Beda Musik Metal dan Punk dari Aransemen Sampai Pemberontakan

Beda Musik Metal dan Punk dari Aransemen Sampai Pemberontakan

Genre musik heavy metal (selanjutnya kita sebut metal saja) dan punk sama-sama muncul pada 1970-an dan berakar dari musik rock.

 

Awal Mula Kemunculan Heavy Metal

 

Istilah heavy metal (logam berat) secara harfiah muncul tahun 1839. Logam berat saat itu adalah istilah kimia untuk menggambarkan sekumpulan logam yang terhubung secara longgar yang didefinisikan sebagai: sering menjadi racun bagi manusia, termasuk timbal, besi, merkuri, dan lithium.

Satu abad kemudian, istilah heavy metal digunakan oleh novelis Amerika William Seward Burroughs pada novelnya yang berjudul The Soft Machine, terbit pada 1961. Soft Machine. Salah satu karakter novel itu disebut sebagai Uranian Willy: The Heavy Metal Kid.

Bacaan Lain: Rekomendasi Musik Metal Buat yang Belum Suka Metal

Enam tahun setelahnya, istilah heavy metal digunakan oleh band classic rock Steppenwolf pada lagu mereka yang berjudul Born to be Wild. Lirik pada Lagu yang direkam tahun 1967 dan rilis pada 1968 itu ada yang berbunyi, "I like smoke and lightnin, heavy metal thunder."

Lagu Steppenwolf itu ternyata menginspirasi berkembangnya musik heavy metal disusul oleh Black Sabbath yang menjadi pelopor lagu-lagu cadas di era 1970-an.

However, bukan Steppenwolf atau Black Sabbath yang didaulat jadi bapak heavy metal. "Bapak" heavy metal disematkan kepada band asal Inggris Judas Priest.

Band heavy metal pertama di dunia, Judas Priest (foto: judaspriest.com)

Judas Priest yang pertama kali membuat, merumuskan gaya, dan aransemen musik heavy metal di album Rocka Rolla yang rilis pada 1974.

Pada album Sin After Sin yang rilis pada 1977, Black Sabbath bahkan mengikuti kombinasi double bass drum dan rapid 16th-note bass rhythms yang digabung dengan 16th-note guitar rhythms milik Judas Priest.

Kini kita mengenal musik heavy metal dengan banyak subgenre, yaitu:

  1. Avant garde metal
  2. Black metal
  3. Classic metal
  4. Death metal
  5. Doom metal
  6. Folk metal
  7. Glam metal
  8. Gothic metal
  9. Grindcore
  10. Groove metal
  11. Hardcore
  12. Neo-classical metal
  13. Power metal
  14. Progressive metal
  15. Speed metal
  16. Thrash metal

Sejarah Kemunculan Musik Punk

 

Selama tahun 1970-an, ekonomi Inggris berada kondisi di mana tingkat pengangguran tinggi, mengakibatkan kaum muda tidak puas dan marah. Kondisi ini mendorong mereka memberontak dan mengobarkannya lewat lagu dalam kurun waktu 1975-1980.

Pada 1975 band Sex Pistols melakukan live performance mereka di London yang lalu menjadi membuat punk  bukan cuma jadi tren musik, melainkan jadi gerakan pemberontakan sosial dan artistik yang mengguncang tatanan masyarakat masa itu.

Meski sampai sekarang terkenal sebagai pencetus gaya hidup dan gerakan punk, band punk pertama di dunia bukanlah Sex Pistol, melainkan Los Saicos. 

Los Saicos (foto: consequence.net)

Melansir The Guardian, band asal Lima, Peru ini berdiri pada 1964 dan awalnya memainkan lagu-lagu rock. Mereka kemudian mulai memainkan lagu dengan tempo cepat, lirik penuh teriakan, dan riffing agresif yang kemudian jadi ciri khas punk.

Riff adalah rangkaian nada yang dimainkan pada gitar untuk menciptakan melodi utama dari sebuah lagu.

Musik punk punya 22 subgenre, lebih banyak daripada metal. Tiga dari subgenre itu punya subgenre turunan yang kalau ditotal membuat punk punya 39 subgrenre.

Heavy metal dan punk sama-sama berisik dan keras, tapi keduanya bisa dibedakan dari hal berikut.

1. Komposisi Musik


Komposisi musik metal termasuk rumit dengan permainan nada minor dan mayor yang turun-naik. Sedangkan musik punk lebih mudah dimainkan karena tidak butuh komposisi nada serumit metal.

Bagi pecinta punk, musik mereka haruslah berisi luapan hati dan ungkapan jiwa, baik yang resah atau yang bahagia. Petikan gitar dan gebukan drum cuma pelengkap, yang penting curhat harus dikeluarkan lewat lirik, bukan permainan musik.

Maka orang yang baru belajar musik sudah bisa jadi pemain band punk karena komposisi nada yang mudah dimainkan. Sementara itu, seseorang harus mahir memainkan instrumen musik lebih dulu sebelum jadi personel band metal.

Di Indonesia, band punk menyesuaikan diri dengan kultur yang nge-pop, maka aliran band punk kekinian yang ada seperti Saturday Night Karaoke, Stereowall, dan Write the Future lebih condong ke punk-pop daripada punk-rock.

2. Lirik Lagu

 

Lirik lagu metal relatif sopan dibanding punk. Pada subgenre anarcho punk, lirik yang ditampilkan bahkan mengajak orang berbuat kekerasan.

Mungkin itu sebab ada kelompok anarkis bernama anarko yang berbuat onar di unjuk rasa UU Cipta Kerja tahun lalu. Mereka juga kerap melakukan penjarahan, vandalisme, dan pengeroyokan.

Namun, kelompok anarkis itu sangat mungkin cuma mendompleng punk dan tidak terinspirasi dari subgenre anarcho punk karena mereka terbukti berani mengganggu aparat dan masyarakat padahal hidup di negara aman dan demokratis.

Secara umum, lirik yang dinyanyikan band-band metal dan punk di Indonesia tidak sekasar dan sevulgar band luar negeri.

3. Gaya Personel Band

 

Walau sama-sama identik dengan warna hitam dan aksesoris dari kulit, gaya rambut anak metal cenderung gondrong dan awut-awutan.

Sementara itu, anak punk lebih suka bergaya rambut ala mohawk dengan rantai yang menghias tubuh mereka.

Piercing anak punk juga lebih banyak dari anak metal. Tidak semua anak metal punya piercing (tindik tubuh), tapi semua anak punk pasti punya piercing.

4.Gaya Hidup Penggemar


Penggemar dan pengusung gaya hidup punk yang hidup di jalanan punya stigma lebih negatif dibanding anak metal.

Anak punk yang tinggal di jalanan kerap minum alkohol dan kadang memalak pengguna jalan untuk biaya hidupnya. 

Sedangkan penggemar metal mayoritas datang dari kalangan yang lebih baik dari penggemar punk. Walaupun juga minum alkohol, metalhead jarang ada yang mabuk-mabukkan di tempat konser.

***

Kebanyakan band metal dan punk lahir dan berkembang secara independen (indie), termasuk di Indonesia. Mereka membuat musik tanpa dicampuri selera pasar, apalagi label rekaman. Distribusi lagu juga mereka lakukan sendiri dengan mengandalkan jaringan "bawah tanah" dan penggemar setia.

Ini bukan hal aneh karena sejak tahun 2000-an, mayoritas album dan single yang ada di pasaran dikeluarkan oleh label indie, bukan oleh label rekaman besar.

Lagipula label rekaman saat ini cuma dikuasai tiga perusahaan, yaitu Warner Music, Universal Music Group, dan Sony BMG.

Autotune si Penyempurna Nyanyian dan Nada Anti Fals

Autotune si Penyempurna Nyanyian dan Nada Anti Fals

Penyanyi yang performa suaranya saat tampil live tidak seindah di rekaman beberapa diantaranya adalah Kanye West, Selena Gomez, Chris Brown, Taylor Swift, bahkan si queen of pop Madonna, dan princess of pop Britney Spears dikatakan sering menggunakan autotune. 

