kode pemrograman).

Related: Cara Makan dan Belanja di Metaverse dengan Crypto

Jadi seperti kalau kita belanja di Tokopedia dan bayar pakai Gopay. Tokopedia itu Fragment dan Gopay itu Toncoin. Kalau Tokopedia dan Gopay berada dalam satu grup GoTo, maka Fragment dan Toncoin satu grup dengan Telegram. Kira-kira begitu.

Fragment tidak beroperasi di AS, jadi orang AS tidak bisa beli nomor anomim untuk digunakan di Telegram, seperti yang diberitakan oleh The Verge.

Pengguna Android bisa pakai nomor anomin, tapi tidak dengan produk-produk Apple. Dikabarkan kalau Apple memblokir fitur pembelian nomor anomin di Telegram dengan cara memperlambat update Telegram versi terbaru di App Store.

Pemasukan Bagi Telegram

Penjualan nomor palsu oleh Telegram menggunakan mata uang kripto (cryptocurrency) ini tentu menambah pundi duit Telegram.

Menurut CEO Telegram Pavel Durov, penjualan nomor anonim ini telah menghasilkan lebih dari 50 juta dolar dalam waktu kurang dari sebulan. 

Duit itu akan digunakan Telegram untuk membayar server, lalu lintas trafik, dan upah pegawai supaya terus inovatif.

Telegram baru-baru ini merilis fitur-fitur baru seperti transkripsi video suara-ke-teks dan meluncurkan layanan premium 5 dolar AS per bulan yang memberi pengguna lebih banyak kapasitas unggah, tanpa iklan, dan fitur lainnya.

Privasi dan Penipuan

Adanya fitur hapus otomatis dan akun bebas kartu SIM, Telegram diklaim akan “memberikan privasi tertinggi" bagi penggunanya. 

Yang jadi soal, di Indonesia Telegram lebih dikenal sebagai aplikasi penyebaran film bajakan dan pornografi.

Kalau nomor palsu boleh digunakan, apakah penyebar film bajakan dan pornografi makin bebas beraksi? Harga nomor anomin yang mahal sudah pasti tidak jadi soal buat para pelaku kriminal karena mereka akan dapat duit lebih banyak dari aktivitas kriminal mereka.

Bila Telegram mengklaim nomor anonim akan memberikan privasi tertinggi, lalu orang dengan nomor anomin itu akan bertukar pesan kepada siapa?

Keluarga dan teman, kan, tidak mengenali nomornya. Orang yang bukan teman dan keluarga juga pasti tidak sembarangan mau diajak chatting dengan orang yang nomornya tidak ada dalam daftar kontak mereka.

Cryonics, Ide Membekukan Manusia untuk Dibangkitkan di Masa Depan

Cryonics, Ide Membekukan Manusia untuk Dibangkitkan di Masa Depan

Film Twilight Zone (1964) bisa dibilang sebagai pelopor film cryonics yang tokohnya tidur selama puluhan tahun untuk dibangunkan di masa depan.

Film tentang cryo memang sudah banyak, terutama yang berkisah tentang perjalanan angkasa luar. Kini cryo nampaknya bukan cuma rekaan fiksi ilmiah, melainkan hampir jadi kenyataan.

Apa itu Cryonics?


Cryonics lebih sering disingkat jadi cryo, diserap ke bahasa Indonesia jadi krionika, merupakan metode "pembekuan" tubuh manusia untuk menghentikan pembusukan supaya tubuh tetap awet.

Tubuh manusia dibekukan dalam nitrogen cair yang suhunya mencapai minus 198 derajat celcius.

Pada film Passengers (2016) dan serial Lost in Space (2018), ribuan manusia ditidurkan dalam tabung cryo selama dalam perjalanan ke Alpha Centauri.

Alpha Centauri adalah sistem bintang terdekat dari tata surya kita yang berjarak 4,2-4,4 tahun cahaya. Satu tahun cahaya berjarak sekitar 9 triliun kilometer.

Butuh sekitar 250 tahun untuk sampai ke Alpha Centauri, sementara usia hidup manusia hanya berkisar 70-80 tahun saja. Itulah sebab cryo menjadi salah satu impian manusia untuk menjelajah ruang angkasa.

Asal Kata Cryonics

 

Cryonics berasal dari kata Yunani Kuno, yaitu kryos yang berarti sedingin es. Kryos atau cryo juga jadi ilmu yang mempelajari materi pada suhu rendah. 

Saking dinginnya, suhu tertinggi yang ditangani dalam kriogenik adalah minus 148 derajat Fahrenheit dan suhu terendah minus 459,67 Fahrenheit. 