Kabarnya Tay Tay, panggilan akrab Taylor Swift, sudah jarang menggunakan autotune saat rekaman atau live karena dia sudah intensif berlatih vokal. Meski begitu suara Tay Tay masih belum bervibrato.

Vibrato dapat dijadikan acuan bahwa yang bersangkutan punya bakat menyanyi atau sudah menguasai teknik olah vokal dasar.

Bacaan Lain: Beda Musik Metal dan Punk dari Aransemen Sampai Pemberontakan

Sebenarnya bukan cuma penyanyi negeri Paman Sam saja yang menggunakan autotune, industri musik K-Pop juga menggunakannya, termasuk BTS dan Blackpink. 

Apalagi kita tahu bahwa faktor utama yang harus dimiliki boy dan girl group adalah paras rupawan dan tarian aduhai. Kualitas suara ada di urutan ke sekian.

Apa Itu Autotune?

 

Autotune atau auto-tune adalah prosesor audio yang digunakan untuk memperbaiki suara seseorang saat menyanyi. Autotune membuat vokal jadi bersih, seiring dengan nada, dan aransemen musiknya.

Bukan cuma memperbaiki kualitas nyanyian seseorang, autotune juga dapat digunakan untuk membuat efek suara robotik atau operatic (suara penyanyi opera).

Bacaan Lain: Beda Opera, Operet, dan Drama Musikal

Fungsi Autotune 

 

Walaupun seseorang tidak bisa nyanyi karena fals alias sumbang dan selalu melenceng dari nada, dengan menggunakan autotune suaranya jadi enak didengar ketika dia menyanyi.

Itulah sebab banyak penyanyi Amerika dan Korsel yang suaranya pas-pasan, tapi bisa jadi penyanyi terkenal yang eksis bertahun-tahun. Suara mereka selalu dipoles menggunakan autotune sehingga terdengar merdu dan jernih.

Autotune paling sering digunakan saat rekaman lagu. 

Pada rekaman di masa sebelum teknologi autotune muncul, penyanyi bisa mengulang lagu berkali-kali jika tinggi rendah yang dihasilkan suaranya (pitch) ada yang melenceng dari nada yang semestinya. Sedikit saja ada yang sumbang atau kurang pas dengan nada, si penyanyi harus mengulang nyanyian dari awal.

Maka, untuk menghemat waktu dan tenaga, penggunaan autotune saat rekaman bisa menghindarkan si penyanyi atau band mengulang-ngulang lagu berulang kali.

Saat tampil live di panggung, penyanyi juga dapat menggunakan autotune supaya kualitas suara mereka sama dengan kualitas rekaman.

Cara Kerja Autotune


Autotune untuk nyanyian rekaman digunakan setelah penyanyi selesai menyanyikan satu lagu. Suara dari rekaman akan "dibetulkan" dan diseimbangkan dengan musik dan tempo nada. 

Suara yang sumbang juga akan dikembalikan ke garis nada. Setelah selesai, rekaman siap didistribusikan dalam berbagai bentuk, terutama digital.

Namun, menggunakan autotune saat live concert atau menyanyi real-time tidak semudah memakainya saat rekaman.

Saat menyanyi live, autotune diaplikasikan ke sinyal suara yang masuk ke mikrofon sebelum dikirim ke speaker. Autotune akan membandingkan nada penyanyi dengan pilihan nada yang telah diprogram dari kunci lagu. Setiap nada yang berbunyi di luar nada kemudian dibulatkan ke nada terdekat yang ada di kunci itu. 

Banyak penyanyi lebih suka menggunakan autotune di panggung daripada lipsync. Mereka tidak bisa berimprovisasi dan bisa berinteraksi dengan penonton di sela-sela lagu kalau melakukan lipsync.

Adakah penyanyi Indonesia yang menggunakan autotune?

 

Bisa dipastikan tidak ada penyanyi tanah air yang menggunakan autotune karena mereka benar-benar bisa menyanyi merdu. 

Pengguna autotune kebanyakan artis peran, selebriti internet, atau influencer medsos yang mencoba peruntungan di dunia musik tanpa benar-benar punya bakat menyanyi.

Mereka yang tidak berbakat nyanyi, tapi memaksakan jadi penyanyi tidak akan laku dan tahan lama di Indonesia. Malahan, mereka bisa dirundung habis-habisan oleh netizen di medsos.

Bukan cuma nyanyian manusia saja yang bisa di-autotune, permainan instrumen musik juga bisa. Para DJ sudah mulai menggunakan autotune selain synthesizer untuk memperkaya permainan musik mereka.

Software autotune yang paling banyak gunakan adalah Antares dengan harga mulai dari $399 AS dan hanya bisa dipakai satu kali saja. Antares Audio Technology adalah pembuat autotune untuk profesional pertama.

Kamu juga boleh menggunakan autotune saat rekaman di studio bersama band atau menyanyi sendirian.

Tipe Vokal Bariton dan 9 Subkategorinya

Tipe Vokal Bariton dan 9 Subkategorinya

Bariton termasuk dari 3 tipe suara utama pria yang digunakan untuk menyanyi, yaitu tenor, bariton, dan bass.

Jangkauan nada bariton berada di nada A2-A4, lebih rendah daripada tenor, dan dapat mengjangkau nada F2-C5 yang mana tidak lebih rendah dari bass. 

Bariton termasuk jenis suara yang paling umum pada pertunjukkan opera, selain tenor. 

Penyanyi tenor selalu dapat peran utama disusul oleh penyanyi bariton yang jadi pemeran pendukung. Sementara itu, pria bersuara bass biasanya dapat peran jadi penjahat atau rakyat jelata.

Namun, di pertunjukkan opera modern abad 20, penyanyi  bersuara bass kini dapat peran sebagai bangsawan, orang kaya, atau pejabat, sama dengan penyanyi tenor dan bariton.

Baca Juga :

1. 5 Jenis Suara Dalam Tipe Vokal Bass 

2. 5 Jenis Suara yang Termasuk Vokal Sopran

Pada musik opera abad ke-19 di Italia, tidak ada bedanya antara bariton dan bass. Namun, sejak Mozart banyak menciptakan musik yang jangkauannya ditengah antara tenor dan bass, maka penyanyi yang bersuara diantara itu disebut bariton.

Jenis suara bariton punya 9 subkategori. Sulit membedakan kalau kita mendengarnya dengan suara awam, tapi 9 subkategori bariton ini dapat dibedakan dengan kunci nada di piano. 

1. Baryton-Martin


Disebut juga bariton-ringan. Merupakan suara bariton paling tinggi yang mendekati tenor.

Subkategori baryton-martin ini diberi nama berdasarkan jangkauan nada yang dimiliki penyanyi Prancis, Jean-Blaise Martin di abad 19.

2. Lyric Baritone


Subtipe bariton ini memiliki rentang vokal yang berada antara A2 hingga G4 dan biasanya digunakan dalam peran jenaka.

Di pertunjukkan opera, banyak ditemukan penyanyi yang bertipe vokal lyric baritone daripada subkategori lain. 

3. Coloratura Baritone


Suara coloratura bariton termasuk jarang dimiliki penyanyi opera. Namun, subkategori ini tetap dimunculkan untuk melindungi para penyanyi yang dikontrak untuk peran tertentu.

Bayaran penyanyi coloratura berbeda dengan jenis suara lain karena peran mereka juga beda. Jenis suara coloratura baritone cenderung cepat dengan nada liukan yang dinamis daripada jenis bariton lain.

4. Heldenbaritone


Istilah ini sering dikaitkan dengan Richard Wagner yang suaranya berjenis healdenbaritone atau artinya sama dengan dramatic baritone.

Penyanyi heldenbaritone lumayan banyak ditemukan dipertunjukkan opera di Italia daripada di Prancis, walaupun istilahnya berasal dari Jerman.

5. Kavalierbariton


Seperti halnya heldenbaritone, kavalierbaritone juga digunakan di Jerman untuk mengklasifikasikan jenis suara yang berada di kategori bariton.

Jenis suara ini biasanya cocok untuk peran bangsawan muda karena nadanya yang lebih kuat dari lyric-baritone

6. Verdi Baritone


Suara verdi bariton termasuk bariton berat yang lebih mendominasi di pertunjukkan opera aria atau opera serius di Italia.

Subkategori bariton yang satu ini termasuk yang susah dinyanyikan, tapi mudah digubah oleh para komposer. 

7. Baryton-noble 


Baryton-noble bariton diambil dari bahasa Prancis yang berarti "bariton mulia". Dinamakan seperti itu karena menggambarkan vokalisasi suara yang halus dan kuat.

Suara baryton-noble sudah lebih berat mendekati bass, tapi masih jauh dari jangkauan nada bass. 

8. Dramatic Baritone


Jenis ini punya tessitura yang rendah. Tesssitura adalah rentang vokal yang paling dapat diterima dan dirasa nyaman untuk penyanyi dan juga pada alat musik, yaitu rentang dimana jenis suara tertentu mencapai nada suara terbaiknya.

Seringkali penyanyi dramatic baritone dianggap bersuara bass karena nadanya yang berat.

9. Bass-baritone


Ini nada bariton yang paling rendah dan sedikit saja si penyanyi merendahkan suaranya, dia akan masuk pada jenis suara bass.

Selain dijadikan nama jenis vokal, bass juga dikenal sebagai nama instrumen musik petik yang dimainkan seperti gitar. 

Baca Juga: Beda Opera, Operet, dan Drama Musikal

***

Semua orang yang punya bakat nyanyi dengan tipe vokal bariton bisa berlatih supaya suaranya seperti penyanyi opera yang kuat dan melengking meski tanpa mikrofon.

11 Rekomendasi Lagu Metal Buat Orang yang Belum Suka Metal

11 Rekomendasi Lagu Metal Buat Orang yang Belum Suka Metal

Pemula disini maksudnya adalah mereka yang ingin sesekali dengar musik metal setelah terlalu lama menggemari genre pop, dangdut, atau jazz.

Walau tidak enak didengar karena dianggap berisik dan banyak vokalis band metal cuma teriak-teriak, komposisi nada di musik metal lebih kaya dan variatif daripada pop.

Bacaan Lain: Beda Musik Metal dengan Punk dari Aransemen Sampai Pemberontakan

Satu lagi, sevulgar dan sekasar-kasarnya lirik band metal Indonesia, masih lebih sopan dan halus dibanding band metal luar negeri.

Berikut rekomendasi lagu metal yang cocok didengar pemula. Lagu disusun secara acak oleh emperbaca.com

1. Machinery of Torment - Skullflower


Lagu ini diambil dari film Metal Lords rilisan Netflix. Alkisah duo band metal sedang mencari bassist supaya penampilan mereka di Battle of the Band sempurna.

Tadinya band ini bernama skullfucker, tapi dilarang oleh kepala sekolah dan band mereka ganti nama jadi skullflower.

Alih-alih dapat bassist untuk Battle of the Band, Skullflower malah dapat pemain cello. Karena itu lagunya dapat diterima telinga penggemar pop, bahkan jazz.

2. School of Revolution - Voice of Baceprot


Ini band metal cewek-cewek berjilbab asal Garut yang sudah mendunia. Hampir semua lagu VoB berlirik tergolong halus dan tidak kasar dibanding band metal cowok.

Makanya cocok buat pemula yang ingin mencoba musik metal. Suara vokalisnya juga nge-pop banget, bukan tipikal vokalis rock seperti lady rocker Tantri "Kotak" atau Nicky Astria.

Baca yang Lain Yuk: Kumpulan Lagu Iwan Fals Kolaborasi Dengan Penyanyi Beda Generasi

Pemula yang jarang dengar metal tidak bakalan kaget dengar musik khas metal yang keras.

Judulnya lagu ini nginggris, tapi liriknya berbahasa Indonesia, masih jelas didengar, dan tanpa teriakan.

3. God, Allow Me to Play Music - Voice of Baceprot


Kalau yang ini liriknya full Inggris. Bercerita tentang keinginan seseorang untuk bermusik, tapi terhalang aturan agama (nampaknya).

Mungkin berkaitan dengan para personel VoB yang berjilbab. Jilbab dianggap tanda ketaatan, dan jarang perempuan berjilbab yang nge-band, apalagi metal. Untung saja Indonesia mengikuti mahzab Syafii yang mana suara wanita bukanlah termasuk aurat.

4. Elang dan Satu Sisi - Burgerkill ft Ahmad Dhani


Well, semua orang sudah tahu seperti apa lagu Elang dan Satu Sisi milik Dewa 19, jadi tidak asing lagi dengan lirik dan musinya.

Aransemen musiknya tidak beda jauh dari versi aslinya, cuma lebih menghentak saja. Makanya masih enak didengar oleh orang yang mau coba-coba dengar metal.

5. Kalamaut - Hellcrust


Ini band metal asli Indonesia dan lagunya pakai monolog. Lumayan buat pemula biar enggak kaget waktu pertama kali dengar musik metal.

Setelah monolog di lagunya selesai, jangan lupa headbanging ya. Headbanging adalah mengangguk dan menggerak-gerakkan kepala mengikuti suara musik metal.

6. Purgatory - Downfall


Ini salah satu lagu favorit emperbaca.com, lagu Downfall ini penuh teriakan, tapi musiknya enak didengar.

Pemula bisa menikmati aransemen musiknya saja dan jangan terlalu mikirin vokalisnya ngomong apa Karena di lagu ini ada duetnya. Satu bernyanyi rock, satunya lagi teriak-teriak.

Buat orang-orang yang sering malas bangun pagi, lagu ini bisa jadi penyemangat yang menggairahkan.

7. Pasukan Jiwa Terbelakang - Siksakubur


Siksakubur termasuk band yang sudah lama bergelut di dunia permetalan. Lagu ini metal banget, jadi di telinga awam suara vokalisnya cuma teriak-teriak walau sebenarnya masih jelas lirik yang diucapkannya.

Buat pelepas stres, lagu ini very recommended biar stresnya gak akut jadi depresi.

8. Tiga Titik Hitam - Burgerkill


Masih lanjut dari Burgerkill. Band metal lawas ini termasuk 50 band metal terbaik dunia pada tahun 2020 versi majalah Metal Hammer terbitan Inggris.

emperbaca.com merekomendasikan lagu ini karena punya intro melambat ala pop yang dinyanyikan Fadli Padi. Makin lama lagunya makin keras menghentak, tapi enak didengar oleh pecinta genre non-metal.

9. Unholy Affiction - Soccer Mommy


Mirip seperti Tiga Titik Hitam, intro lagu ini juga lambat. Pas di telinga pemula yang baru mengenal musik metal.

Tidak ada suara hentakan dan teriakan yang bikin ngeri, bahkan cocok didengar di mobil atau saat hendak tidur.

10. Membunuh atau Terbunuh - Beside


Judulnya kayak gini biasa di musik metal, punk, rock, dan hardcore, tapi buat penggemar pop pasti terdengar radikal.

Walau vokalisnya teriak-teriak, liriknya masih jelas didengar. Lagu ini emperbaca.com rekomendasikan buat kamu penggemar pop yang mengalami ketidakadilan di kampus, lingkungan kerja, atau di social circle.

11. Air Mata Api - Burgerkill


Lagu ini musiknya gak terlalu keras dan liriknya jelas didengar. Selain itu admin emperbaca.com senang dengan Burgerkill, jadi kami rekomendasikan lagi Burgerkill lewat lagu Air Mata Api.

***

Setelah dengar lagu-lagu metal, paling enak dengar 12 Lagu Kolaborasi Iwan Fals dengan Penyanyi Beda Generasi.