Sebenarnya, para ilmuwan tidak menggunakan skala Fahrenheit dan Celcius, melainkan Kelvin (K) karena skala pengukuran suhu dingin cyronics hanya dapat diukur dengan skala Kelvin.

Cryonics dan Masa Depan Pasien Kronis

 

Pada fiksi ilmiah, cryo digunakan untuk menidurkan manusia yang masih hidup dalam perjalanan antargalaksi. Dalam kehidupan nyata, cryo digunakan untuk mengawetkan mayat orang yang baru saja meninggal.

Idealnya cryo langsung dilakukan beberapa menit setelah seseorang meninggal sebelum jaringan tubuh mulai membusuk.

Walau secara legal cryonics hanya diperuntukkan untuk mengawetkan jasad manusia dan hewan. Kelak, cryonics akan diperuntukkan untuk membekukan pasien hidup yang punya penyakit mematikan guna dibangkitkan di masa depan ketika pengobatan medis sudah bisa mengobati si pasien.

Teknik membekukan pasien dalam keadaan tertidur lelap ini dinamakan cryosleep. Pada cryosleep, pasien berada dalam tabung bersuhu amat rendah (dingin) supaya metabolismenya jadi sangat lambat dan hampir mati suri.

Tabung dan baju cryo di serial Lost in Space yang menidurkan manusia dalam perjalanan antarplanet (Foto: Netflix)

Cryosleep diperkirakan baru akan ada di tahun 2030 atau ketika manusia sudah akan bepergian antarplanet.

Cryogenics dan Cryonics

 

Cryonics termasuk salah satu bagian teknologi cryogenics (kriogenik), yaitu penggunaan pembekuan ultra dingin untuk tujuan tertentu. Cryogenics dimanfaatkan untuk hal di bawah ini.

1. Cryosurgery atau Pembedahan Beku

Cryosurgery adalah jenis operasi yang menggunakan suhu kriogenik untuk menghilangkan jaringan atau tumor yang tidak diinginkan.

2. Cryoelectronics

Suhu ultra-beku dari cairan kriogenik mendorong elektron bergerak bebas dengan hanya sedkit hambatan. Pergerakan ini berguna bagi superkonduktor dan desain pesawat ruang angkasa.

3. Kriobiologi, mempelajari tentang efek suhu rendah pada organisme.

4. Pengawetan Makanan

Untuk mengawetkan makanan kemasan seperti produk, makanan dapat disemprot dengan nitrogen cair untuk menyerap panas di dalam produk. Nitrogen akan menguap sebelum makanan dikonsumsi. 

Buah dan sayuran impor dari Jepang menggunakan teknik ini. Buah dan sayuran "dimatikan" selama perjalanan ke negara tujuan sehingga tidak mudah busuk.

Namun, penggunakan cryo untuk pengawetan makanan relatif mahal dibanding kimiawi dan pelapisan lilin. Itu sebab buah dan sayuran mpor dari Jepang lebih mahal harganya.

5. Transportasi Gas

Cryogenics juga digunakan untuk mengangkut gas, misalnya, dengan menggunakan cryotechnology, gas diubah menjadi cairan agar lebih mudah dipindahkan.

6. Cryotherapy

Istilah ini dipakai untuk menggambarkan ketika tubuh manusia kena suhu yang sangat dingin. Bagian tubuh yang mengalami peradangan direndam dengan air dingin atau di kotak dengan suhu sangat dingin.

Terapi ini telah diteliti dapat meningkatkan metabolisme, meningkatkan energi, dan mengurangi rasa sakit. Namun, efek cryotherapi masih diteliti lebih lanjut.

7. Cryonics

Pengawetan cryo pada hewan dan manusia disebut cryonics. Para peneliti di bidang ini memberikan harapan bahwa dengan membekukan tubuh, mereka dapat dibangkitkan lagi di masa depan. 

Meski begitu, belum ada satupun manusia dan hewan yang dapat dibangkitkan dari cryonics karena sebelum dibekukan mereka nyatanya memang sudah tidak bernyawa. 

Penyimpanan dan Biaya Cryonics


Melansir NY Times, saat ini ada 500 orang disimpan dalam tabung cryo di seluruh dunia, mayoritas berada di Amerika Serikat.

Cryonics Institute menyimpan 206 tubuh, Alcor 182 tubuh, KrioRus 80, dan sisanya disimpan di tempat cryo yang lebih kecil. Semuanya sudah jadi jenazah, bukan tubuh manusia hidup.