12 Lagu Iwan Fals Kolaborasi dengan Penyanyi Beda Generasi

12 Lagu Iwan Fals Kolaborasi dengan Penyanyi Beda Generasi

Iwan Fals termasuk musikus gaek yang paling banyak berkolaborasi dengan musisi muda. 

Di zaman orde baru, lagu-lagu ciptaannya berkisah seputar masalah sosial dan ketidakadilan di masyarakat. Banyak lagunya dicekal (cegah dan tangkal) oleh aparat. 

Pada masa itu apapun yang bernuansa kritik, mengajak orang untuk cerdas, dan menceritakan kisah tragis masyarakat dianggap memprovokasi dan membahayakan stabilitas negara. Pelakunya bisa dijerat pasal subversif.

Lagu-lagu Iwan Fals yang dicekal pemerintahan orde baru dan lenyap di pasaran:

  1. Demokrasi Nasi (1978)
  2. Semar Mendem (1978)
  3. Pola Sederhana (Anak Cendana) (1978)
  4. Mbak Tini (1978)
  5. Siti Sang Bidadari (1978)
  6. Kisah Sepi Malam (1978)
  7. Mince Makelar (1978)
  8. Luka Lama (1984)
  9. Anissa (1986)
  10. Biarkan Indonesia Tanpa Koran (1986)
  11. Oh Indonesia (1992)
  12. Imelda Mardun (1992)
  13. Joned (1993)
  14. Mesin-mesin Pembunuh (1994)
  15. Suara Dari Jalanan (1996)
  16. Demokrasi Otoriter (1996)
  17. Aku Tak Punya Apa-apa (1997)
  18. Cerita Lama Tiananmen (1998)
  19. Serdadu dan Kutil (1998)
  20. 15 Juta (1998)
  21. Mencari Kata-kata (1998)

Dia juga pernah dipenjara selama 2 minggu karena menyanyikan lagu Demokrasi Nasi dan Mbak Tini pada konser di Pekanbaru tahun 1984.

Sekarang Iwan Fals yang bernama asli Virgiawan Listianto ini tidak menciptakan lagu berisi kritik dan protes lagi. Namun, dia masih terus berkarya diusianya yang sudah kepala 6. 

Berikut lagu Iwan Fals hasil kolaborasi dengan para penyanyi beda generasi. Lagu disusun secara acak dan tidak berdasarkan tahun rilis oleh emperbaca.com.

1. Satu-satunya - Iwan Fals dan D'Masiv (2016)


Lagu enak banget yang cocok buat kamu yang mau "nembak" pujaan hati. Aransemen dan liriknya khas D'Masiv, tapi Iwan Fals tetap pada cirinya.

Dua musikus ini tetap mempertahankan ciri khas masing-masing dan lagu yang dihasilkan melow tapi tidak cengeng, bahkan kalau diaransemen ulang jadi lagu rock juga tetap enak.

2. Untukmu - Iwan Fals dan Nadin Amizah (2022)


Di lagu ini nampak Iwan Fals menyesuaikan dengan gaya bermusik Nadin. Itu membuktikan bahwa Iwan Fals luwes dan mengikuti perkembangan musik tanah air.

Menceritakan tentang tujuan hidup anak manusia, lagu duet ini merdu banget didengar saat suasana apapun. 

3. Pelukku Untuk Pelikku - Iwan Fals, Jason Ranty, Fiersa Besari, Fourtwnty (2021)


Lagu keroyokan ini aslinya dinyanyikan Fiersa Besari untuk sountrack film Imperfect pada 2019. Walau yang nyanyi sampai empat orang, tapi tetap enak didengar tidak beda dengan lagu asli yang dinyanyikan Fiersa Besari.

4. Para Penerka - Iwan Fals dan NOAH (2016)


Ini termasuk kolaborasi terdahsyat karena baik Iwan Fals dan NOAH sama-sama musikus yang paling banyak digandrungi. 

Lagu Para Penerka agak nge-rock dan cocok didengar saat bangun pagi atau untuk menambah semangat di pagi hari.

5. Selancar - Iwan Fals dan Indra Lesmana (2014)


Sama-sama musikus hebat, hasilnya juga lagu ciamik! Unsur jazz ala Indra Lesmana kental banget, tapi harmonis dengan lirik dan musik ala Iwan Fals.

Cocok didengar saat makan di restoran atau saat berada di kendaraan.

6. 16/01 - Iwan Fals dan Sandrayati Fey (2021)


Judulnya unik, lagunya pun serius, tapi lucu, hanya berisi monolog seperti musikalisasi puisi. Sangat khas Iwan Fals yang diramu dengan aransemen dan lirik kekinian, masih tentang realita sosial.

7. Penghibur Hari - Iwan Fals dan Danilla Riyadi (2021)


Danilla mulai debut jadi penyanyi dan aktris pada 2010, tapi bagi banyak orang namanya tidak terlalu dikenal seperti Raisa, Isyana, atau Maudy Ayunda.

Lagunya mirip seperti lagu kolaborasi Iwan Fals dengan Nadin, cuma yang ini lebih lirih, sendu, dengan tempo nada lambat. 

8. Satu-satu #Bersatu Untuk Merdeka - Iwan Fals dan Hindia, Rendy Pandugo, Petra Sihombing (2021)


Di video musik Satu-satu ini Iwan Fals kelihatan sudah sepuh, tapi suaranya tetap oke bersanding dengan para penyanyi muda.

Selain menyanyi, semua penyanyi termasuk Iwan Fals memainkan instrumen musik. 

9. Patah - Iwan Fals dan Enda Ungu (2021)


Berhubung Enda bukan vokalis band Ungu, jadi di lagu Patah ini dia berkolaborasi dalam aransemen lagu bersama Iwan Fals.

Lagu ini bercerita tentang seseorang yang tidak kuat ditinggal orang terkasih.

10. Anak Betawi - Iwan Fals dan Armada Band (2020)


Lagu ini dinyanyikan Iwan Fals dan Armada di konser film Akhir Kisah Cinta si Doel. Generasi 80 dan 90-an sudah pasti hapal lagu ini karena sinetron Si Doel Anak Sekolahan sangat populer di era 1990-an.

11. Minyak Goreng - Iwan Fals dan Raja Pane (2022)


Lagu ini khusus dibuat Iwan karena kelangkaan minyak goreng yang membuat masyarakat susah. dibawakan dengan gaya khas monolog Iwan Fals tiap kali menyanyi tentang realita sosial. 

12. Ijinkan Aku Menyayangimu - Iwan Fals dan GEISHA (2017)


Termasuk lagu lama yang masih enak didengar sampai sekarang, seperti semua lagu Iwan Fals yang tak lekang dimakan waktu.

Lagu Indonesia Judulnya Juni, Ini 9 Rekomendasinya

Lagu Indonesia Judulnya Juni, Ini 9 Rekomendasinya

Juni seharusnya sudah masuk musim kemarau sampai Oktober nanti. Kalau di bulan Juni hujan masih turun itu berarti terdapat anomali cuaca seperti tahun 2022 ini. 

Gak pake basa-basi, inilah lagu Indonesia berjudul Juni versi emperbaca.com. Klik tanda play untuk mendengarkan lagu. 

1. Hujan Bulan Juni - Dua Ibu


Rilis pada tahun 2005, lirik lagu ini adalah syair dari puisi berjudul sama karangan sastrawan Sapardi Djoko Damono. 

Hujan Bulan Juni juga pernah diangkat ke layar lebar pada 2017 dan lagu soundtracknya yang berjudul sama dinyanyikan oleh Ghaitsa Kenang.

Aransemen lagu yang dinyanyikan Dua Ibu ini bernuansa jadul, kayak dibuat tahun 80-an. Sendu dan cocok buat mengiringi adegan teatrikal.

Hujan Bulan Juni juga dirilis ulang oleh Reda Gaudiamo dan Ari Malibu pada 2017. Kemudian dinyanyikan ulang oleh Niesya dan Irwansyah Harahap pada Maret 2021. Ari Malibu wafat pada Juni 2018 akibat kanker yang dideritanya.

2. Juni (You Will Always Gonna Be My Love) - AVIWKILLA


Sudah gak aneh AVIWKILLA pasti bikin lagu yang judulnya nama-nama bulan, termasuk Juni. Cuma, judulnya aneh karena ada will dan gonna be

Bacaan Keren: Lagu Indonesia Judulnya Mei

Menurut emperbaca.com, You Will Always Be My Love sudah cukup atau You Always Gonna Be My Love. Apa mereka gak nanya dulu sama guru bahasa Inggris atau sengaja dibuat begitu biar lucu?! Entah.

Lagu ini sudah rilis pada 2021 dengan nada manis-manis lembut, cocok didengar di segala suasana selagi sendirian di kamar, di mobil, atau rame-rame saat ngumpul.

3. Juni - Bintang


Bintang termasuk nama unisex yang bisa dipakai lelaki dan perempuan. Kalau si penyanyi lagu Juni ini perempuan.

Lagu yang rilis pada Februari 2022 ini punya ritme ceria. Enak didengar saat bangun tidur dan bersiap untuk berangkat beraktivitas.

4. Juni - Rifqi Tio


Lagu yang rilis pada Februari 2021 ini bercerita tentang laki-laki yang menyesal telah menyakiti hati kekasihnya. Bisa ditebak, ya, ini pasti lagu sendu. Aransemennya pakai iringan biola jadi makin enak didengar.

Suara Rifqi sekilas agak mirip Fadli Padi, tapi dengan tone lebih ringan dan tinggi.

5. Satu Hari di Bulan Juni - Tulus


Semua lagu yang dinyanyikan Tulus sudah pasti enak didengar ditelinga para pecinta musik pop. Walau ini lagu lama yang rilis pada 2014, tapi masih enak didengar sampai sekarang dan 10 tahun lagi.

Lagunya ringan dan dibuat dengan aransemen jazz-blues klasik. Paling enak didengar waktu di mobil atau saat senja menikmati kudapan dan teh panas atau kopi.

6. Dingin di Bulan Juni - Karnamereka


Lagu yang ini riang dan ceria, enak didengar sebagai mood booster dan membangkitkan semangat di pagi hari.

Band indie Karnamereka merilis lagu ini pada 2018 dan menceritakan tentang anak rantau yang kesepian dan ingin bertemu ibunya di kampung halaman.

7. Selamanya Juni - Junior Soemantri


Juni pada lagu ini tidak eksplisit berarti nama orang karena liriknya bisa bermaksa bulan Juni yang amat berkesan.

Selamanya Juni adalah album solo kedua Junior setelah album Melaju yang rilis tahun 2015.

8. Satu Malam Bulan Juni - Gardika Gigih


Ini lagu instrumentalia alias tanpa lirik atau syair. Gardika merilis pada 2022 dan enak banget buat relaksasi atau didengar sebelum tidur.

9. 15 Juni - JHVNX


Nama rapper asal Ungaran ini susah diingat dan sulit diucap, maka banyak yang melafalkannya dengan Jevonix. Mengisahkan tentang perjalanan hidup seseorang yang dimulai pada 15 Juni 2021.

Jevonix boleh juga buat penyegar di dunia musik Indonesia karena sangat sedikit penyanyi rap Denada, Iwa K, Igor Saykoji, Rich Brian, 8 Ball, dan Laze yang kita punya.

Sayang, suara Jevonix kurang merdu untuk penyanyi rap. Terkesan napasnya masih pendek walau penguasaannya nadanya lumayan baik.

***

Demikian lagu Indonesia berjudul Juni versi emperbaca.com.

Konser Musik di Indonesia Tahun 2023

Konser Musik di Indonesia Tahun 2023

Sejak tahun 2022 ini sudah ada festival musik dan konser musisi Indonesia yang diselenggarakan secara langsung dengan kehadiran penonton. 

Festival musik yang berlangsung tahun ini ada festival Balkonjazz dan konser IDGAF yang digelar pada 14 Mei lalu. Masih di bulan Mei ada Java JAzz Festival pada 27-29 Mei 2022 di JIExpo Kemayorab, Jakarta. Kemudian Ubud Village Jazz Festival pada 12-13 Agustus 2022, dan menyusul ada festival musik Pestapora yang dihelat pada 23, 24, 25 September 2022. 

Ini menandakan Indonesia sudah berada dalam fase endemi, tidak lagi pandemi. Kalau masih pandemi, aparat kepolisian pasti tidak bakal mengizinkan konser dan festival musik diadakan dengan kehadiran penonton.

Yang paling dinantikan adalah konser Justin Bieber yang akan helat pada 3 November 2022 di Jakarta. Justin terakhir konser di Jakarta pada 2011.

Nah, untuk tahun 2023, sudah ada jadwal konser internasional yang akan manggung di Indonesia.

1. Westlife

Salah satu boyband paling hits di awal 2000-an ini bakal konser lagi di Jakarta pada 11 Februari 2023 di Gelora Bung Karno.


Band asal Irlandia yang kini beranggotakan Shane Filan, Mark Feehily, Kian Egan, dan Nicky Byrne ini akan menampilkan konser bertajuk The Wild Dreams. 

Westlife ditinggal Brian Mcfadden pada 2004 dan kemudian bubar pada 2014. Empat anggota yang lain kemudian mengadakan reuni pada 2018 dan sejak itu kembali mengadakan konser di berbagai tempat.

Harga tiketnya ada di kisaran Rp1.450.000 sampai Rp3.500.000 belum termasuk harga tiket untuk kelas VVIP yang tiketnya cuma bisa dibeli langsung di promotor.

2. Hammersonic

Festival musik cadas terbesar di Asia Tenggara ini telah diselenggarakan di Jakarta sejak tahun 2012. Konser ini akan diadakan lagi pada 18-19 Maret 2023

Nantinya akan ada 53 band rock dan heavy metal dari dalam dan luar negeri yang akan tampil di Hammersonic 2023. Beberapa diantara band itu adalah Slipknot, Black Flag, Batushka, Devourment Trivium, Within Destruction, Sinister, dan Jeruji. 

Harga tiket terusan untuk masuk ke Hammersonic seharga Rp2.300.000. Para penonton juga harus sudah menerima vaksinasi booster yang dibuktikan dengan aplikasi Peduli Lindungi.

5 Jenis Suara Dalam Tipe Vokal Bass

5 Jenis Suara Dalam Tipe Vokal Bass

Bass atau bas adalah tipe vokal paling rendah dalam jenis suara penyanyi pria. Rendah dalam artian, bila suara yang muncul saat seorang lelaki menyanyi terdengar berat berdebam, itulah suara bass. Jangkauan nada tipe vokal bass ada di nada E hingga C1. 

Penampilan penyanyi bass opera asal Jerman, Kurt Moll (1935-2017) foto: New York Times.

Penyanyi Indonesia yang punya suara bass adalah Broery Marantika yang dikenal dengan nama Broery Pesolima. Ada pula Bob Tutupoli dan Kris Biantoro.

Waduh, apa enggak ada penyanyi bass yang lebih kekinian dari era 1070 dan 1980-an? Ada. Fabio Asher dan Jourdry Pranata bisa disebut sebagai penyanyi masa kini yang bersuara bass. Menengok kebelakang ada Baby vokalis band Romeo dengan lagu hitsnya berjudul Bunga Terakhir.

Jarang ada penyanyi pop bersuara bass dimungkinkan karena tipe suara lebih cocok untuk pertunjukkan opera. Barry White mungkin jadi satu dari sedikit penyanyi jazz terkenal dunia yang bersuara bass.

Vokal Bass di Pertunjukkan Opera


Pada abad 18, meski penyanyinya sering dapat peran sebagai penjahat, suara bass punya peran struktural yang penting sebagai fondasi harmoni yang mendukung penyanyi tenor. Para penyanyi tenor selalu jadi pemeran utama, tapi tanpa penyanyi bass, sebuah pertunjukkan opera akan hambar dan tidak menarik.