Biaya mengawetkan jenazah manusia (dan hewan) paling murah US$28.000 sampai lebih dari US$60.000 per tahun.

Orang tertua yang saat ini masih diawetkan dalam pembekuan adalah profesor psikologi dari University of California, James Hiram Bedford. James juga orang pertama yang dibekukan setelah kematiannya dan saat ini jasadnya disimpan di tabung milik Alcor Life Extension Foundation, AS.

Bukan Rusia-Ukraina, Ini Ciri Perang Dunia III dan IV

Bukan Rusia-Ukraina, Ini Ciri Perang Dunia III dan IV

Serangan Rusia ke Ukraina yang sudah berlangsung sejak 24 Februari 2022 belum tepat jika disebut sebagai Perang Dunia ke-3 walau banyak media, seperti CNBCdetikcom, atau kompascom mengatakannya demikian. Topik tentang perang Rusia-Ukraini bahkan pernah jadi trending di Twitter.

World War III atau Perang Dunia III sesungguhnya sudah terjadi sejak melesatnya penggunaan internet di awal tahun 2000-an. Akses internet dunia pada saat itu masih lambat. Sebagai perbandingan, untuk mengunduh satu lagu MP3 sebesar 3 MB, butuh waktu sampai 20 menit.

Walau kecepatan internet masih lambat, kejahatan pencurian data kartu kredit sudah terjadi, tapi apa hubungannya pencurian kartu kredit dengan Perang Dunia III?

Perang Diponegoro melawan Belanda yang berlangsung tahun 1825-1830 di Jawa (Salamadian.com)

Kemunculan Perang Dunia III


1. Serangan Siber ke Estonia

Serangan siber paling kasat mata dan mengagetkan dunia terjadi di Estonia pada April dan Mei 2007. Para peretas melancarkan gelombang serangan siber yang melumpuhkan hampir semua situs pemerintah, bank, dan perusahaan di Estonia, salah satu negara paling terhubung di Eropa.

Serangan online tersebut terjadi setelah Estonia memindahkan tugu peringatan Perang Dunia II Uni Soviet dari pusat kota Tallinn pada 27 April 2007. Pemindahan itu memicu protes keras dari pemerintah Rusia yang disusul oleh kerusuhan yang dipicu ketidakpuasan etnis minoritas Estonia di Rusia.

Dibalik peristiwa pemindahan tugu, negara-negara Barat menemukan bukti bahwa Rusia ada dibalik serangan siber terhadap Estonia. Rusia sendiri telah membantah dan menyatakan tidak terkait dengan serangan siber itu.

2. Ransomware Korea Utara

Serangan siber lain yang mengagetkan dunia setelah Estonia terjadi pada Sony Pictures Entertaiment. Perusahaan hiburan multimedia itu dilumpuhkan oleh peretas Korea Utara pada 2014 karena email dan data pribadi para karyawan dan keluarganya, diretas dan dimunculkan ke publik. Besaran gaji para karyawannya juga disebarkan oeh kelompok hacker yang menamakan diri "Guardian of Peace".

Awalnya, banyak pihak menduga Korut tersinggung atas penayangan film komedi keluaran Sony berjudul The Interview yang mengolok Kim Jun Un. Belakangan terungkap bahwa ketersinggungan itu cuma alasan. Politik "luar negeri" Korutlah yang melatarbelakangi peretasan itu.

Berdasarkan tayangan National Geographic berjudul Inside North Korea: The Criminal State, Korut punya 6000 pasukan siber yang digunakan untuk mengganggu negara lain. Pasukan siber itu juga digunakan untuk minta tebusan dan melakukan pemerasan kepada perusahaan-perusahaan internasional. Langkah Korut itu kemudian dikenal dengan ransonware, serangan siber untuk minta tebusan uang.

Uang yang didapat dari memeras dan "menyandera" data itu digunakan untuk membiayai pemerintahan Korut. Karena itu Korut dapat bertahan walau diembargo sana-sini oleh negara-negara Barat.

Masih berdasarkan dokumentasi National Geographic, setiap harinya, pasukan siber Korut juga meretas banyak situs terkemuka, membajak akun medsos, dan mencuri identitas warga Korsel. Namun, semua itu dilakukan bukan demi tebusan uang, melainkan "sekedar" mengganggu ketenangan hidup warga negara tetangganya.

3. Infiltrasi Peretas Tiongkok

Mirip seperti yang dilakukan hacker Korut yang sengaja dibentuk dan didukung oleh pemerintahnya, kegiatan para peretas di Tiongkok yang menginfiltrasi banyak perusahaan dunia disinyalir juga sama.

Melansir nytimes.com, pada 2020, Departemen Kehakiman AS menemukan fakta bahwa sekelompok peretas yang terkait dengan dinas intelijen utama Tiongkok telah menyusup ke lebih dari 100 perusahaan dan organisasi, termasuk media massa, di seluruh dunia untuk mencuri data dan membajak jaringan yang lalu digunakan untuk memeras.

Barat juga menuduh Tiongkok berada dibalik peretasan Komisi Pemilihan Umum Kamboja untuk mempengaruhi hasil pemilu. Kedubes Tiongkok untuk Kamboja telah membantah tuduhan itu dan menyatakan bahwa Kamboja mendukung Kamboja sepenuhnya. 

Selain kelumpuhan Estonia, ransomware Korut, dan infiltasi hacker Tiongkok, masih ada ribuan serangan siber setiap harinya yang menyasar lintas negara.

Situs-situs pemerintahan Indonesia juga paling sering kena retas karena tidak punya sistem keamanan berlapis. Jangankan cuma diganti headernya, data publik saja banyak yang bocor saking mudahnya diretas.

Serangan siber telah bukti bahwa tumbuh pesatnya internet di era 1990-an telah berkembang dan digunakan sebagai senjata (cyber weapon). Internet bukan cuma digunakan untuk kejahatan mencuri data kartu kredit, melainkan melumpuhkan negara lain.

Einstein dan Bom Atom Perang Dunia II


Albert Eisntein, pada pernyataannya dibanyak media AS, sering mengutarakan kekhawatirannya terhadap teknologi nuklir. Einstein tahu bahwa dialah yang membuat rumus persamaan E=mc2 yang memuat teori pelepasan energi atom.

Akan tetapi, meski E=mc2 menjelaskan energi yang dilepaskan dalam sebuah energi atom, persamaan tersebut tidak menjelaskan bagaimana cara membuat membuat bom atom. Bom atom sendiri dibuat oleh J. Robert Oppenheimer yang menyatakan dirinya sebagai Bapak Bom Atom. Bom atom bikinan dialah yang menghunjam Hiroshima dan Nagasaki pada 6 dan 9 Agustus 1945 dan mengakhiri Perang Dunia II.

Bom atom adalah senjata nuklir yang ledakannya berasal dari proses reaksi fisi. Energinya diproduksi dari inti atom.

Walau banyak yang menuduh Einstein terlibat dalam pembuatan bom atom itu, nyatanya Einstein tidak terlibat. Pada 1933, dia diminta oleh rekan ilmuwannya, Leo Szilard, untuk menulis surat pada Presiden AS Franklin Delano Roosevelt tentang kemungkinan buruk yang terjadi jika Jerman lebih dulu membuat bom atom daripada AS.

Einstein yang telah melihat kerusakan akibat bom atom di Jepang lantas khawatir bahwa jika terjadi Perang Dunia ketiga, maka senjata yang diluncurkan adalah nuklir. Ketika Perang Dunia III terjadi dan nuklir meledak di mana-mana, maka bumi ini pasti hancur.

Karena bumi telah hancur dan tiada lagi yang tersisa, maka andai, jika, terjadi lagi perang dunia untuk keempat kali, manusia hanya akan menggunakan tongkat kayu dan batu sebagai senjata. Itulah sebab Einstein menyatakan bahwa, "I know not with what weapons World War III will be fought, but World War IV will be fought with sticks and stones." 

Pada pernyataannya itu Einstein sudah melihat bahwa nuklir akan terus digunakan (betul, sekarang banyak digunakan sebagai sumber energi). Namun, Einstein yang sangat khawatir digunakannya nuklir sebagai senjata, secara tidak langsung ingin mencegah manusia menggunakannya sebagai senjata di perang dunia ketiga.

Nuklir pada Perang Dunia IV


Andai manusia sudah kehilangan akal sehat dan memutuskan untuk menggunakan bom atom lagi sebagai senjata perang, maka hal itu mungkin akan terjadi pada Perang Dunia IV.

Paling mungkin senjata yang digunakan andai terjadi Perang Dunia IV adalah nuklir karena 

Saat ini tercatat ada sembilan negara yang punya senjata nukilr, mengutip kompascom, yaitu Rusia, Amerika Serikat, Tiongkok, Prancis, Inggris, Pakistan, India, Israel, dan Korea Utara.