Menarik Dibaca: Kekhasan Opera dan Operet dari Drama Musikal

Berperannya penyanyi bass jadi penjahat atau orang tua dan orang yang lemah karena tipe vokal bass (pada masa itu) dianggap tidak butuh virtuoso tinggi seperti penyanyi tenor. Virtuoso dalam dunia tarik suara berarti teknik menyanyi yang sulit dipelajari sehingga penyanyi yang menguasainya dapat disebut sebagai maestro.

Subkategori Tipe Vokal Bass


Seperti semua tipe vokal manusia, jenis suara bass juga punya subkategori. Banyaknya jenis suara hanya dari vokal bass saja, membuktikan bahwa manusia diciptakan oleh Yang Maha Kuasa dengan segala keunikannya.

Bacaan Keren: Suara yang Termasuk Tipe Vokal Sopran

Berikut adalah tujuh jenis suara yang termasuk dalam tipe suara bass.

1. Basso cantante (singing bass). Jenis bass ini punya jangkauan paling tinggi dan lebih liris. Vibrato penyanyinya lebih cepat dan biasa dinyanyikan penyanyi opera Italia daripada Jerman atau Prancis. 

2. Hoher bass (high bass). Sering disebut juga sebagai bass-baritone karena jenis vokal ini terlalu rendah untuk disebut baritone, tapi masih terlalu tinggi untuk disebut sebagai bass.

Istilah hoher bass muncul di akhir abad ke-19 untuk menggambarkan penyanyi bass di pertunjukkan opera Wagnerian di Jerman.

3. Jugendlicher bass (juvenile bass) alias suara bass khas anak muda. Meskipun penyanyinya sudah tua, bila karakter vokal bassnya ringan dan seperti suara anak muda, si penyanyi termasuk dalam vokal jugendlicher bass.

4. Basso buffo (funny bass). Pada opera, suara basso buffo sering menyemarakkan suasana karena tingkah lucunya. Karakter suara penyanyi bersuara basso bass cenderung riang, gesit, dan seperti diselipkan tawa. Penyanyi basso buffo paling terkenal adalah Enzo Dara asal Italia yang lahir pada tahun 1938 dan wafat pada 25 Agustus 2017.

Menurut J. B. Steane dalam Voices, Singers & Critics, suara basso profondo berasal dari metode produksi nada yang menghilangkan vibrato cepat khas Italia. Hasilnya adalah ketukan yang lebih lambat, tapi dengan "goyangan" nada yang lebih cepat.


5. Dramatic basso profondo (low bass). Jenis suara bass paling rendah dan paling kuat. Penyanyi basso profondo terkenal era 1980-an adalah Mikhail Zlapolsky dari Uni Soviet dan Boris Christoff dari Bulgaria.

5 Jenis Suara yang Termasuk Dalam Vokal Sopran

5 Jenis Suara yang Termasuk Dalam Vokal Sopran

Sopran atau Soprano adalah jenis suara wanita bernada paling tinggi yang umumnya digunakan pada pertunjukkan opera. 

Saking tingginya suara si penyanyi bisa melengking hingga takbisa ditirukan orang yang bukan penyanyi. Secara umum suara atau vokal wanita ketika bernyanyi dibagi menjadi sopran, mezzosopran, dan alto.

Walau identik dengan suara wanita, ada juga pria yang bisa menyanyi dengan rentang nada sopran. Nada sopran berada di sekitar C tengah sampai ke C dua oktaf diatasnya. Pria yang bisa bernyanyi tinggi di nada sopran disebut sopranis

Jangkauan nada untuk vokal sopran pada piano (theopera101.com)

Mariah Carey adalah penyanyi sopran non-opera paling terkenal di industri musik pop. Sekarang dia sedang mengurangi aktivitas menyanyi dan membuat single supaya pita suaranya tetap terjaga.

Sementara itu, sopranis Indonesia paling terkenal adalah Pranadjaja yang tutup usia pada tahun 1997. Beliau juga mendirikan sekolah vokal tersohor bernama Bina Vokalia.

Asal Istilah Sopran


Sopran berasal dari bahasa Italia "sopra" yang berarti tinggi, diatas, atau melampaui. Istilah sopran juga berasal dari bahasa Latin, yaitu "superius" yang mengacu pada jenis suara manusia yang paling tinggi.

Kata superius kerap digunakan pada paduan suara dan pertunjukkan musik pada abad 13 sampai 16 di Eropa sebelum dipakainya istilah sopra. Pada perjalanannya, istilah sopra dipakai mulai abad ke-16 seiring munculnya pertunjukkan opera pertama di dunia dari Italia.

Yuk baca: Opera, Operet, dan Kekhasannya dengan Drama Musikal

Di Indonesia, penyanyi bersuara sopran sering disebut sebagai penyanyi seriosa karena identik dengan opera yang merupakan pertunjukkan serius. Penyanyi sopran paling tersohor yang kita punya adalah Aning Katamsi.

Pada masa kekinian, Putri Ayu, Gita Gutawa, dan Vania Larissa juga termasuk  penyanyi sopran yang dimiliki Indonesia. Sayang, Gita Gutawa kini lebih banyak bekerja di belakang layar sebagai produser musik dan komposer. 

Berdasarkan jangkauan vokalnya, suara sopran terbagi jadi lima kategori utama, yaitu:

1. Coloratura

Sopran Coloratura adalah jenis suara sopran yang suka larian-larian melengking, rendah, kemudian meliuk-liuk.

Bukan cuma suara penyanyinya saja yang meliuk-liuk dan punya teknik yang sulit. Komposisi musik untuk mengiringi coloratura juga tergolong sulit.

Coloratura berasal dari bahasa Italia yang artinya berwarna. Pun berasal dari bahasa Latin "colorare" yang artinya warna. Bukan mewarnai secara harfiah, melainkan berhubungan dengan unsur musik dan teknik menyanyi.

Jenis suara coloratura adalah yang pertama dipakai para penyanyi wanita di pertunjukkan saat opera muncul pertama kali di Italia sampai sekarang. Penyanyi pop bertipe vokal coloratura adalah Bebe Rexha.

2. Soubrette

Secara harfiah, soubrette, diambil dari bahasa Prancis, berarti wanita muda yang genit dan sembrono. Kenapa tiba-tiba ke Prancis, padahal suara sopran mengambil istilah dari bahasa Italia?

Opera ditampilkan pertama kali di Italia pada tahun 1597 lalu masuk ke Prancis pada tahun 1800-an. Di Paris, ibukota Prancis, opera berkembang pada 1850-an menjadi operet yang tidak lagi serius karena diselingi adegan canda dan tawa.

Karena itulah penyanyi sopran bertipe soubrette kerap menyanyi di pertunjukkan operet karena nyanyiannya dianggap ringan dan tidak seserius penyanyi opera. 

Walau dianggap lebih ringan dengan musik yang lebih ceria daripada coloratura, orang awam bakal kesulitan menikmati lagu dari penyanyi bersuara soubrette bila mereka nyanyi di operet. Tingginya nada yang mereka jangkau membuat kuping banyak orang malah tidak bisa menikmatinya.

Penyanyi dunia yang ditengarai bersuara soubrette adalah Nicky Minaj, Carly Rae Jepsen, dan Britney Spears si Princess of Pop, dengan jangkauan vokal 4 oktaf.

3. Lyric

Disebut juga sopran liris/lirik atau lyric soprano. Suara sopran lirik adalah suara nyanyian yang paling banyak dimiliki wanita penyanyi opera. Sopran lyric umumnya punya tessitura yang lebih tinggi dari soubrette dengan rentang nada di sekitar C tengah (C4) hingga D tinggi (D6).

Tessitura adalah rentang vokal yang paling dapat diterima dan dirasa nyaman untuk penyanyi dan juga pada alat musik, yaitu rentang dimana jenis suara tertentu mencapai nada suara terbaiknya.