Ukraina pernah punya ribuan senjata nuklir hasil warisan Uni Soviet. Pada 1994 Ukraina menandatangi Budapest Memorandum on Security Assurances ketika bergabung dengan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir, yang mengatakan bahwa Rusia, Inggris, dan AS menegaskan kewajiban mereka untuk menahan diri dari ancaman atau penggunaan kekuatan terhadap integritas teritorial kemerdekaan politik Ukraina.

Perjanjian itulah yang membuat Ukraina menyerahkan nuklirnya. Tidak jelas senjata-senjata nuklir itu kemudian dihancurkan atau disimpan negara lain.

Daya rusak senjata nuklir bisa menyebabkan kecacatan genetik sampai generasi dibawahnya pada orang yang pernah terpapar radiasi, seperti yang terjadi di Jepang. Bom atom yang djatuhkan ke Hiroshima dan Nagasaki "hanya" 15 kiloton dan masih menyisakan radiasi yang menempel di baju sampai 73 tahun kemudian. Hulu ledak nuklir saat ini bisa mencapai 1.000 kiloton. 

Negara-negara yang punya senjata nuklir beranggapan nuklir yang mereka punya cuma buat "jaga-jaga" dan melindungi diri kalau ada negara lain yang mengganggu. bukan untuk memulai perang. Pemimpin mereka yang sekarang mungkin tidak akan meluncurkan nuklir, tapi siapa menjamin pemimpin selanjutnya juga cuma menganggap nuklir buat sekedar jaga-jaga?

***

Semua perang hanya punya dua tujuan, yaitu membebaskan diri dari dominasi atau mendominasi. Itu sebab bila satu negara atau kelompok yang terlalu lama mendominasi, akan ada perlawanan dari terdominasi. Terjadilah perang.

Peretasan jaringan lewat internet dan nuklir pada dasarnya sama-sama punya daya rusak yang besar. Perang siber bertujuan mengubah pola pikir seseorang. Pola pikir itu bisa mengubah manusia jadi mesin pembunuh.

Hanya saja nuklir lebih menakutkan dan mengerikan karena menyebabkan kerusakan fisik yang kasat mata. 

Memahami Generasi Alpha dan Cara Mendidiknya

Memahami Generasi Alpha dan Cara Mendidiknya

Secara alami, menurut Pew Research Center, Anda yang lahir tahun 1981-1996 adalah Generasi Y alias Milenial. Milenial adalah generasi digital natives yang pertama. Digital natives yang kedua adalah Generasi Z disingkat Gen Z (kelahiran tahun 1997-2014), dan digital natives yang terakhir adalah Generasi Alpha.

Walau penggolongan generasi dari Pew Research Center memasukkan kelahiran tahun 2010 sebagai Gen Z, tapi rentang kemajuan teknologi dengan kelahiran 1997 dianggap terlalu njomplang. Pada 2010 media sosial dan bermacam aplikasi sudah bermunculan dan rata-rata internet dunia sudah ada pada kecepatan 4G.

Medsos dan internet berkecepatan tinggi belum ada di tahun 1997. Maka anak-anak yang lahir mulai tahun 2010 dipisah dari Gen Z. Mereka punya nama baru, yaitu Alpha Generation atau Generasi Alpha yang disingkat jadi Gen Alpha. 

memahami generasi alpha dan cara mendidiknya
Ilustrasi anak-anak Gen Alpha sedang memainkan virtual reality (generationalpha.com)

Digital Natives


Hampir semua Gen Alpha lahir dari orang tua Milenial dan sangat sedikit yang lahir dari orang tua Generasi X (kelahiran tahun 1965-1980). Karena sama-sama digital natives, maka orang tua Milenial tidak keberatan anak mereka terjun ke dunia digital, semisal jadi YouTuber, TikToker, pembuat game, professional gamer, atau jadi pembuat aplikasi.

Digital natives secara harfiah berarti pribumi digital alias orang yang lahir atau dibesarkan di zaman teknologi digital dan akrab dengan komputer dan internet sejak usia dini.

Itu sebab Milenial, yang lahir tahun 1981 sampai 1996, bisa beraktivitas di dunia digital tanpa masalah karena mereka cepat memahami dan menguasai teknologi informasi atau teknologi yang lain.

Sedangkan Gen X dan generasi paling tua, yaitu Baby Boomer (kelahiran tahun 1946-1964) cenderung sulit beradaptasi dan kurang cakap menguasai teknologi, terutama teknologi digital. Sebutan yang familiar untuk mereka adalah gaptek atau gagap teknologi. Ya maklum, mayoritas dari mereka sudah mbah-mbah.

Awal Mula dan Alasan Penamaan Gen Alpha


Penamaan generasi sesuai abjad dimulai dari Gen X, Gen Y, lalu Gen Z. Setelah huruf Z tidak ada huruf lain dibelakangnya. Tidak mungkin menamai generasi setelah Gen Z dengan nama Gen A, karena berarti penamaannya mundur.

Munculnya nama Gen Alpha berawal pada 2005 dari seorang peneliti sosial bernama Mark McCrindle yang mengidentifikasi kelompok kelahiran setelah Gen Z.

Ketika sedang melakukan riset untuk bukunya yang berjudul The ABC of XYZ: Understanding the Global Generations, belum ada nama untuk generasi setelah Gen Z. Mark mengatakan kepada Huffington Post bahwa dia lalu melakukan survei untuk mencari nama yang ideal buat generasi setelah Gen Z.

Survei menghasilkan nama Generasi A sebagai nama yang paling banyak dipilih. Namun, Mark tidak setuju. Menamakan generasi setelah Gen Z sebagai Gen A berarti mundur karena huruf A berada jauh di depan sebelum huruf Z. Mark lalu melihat banyak nomenklatur ilmiah yang menggunakan abjad Yunani sebagai pengganti bahasa Latin. Maka dipilihlah nama Generasi Alpha. 

Karakteristik Umum Gen Alpha


Generasi Apha lahir saat manusia sudah tidak bisa hidup tanpa teknologi sehingga secara neurologis anak-anak Gen Alpha cepat menguasai hampir semua perangkat teknologi canggih. 

Beberapa hal ini adalah karakteristik umum yang dimiliki anak-anak Gen Alpha.

1. Cepat akrab dan terampil menggunakan peralatan teknologi, bahkan teknologi atau aplikasi yang baru mereka kenal. Karena lahir di masa manusia tidak bisa lepas dari teknologi, maka teknologi telah menstimulasi kemampuan kognitif anak-anak Gen Alpha menjadi lebih kreatif mengolah teknologi.

Tidak seperti orang tua dan kakek-neneknya, Gen Alpha ingin selalu mengenali teknologi. Kadang mereka membongkar barang eletronik hanya karena ingin tahu cara kerja alat tersebut dan bila sudah mengerti, mereka punya ketertarikan untuk memodifikasinya.

2. Terhubung dengan internet. Terhubung disini maksudnya mereka tahu apa saja yang terjadi di internet, terutama perkembangan game dan apa saja yang hits di media sosial. Sementara orang tuanya sibuk dengan urusan di dunia nyata, tanpa disadari anak-anak mereka yang Gen Alpha sudah punya dunia sendiri secara virtual di internet.

3. Kurang suka menulis dengan tangan. Bila anak-anak Gen Alpha tulisannya seperti ceker ayam, kita harus maklum. Mereka tidak terbiasa menulis, tapi terbiasa mengetik. 

Jari-jari mereka secara alami telah menyesuaikan dengan dunia digital. Tulisan tangan mereka bisa saja seperti tulisan resep dokter untuk apoteker, tapi banyak Gen Alpha bisa mengetik dengan 10 jari tanpa melihat papan ketik.

4. Kurang mampu berkomunikasi verbal. Anak Gen Alpha cenderung pendiam dan bicara seperlunya di dunia nyata. Itu karena otak mereka sudah terbiasa memproses segala sesuatu yang berbentuk visual (gambar disertai suara).

Untuk menyiasati agar anak tidak larut dalam dunia digitalnya, orang tua harus mencontohkan bahwa bicara itu perlu. Rajin-rajinlah suami-istri atau dengan nenek-kakeknya membicarakan apa saja topik yang positif dan libatkan anak.

Bila anak tidak dilatih berkomunikasi verbal secara baik, dikhawatirkan dia akan sulit mengungkapkan perasaan dengan kata-kata dan memilih untuk ngambek atau ngamuk bila ada yang mengganjal hatinya.

Bagaimana Mengasuh dan Mendidik Gen Alpha?


Generasi Alpha tidak bisa dilarang. Makin kita melarang mereka, makin mereka mendekati apa yang kita larang. Paling baik adalah beri kesadaran dan alasan kenapa mereka tidak boleh terus-terusan nonton YouTube dan main game, misalnya.

Beri contoh. Gen Alpha memproses informasi dari yang mereka lihat sehari-hari (visual), bukan dari apa yang kita katakan kepada mereka. Bila ingin mereka rajin baca buku, misalnya, maka berikan contoh. Ajak dia memilih buku untuknya sendiri dan baca buku bersama-sama.