Penyanyi pop bersuara lyric soprano yang sedang digemari di masa kini adalah Camila Cabello, P!nk, Kelly Clarkson, dan Billie Eilish. Vokal Billie Eilish termasuk unik karena dia bisa bernyanyi di jangkauan nada soubrette seperti Britney Spears.

4. Spinto

Secara harfiah "spinto" artinya dorong. Jenis suara ini lebih lembut dari lyric soprano sekaligus lebih kuat dari dramatic soprano.

Para penyanyi spinto soprano atau sopran spinto di pertunjukkan opera kerap mengakhiri nyanyian secara deklamatif, baik berupa penegasan lagu atau untuk mengakhiri opera dengan akhir yang manis. Mendiang Whitney Houston termasuk penyanyi pop bertipe vokal spinto soprano.

5. Dramatic

Jenis suara sopran dramatik lebih berat dan rendah dari semua jenis suara dalam sopran. Karena itu suara yang dihasilkan akan terdengar lebih "berwibawa dan sangar" daripada melengking tinggi.

Tipe vokal dramatic soprano banyak digunakan pada opera yang mengisahkan tentang perjuangan heroik, kepahlawanan, atau kadang kisah cinta yang tragis.

Penyanyi yang punya suara dramatic soprano adalah Nicole Scherzinger dengan jangkauan vokal 4 oktaf.

***

Tidak semua penyanyi bertipe suara sopran/soprano bisa menyanyi dengan teknik opera karena mereka harus berlatih vokal menggunakan teknik bel canto atau sesuai jenis suara yang mereka punya (coloraturo, soubrette, lyric, spinto, atau dramatic). 

Kebalikannya, semua penyanyi opera pasti bisa menyanyi pop. Kalau kamu gak punya bakat nyanyi, woles aja, kamu tetap bisa jadi juara nyanyi di kamar mandi dan karaoke.

Lagu Indonesia Judulnya Mei dan 6 Rekomendasinya

Lagu Indonesia Judulnya Mei dan 6 Rekomendasinya

Brur and Ses pendengar setia musik Indonesia jangan sampai ketinggalan, nih, lagu-lagu Indonesia yang judulnya Mei. Enak-enak banget, lho! Buat didengar di mobil oke, didengar di kamar pas sendirian, oke juga. Pas lagi nyapu-ngepel juga asoy!

Yuk, simak 6 lagu Indonesia berjudul Mei yang emperbaca.com rangkum buat kamu.


1. Mei - Kangen Band

Walau lagu jadul ini rilis pada bulan Mei 2009, tapi kisahnya bukan tentang bulan Mei, melainkan gadis bernama Mei yang katanya telah jadi hedonis. Sifat Mei yang berubah jadi liar, membuat hubungannya dengan kekasih jadi bubar. 

Setelah si kekasih punya pacar baru, tiba-tiba Mei kembali dan minta balikan, padahal dia yang menghilang.

Selagi lagu ini dirilis, anggota Kangen Band yang paling tersohor, yaitu Andhika, masih jadi vokalisnya. Sesuai genre Kangen Band yang mengusung pop Melayu, lagu Mei juga agak kemelayu-melayuan meski tidak kental.

2. Mei (Insecure) - AVIWKILLA

Duo AVIWKILLA emang keren! Mereka termasuk produktif karena selalu bikin lagu yang judulnya bulan, dari November, Desember, Januari sampai Mei semua ada. Walau nama-nama bulan ini hanya sebagai penanda bahwa mereka telah merilis lagu di bulan tersebut, duet Thana dan Uki tidak mau kreasi musik mereka cuma disitu saja.

Hal itu dibuktikan dengan rilisnya beberapa judul lagu mereka yang judulnya tidak ada embel-embel nama bulan, seperti Cinta Main-main, Jangan Marah Dulu, dan Malu tapi Rindu.

Lagu Mei (Insecure) sama manisnya seperti semua lagu AVIWKILLA. Liriknya punya pesan moral kalau jadi orang itu jangan gampang insecure. Banyak-banyak saja bersyukur. Ketje bangetlah pokoknya!

3. Mei - Ruang Potpuri Mimpi

Lagunya berkisah tentang seseorang yang ingin bulan Mei cepat berlalu supaya segala kesulitan hati dan hidup terselesaikan.

Judul lagu Mei ini termasuk dalam mini album bertajuk Kebun Memori yang berisi tiga lagu. Dari sisi aransemen, vokal, dan lirik biasa-biasa aja, sih. Sama seperti band pop lainnya yang sering manggung di kafe-kafe atau pentas seni.

4. 13 Mei - 9Volt

Ini lagu buat para metalhead yang senang headbanger. Cocok juga buat yang butuh semangat saat bangun di hari Senin.

Walau musiknya metal, lirik lagunya masih enak didengar dengan suara vokalisnya yang jernih dan merdu, seperti band Power Metal. Jadi penyuka pop juga masih bisa menikmati saat sedang butuh jenis musik lain untuk meluapkan kekesalan pada jiwa.

5. 14 Mei - Study is Sucks

Nama bandnya enggak banget, ya. Belajar adalah salah satu hal paling berguna buat kita. In the meantime, lagu berjudul 14 Mei ini gak ada hubungannya sama sekolah, melainkan berceloteh tentang patah hati.

Saking kecewanya, si penyanyi sampai tidak lagi percaya dengan cinta dan yakin hidupnya akan baik-baik saja tanpa wanita. 

Band yang kerap membawakan lagu-lagu rock ini baru berdiri pada 2018. Dari namanya amat mungkiin ini adalah band indie yang memproduksi dan menyebarkan sendiri karya-karyanya. Lagu ini bisa didengar di Joox, Spotify, dan YouTube Music, 

6. Kopi di Bulan Mei - Klan Band

Cinta itu nikmatnya seperti minum kopi, makanya lagu ini cocok buat yang lagi pdkt dan jatuh cinta. Karena saat bertemu dan berbicara dengan gebetan, rasanya lebih hangat dari pelukan walau telah kehilangan. 

Sesuai judul, lagu ini paling enak didengar sambil ngopi saat hujan. Cocok juga didengar saat kena macet di perjalanan atau saat ngumpul dengan teman-teman.

***

Demikian referensi lagu Indonesia berjudul Mei yang telah tayang di bulan April oleh emperbaca.com.

Opera, Operet, dan Kekhasannya dengan Drama Musikal

Opera, Operet, dan Kekhasannya dengan Drama Musikal

Opera dan operet (atau operetta) adalah seni pertunjukkan drama dan musik orkestra yang mirip dengan teater. Bila menonton teater kita lebih banyak menyaksikan akting para pemainnya, maka di opera dan operet, porsi drama dan musik sama banyak. Kadang-kadang dalam pertunjukkan opera, kita akan menikmati lebih banyak musikal ketimbang dramanya.

Lalu, apa beda opera dan operet kalau dua-duanya sama-sama pertunjukkan drama dan musik?

Opera adalah teater musikal yang serius, enggak ada humor dan ketawa-ketiwi di pertunjukannya. Kalau operet ringan karena dimasuki unsur komedi, candaan, dan tarian riang gembira. Mungkin karena ringan, jadi orang Indonesia lebih suka nonton operet daripada opera. 

Sejarah Opera


Berhubung ada juga Opera sebagai nama peramban, kalau kita Googling sejarah opera, maka antara pertunjukkan opera dan Opera Browser sama-sama tampil di halaman satu Google. 

Pada abad ke-14, sekelompok orang Italia multiprofesi yang tinggal di kota Firenze (Florence) dan tergabung dalam kelompok seni bernama Florentine Camerata, memutuskan untuk membuat kembali cerita drama Yunani dalam bentuk pergelaran musik. 

Pertunjukkan Florentine Camerata paling terkenal adalah Dafne yang musiknya digubah oleh Jacopo Peri pada tahun 1597. Gelaran musik berbalut sedikit drama berjudul Dafne itu kemudian dianggap sebagai opera pertama di dunia. 