Pun kalau kita ingin mereka rajin belajar dan dapat nilai bagus di sekolah, jangan sampai cuma nyuruh-nyuruh belajar doang, tapi tidak pernah memeriksa buku pelajarannya, buku catatannya, dan mata pelajarannya. 

Temani dia mengerjakan tugas sekolah dan bantu anak mempelajari mata pelajaran yang kurang dia kuasai.

Jangan sampai kita menyuruh mereka rajin belajar, tapi kita sendiri melihat HP terus, entah untuk balas WhatsApp, browsing Instagram, atau nonton film.

Arahkan dan alihkan. Bila mereka suka nonton YouTube dan TikTok, misalnya, arahkan mereka agar menonton hanya konten yang positif, bukan sekedar hiburan haha-hihi.

Untuk anak-anak Gen Alpha yang masih balita, alihkan mereka untuk melakukan kegiatan fisik lebih banyak daripada melihat gawai. Mendongeng kepada anak menggunakan boneka, menggambar dan mewarnai bersama, atau membaca buku bisa jadi kegiatan untuk mengalihkan Gen Alpha balita untuk terus memegang gawai.

Mengasuh Gen Alpha mudah saja. Selalu dampingi, beri contoh, arahkan, dan jangan melarang. Melarang anak melakukan ini-itu cuma bikin mereka tertekan.

Alam mereka adalah teknologi digital, jadi mengasuh mereka pun kadang harus menggunakan gawai dan internet.

***

Generasi Alpha diperkirakan akan berakhir pada 2024. Mereka yang lahir setelah tahun 2024, menurut generationalpha.com akan diberi nama Generasi Beta atau Gen Beta. Nama itu masih mengikuti kata dari bahasa Yunani. Beta berawalan huruf B yang ada setelah huruf A.

Admin emperbaca.com generasi apa? Admin termasuk Milenial, pastinya. Orang yang masih ngeblog di tahun 2022 sudah pasti Milenial karena generasi yang lebih muda lebih suka ngevlog, bukan ngeblog.

Perbedaan Multiverse Milik Doctor Strange dengan Metaverse

Perbedaan Multiverse Milik Doctor Strange dengan Metaverse

Kalau Anda pernah nonton film Doctor Strange in the Multiverse of Madness lalu mengaitkannya dengan metaverse, itu tidak tepat. Multiverse adalah alam semesta yang jumlahnya banyak, sedangkan metaverse adalah kehidupan di dalam internet.

Pada Doctor Strange in the Multiverse of Madness, Dr. Stephen Strange berkeliling ke multiverse (multisemesta) bersama para sekutu mistiknya dan menghadapi musuh baru yang misterius.

Walau internet adalah bagian dari semesta, ada perbedaan yang mencolok antara multiverse dan metaverse.

(emperbaca.com)

Multiverse

Menurut Ensiklopedia Britannica, multiverse adalah kumpulan hipotetis dari alam semesta yang teramati secara beragam. Masing-masing bagian dari alam semesta dapat diakses secara eksperimental oleh komunitas pengamat yang saling terhubung. 

Alam semesta yang diketahui dapat diamati oleh teleskop berukuran sekitar 90 miliar tahun cahaya.

Sedangkan Hipetetis berarti tidak berdasarkan suatu pengetahuan karena masih berupa dugaan atau sangkaan. 

Maka itu secara umum multiverse (multisemesta) berarti semua yang ada di alam semesta dan (mungkin hidup secara bersamaan antargalaksi (secara nyata, tidak di dalam jaringan seperti internet).

Istilah multiverse diciptakan oleh filsuf Amerika William James pada tahun 1895 untuk merujuk pada makna moral yang membingungkan dari fenomena alam dan bukan pada kemungkinan alam semesta lainnya.

Di film Spiderman: No Way Home, Spiderman kedatangan musuh-musuh lama dari multiverse karena mantra Doctor Strange mengalami malfungsi. Disini pengertian multiverse bukan lagi alam semesta dengan banyak planet, bintang, dan galaksi, tapi bergeser menjadi; alam yang sama dengan dunia nyata tempat tinggal manusia. 

Dengan kata lain multiverse adalah dunia paralel dimana orang-orang yang sama seperti kita menjalani hidupnya di dunia lain. 

Menurut Admin, sih, itu bukan multiverse, tapi alam barzakh alias alam jiwa tempat arwah orang yang sudah meninggal menunggu sampai kiamat tiba.

Beda pengertian multiverse dari yang diketahui umum dan yang ada di Doctor Strange sangat wajar. Gagasan multisemesta telah muncul dalam banyak versi, terutama dalam kosmologi, mekanika kuantum, dan filsafat. Semuanya menegaskan keberadaan fisik aktual dari berbagai konfigurasi potensial atau sejarah alam semesta yang diketahui dari pengamatan.

Fisikawan Max Tegmark dan ilmuwan komputer JΓΌrgen Schmidhuber menganggap multiverse adalah alam semesta yang setara dengan sistem formal matematika dan bahwa semua sistem matematika semacam itu sama-sama nyata. 

Yang terputus dari sistem formal matematika itu disebut alam semesta paralel atau alam spiritual. Alam semesta lain itu (alam barzakh atau alam jiwa-red) dipercaya oleh beberapa orang untuk berhubungan dengan alam semesta yang dapat diamati dan saling berinteraksi. Namun, bagaimana tepatnya interaksi ini terjadi tidak dapat didefinisikan.

Mungkin dengan bantuan paranormal, dukun, atau "orang pintar". Bisa juga dengan media orang yang kesurupan. Aduh, Admin jadi ngelantur.

Metaverse

Metaverse adalah dunia virtual di dalam internet dan dikendalikan oleh orang-orang yang hidup di dunia nyata. Dunia nyata yang dimaksud adalah bumi. Walaupun orang punya kehidupan di metaverse yang berkebalikan dari dunia nyata, tapi mereka tetaplah satu orang.

Kehidupan di metaverse semuanya digital, dibangun oleh aneka bahasa pemrograman yang diciptakan manusia. Untuk melengkapi kehidupan digital di dunia virtual, manusia bahkan menciptakan mata uang dan benda-benda untuk diperjualbelikan.

Kata digital pada internet menjelaskan teknologi elektronik yang menghasilkan, menyimpan, dan memproses data dalam dua keadaan: positif dan non-positif. Positif dinyatakan oleh angka 1 dan nonpositif dengan angka 0. 

Disebut dunia digital karena dasar ilmunya adalah matematika yang berkembang menjadi bahasa pemrograman (instruksi standar yang memerintah komputer untuk menjalankan fungsi tertentu). Semua sistem komputer menggunakan sistem digital sebagai basis datanya.

Sedangkan dunia virtual dapat diartikan sebagai komunitas dalam jaringan yang mengambil bentuk lingkungan berbasis komputer di mana pengguna dapat berinteraksi satu sama lain dan menggunakan serta membuat objek. Istilah ini sebagian besar identik dengan lingkungan virtual 3D interaktif, dimana pengguna mengambil bentuk avatar yang terlihat oleh orang lain.

Proses digital itulah yang menjadi dasar pembuatan internet (antar-jaringan) dan menciptakan dunia virtual. Salah satu dunia virtual yang paling lengkap dan menyerupai kehidupan manusia di dunia nyata adalah metaverse.

Silakan baca : Cara Belanja dan Makan di Metaverse dengan Mata Uang Kripto 

Jika metaverse kelak sudah terbentuk sempurna, manusia bisa punya dua kehidupan yang sama kerennya. Satu di alam nyata, satu di internet. Keduanya bisa saling bertolak belakang atau serupa satu sama lain. 

Doctor Strange berkeliling di multiverse tidak hubungannya dengan metaverse karena dia tidak terhubung ke jaringan internet, melainkan ke dunia gaib yang tidak kasat mata bagi sebagian orang.

Dapat disimpulkan perbedaaan multiverse dan metaverse adalah:

1. Multiverse diciptakan oleh Allah, Tuhan yang Maha Esa. Metaverse diciptakan oleh manusia.

2. Multiverse berada di alam semesta di luar bumi, bahkan diluar akal manusia karena multiverse dapat berupa alam gaib, dan dikendalikan oleh Yang Maha Kuasa. Metaverse ada di dalam bumi dan dikendalikan sepenuhnya oleh manusia.

3. Kehidupan di multiverse (bila ada kehidupan) dijalani oleh makhluk yang berbeda dari manusia. Di metaverse, kehidupan dijalani oleh makhluk (manusia) yang sama karena metaverse adalah kehidupan virtual bagi manusia dalam dunia yang mereka ciptakan sendiri.

4. Multiverse belum nyata dan baru berupa hipotesa (dugaan yang sifatnya ilmiah). Metaverse nyata adanya dan terbentuk walau belum sempurna.

***

Apa yang terdengar dan terlihat mirip, itu hanya kemiripan yang kadang tidak ada hubungan dan kesamaannya. Begitu juga dengan multiverse dan metaverse.