Penyanyi opera klasik (Business Insider)

Dari Italia, opera mula-mula masuk ke Prancis lalu menyebar ke Eropa Tengah yang sekarang menjadi negara Austria, Ceko, Slowakia, Jerman, Hungaria, Polandia, Romania, dan Swiss.

Di Indonesia, musik klasik sudah sering digelar dalam bentuk konser orkestra, tapi pertunjukkan opera amat sangat jarang. Bukan karena Indonesia tidak punya komposer dan penyanyi musik klasik, tapi tidak ada yang mau nonton opera.

Sejarah Operet

 

Operet, menurut KBBI adalah opera ringan (nyanyian dan dialog yang disuguhkan secara bergantian) dengan unsur roman dan satir.

Opera dari Italia yang masuk ke Prancis kemudian menjadi operet yang berkembang pada tahun 1850-an. Karena disukai banyak kalangan, operet pun sampai ke Amerika Serikat yang dibawa para penampil Eropa.

Pada waktu opera muncul, menurut Oxford Bibliographies, Prancis punya aturan sendiri mengenai teater, sedangkan para seniman ingin membuat opera sesuai kreativitas mereka sendiri. Maka, muncullah opera yang kemudian punya sistem dan institusinya sendiri.

Pertunjukkan operet di Indonesia yang paling terkenal, versi emperbaca.com, adalah Operet Bobo yang diselenggarakan oleh Majalah Bobo. Operet Bobo pertama pentas tahun 1988 dan masih berlangsung sampai 2004 yang pentas di beberapa kota besar.

Ciri Khas Pertunjukkan


Opera dianggap pertunjukkan "serius" karena musiknya bergenre klasik murni. Sebelum mikrofon ditemukan dan dipakai dalam opera, para penyanyinya menggunakan teknik cincin vokal untuk menambah kekuatan suara supaya terdengar sampai ke penonton paling belakang.

Sampai sekarang teknik itu masih digunakan. Walau penyanyi opera sudah dibolehkan pakai mikrofon, tapi di banyak pertunjukkan (terutama di gedung opera), mereka masih menyanyi tanpa mikrofon.

Karena musiknya bergenre klasik yang sulit dinikmati telinga dan unsur dramanya cuma sedikit (sudah sedikit, "berat" pula), tidak banyak orang masa kini yang senang nonton opera. 

Lain halnya dengan operet, karena selalu disisipi humor dan musik yang tidak melulu klasik. Para pemeran operet bisa menyanyi sambil tertawa lalu tiba-tiba mereka berakting marah yang ditimpali nyanyian dari pemeran lainnya. Maka pertunjukkan operet lebih dinamis daripada opera.

Para penampil dalam Operet Bobo berjudul Pika-pika Kora (Majalah Bobo)

Itu sebab sejak muncul di Paris dan menyebar ke hampir banyak negara, operet enak dinikmati semua kalangan, bukan cuma bangsawan, pejabat negara, dan orang kaya.

Jenis dan Tipe Vokal yang Digunakan Penyanyi Opera


Secara umum, jenis suara yang cocok untuk penyanyi opera wanita berada di jenis sopran, mezzosopran, dan contraltos. Sedangkan untuk pria adalah countertenor, tenor, bariton, dan bass. Meski begitu, para pemilik vokal sopran, dan tenorlah yang paling banyak jadi penyanyi opera. 

Orang dengan karakter vokal rock, dangdut, jazz, dan pop sulit untuk jadi penyanyi opera karena jenis suaranya tidak cocok dengan musik klasik yang jadi kekhasan opera.

Selain menggunakan teknik cincin vokal, para penyanyi opera terkini juga menggunakan teknik bel canto. Teknik ini mengharuskan mulut dan tenggorokan terbuka lebar saat menyanyi. Itulah sebab suara penyanyi opera mampu memecahkan gelas anggur saking powerful dan mampu mencapai frekuensi 2000 Hz.

Di Indonesia, lagu opera yang berteknik vokal tinggi, melengking, dan butuh napas panjang itu dikenal dengan istilah seriosa, berasal dari kata serious/serius. Di luar negeri cukup disebut sebagai vokal ala opera atau operatic voice.

Seriosa juga diambil dari kata 'seria' dalam bahasa Italia yang artinya serius. Kata seria juga lekat pada opera, yaitu opera seria yang berarti opera serius.

Disebut opera seria karena, jenis pertunjukkan yang banyak dimainkan di Italia pada tahun 1710-1770 adalah opera serius. Jadi, istilah seriosa mengikuti asal kata seria atau serious.

Penyanyi Indonesia yang punya vokal seriosa adalah Gita Gutawa, Putri Ayu, dan Vania Larissa. Di masa lalu kita punya Aning Katamsi, Christopher Abimanyu, dan Rose Pandanwangi.

Jenis Vokal yang Digunakan Pada Operet


Operet di Eropa masa lalu juga dinyanyikan oleh penyanyi sopran dan tenor, sama seperti opera. Di Eropa dan Amerika mayoritas operet masih dimainkan seperti gaya lama yang menggunakan orkestra dengan banyak musik klasik dan sedikit pop.

Maka, tipe vokal penyanyi operet hampir sama dengan opera, yaitu operatic voice, walau di masa kini penyanyi pop juga bisa tampil di operetSelain menyanyi, para penampil operet juga harus mahir menari dan berakting di panggung.

Di Indonesia, karena hampir tidak ada operet selain Operet Bobo, maka pertunjukkannya pop banget, lebih mirip seperti drama musikal.

Apa bedanya opera dan operet dengan drama musikal?


Pertunjukkan drama musikal mirip sekali dengan operet. Melansir taminoautographs.com, para penampil di operet dan drama musikal harus punya kemampuan menyanyi, akting, dan menari sama baiknya. 

Di opera tidak ada tarian, apalagi candaan, penampil hanya perlu menyanyikan musik klasik sebaik mungkin, akting belakangan. Kebayang dong boringnya cuma dengarin musik klasik dari awal sampai pertunjukkan selesai. 

Pertunjukkan teater musikal Petualangan Sherina (indonesiakaya.com)

Drama musikal punya kebebasan dalam memainkan jenis musik, tidak harus orkestra. Musik rekaman dari berbagai genre dan Top 40 juga boleh ditampilkan di drama musikal. Pun tipe karakter vokal penampilnya boleh macam-macam, termasuk dangdut. 

Film musikal dangdut dulu banyak dimainkan oleh Rhoma Irama. Sedangkan film musikal legendaris adalah The Sound of Music yang dbintangi Julie Andrews.

Tidak seperti di opera dan operet yang para penampilnya tampil live. pada pertunjukkan teater musikal, para penampil kadang-kadang merekam lebih dulu suara mereka kemudian tampil lipsync (lip synchronization) di panggung.

Ini biasanya dilakukan bila teater musikal ditampilkan bukan di gedung teater, misal di aula kampus, gedung serbaguna, atau di taman kota. 

***

Sebenarnya gedung untuk pertunjukkan opera (dan operet) berbeda dengan gedung teater. Gedung opera haruslah punya "medan suara" supaya suara penyanyi dan orkestra dapat terdengar ke seluruh penjuru walau tanpa mikrofon. 

Sedangkan gedung teater tidak perlu medan suara, tapi punya panggung besar untuk menampung banyak properti dan pemain dalam satu waktu.

Berhubung hanya sedikit penyuka opera, maka Indonesia cuma punya dua gedung yang lumayan memadai untuk pertunjukkan opera, yaitu, Aula Simphonia Jakarta. Itu pun lebih cenderung untuk konser orkestra saja, sebenarnya.

Tempat konser musik dan pertunjukkan teater lumayan banyak seperti di TIM, Ritz Carlton, Ciputra Artpreneur, Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta International Expo, dan Gelora Bung Karno, tapi gedung khusus opera dan operet, ya, cuma dua itu tadi.