Tipe Orang yang Sering Kita Temui Saat Kerja Kelompok

Sejak SD sampai kuliah, bahkan di dunia kerja, kita pasti akan ada masanya kita harus bekerja bersama orang lain dalam bentuk kelompok. Kalau cuma mengerjakan dengan satu orang, sih, tidak butuh penyesuaian besar.

Bagaimana kalau kita harus menyelesaikan tugas dengan 4-5 orang? Lebih ribet lagi kalau semua anggota kelompok egois dan mau menang sendiri.

Berikut tipe orang yang sering kita temui dalam kerja kelompok.

 1. Si Pemimpin

 

Mengerjakan tugas bareng Si Pemimpin adalah idaman setiap orang karena dia bisa membagikan tugas dengan adil sesuai kemampuan anggota kelompoknya.

Anggota kelompok yang kemampuannya pas-pasan pun akan dibantu supaya hasil pekerjaan dia sama bagusnya dengan anggota yang lain.

Karena auranya tenang. kalem, jarang bicara, tapi sekalinya bicara langsung ke makna dan berorientasi solusi.

Kemampuan memimpinnya terlahir alami. Makanya Si Pemimpin sering ditunjuk oleh anggota kelompoknya untuk jadi ketua, walau Si Pemimpin tidak pernah mengajukan dirinya sendiri.

Si Pemimpin orangnya teliti dan paling bisa memotivasi anggota kelompoknya untuk bekerja sesuai tugas tanpa dia harus marah-marah. Kalau ada anggota kelompok yang kesulitan, Si Pemimpin langsung turun tangan membantu (cuma membantu, tidak mengambil-alih tugas anggotanya).

2. Si Pasrah

 

Si Pasrah sering pasrah bukan karena dia ditindas, tapi karena dia males ribut dan gak suka berkonflik dengan orang lain. Baginya ketenangan dan perdamaian kelompok adalah hal utama.

Dia juga akan pasrah saja menerima apa pun yang ditugaskan kepadanya walau itu berat. Demi selesainya tugas dan anggota kelompok tidak gontok-gontokkan, Si Pasrah akan diam, menerima apa yang ditugaskan padanya, dan menyelesaikannya. 

Saat anggota lain sedang berdebat atau berdiskusi menentukan suatu hal, Si Pasrah hanya mengamati dan tidak ikut urun suara kecuali diminta oleh ketua kelompok. Ketika ditanya dia akan menjawab setuju atau ikut pada suara mayoritas.

3. Si Ribut

 

Ributnya doang tapi gak bisa nyumbang ide karena terlalu malas, gak punya inisiatif karena otaknya terlalu tumpul, dan sering gak mau ikut aturan. Si Ribut paling sering overthinking terhadap tugas yang dijalankan oleh kelompoknya.

Saat anggota lain sedang fokus menyelesaikan tugasnya, Si Ribut akan berucap, "Kalau gak selesai gimana, nih. Punya kamu kira-kira kapan selesai. Kalau aku gak selesai gimana, dong!"

Si Ribut sering punya pikiran negatif tentang tugas kelompok yang sedang dikerjakan dan mengutarakannya pada anggota lain, menyebabkan pekerjaan anggota lain jadi terganggu. 

Kalau kamu ketemu Si Ribut saat mengerjakan tugas kelompok jawab dia seadanya dan kalau dia ribut, minta dia cepat mengerjakan tugasnya dan tawarkan bantuan.

4. Si Dominan

 

Sesuai namanya, tipe anggota kelompok yang seperti ini senang mengatur dan mengerjakan yang jadi kepentingannya saja.

 Si Dominan ini beda dengan Pemimpin, ya. Si Dominan cenderung gak mau mengerjakan bagian yang tidak disukainya karena dia ingin mengerjakan yang disukainya saja supaya tampak menonjol.

Kalaupun dia mau mengerjakan tugas yang tidak disukainya, biasanya dia akan merecoki bagian anggota lain hanya untuk membuat mereka merasa bodoh atau minder.

Walau bukan ketua atau pemimpin kelompok, Si Dominan senang mengatur dan mengubah aturan serta tugas anggota lain. Kalau ngaturnya benar, sih, gak apa, tapi kalau ngatur seenaknya sering berubah-ubah gimana kita gak kezel.

Walau bikin kerjaan jadi tertunda karena diubah seenaknya, anggota lain biasanya memilih mengalah supaya Si Dominan gak mengacak-acak dan mengubah seenaknya lagi.

Si Dominan paling senang jadi yang paling menonjol di kelompok walau dia nggak ngapa-ngapain. Dia juga senang mengatur orang lain kalau itu berguna bagi  kepentingan dirinya sendiri.

 5. Si Gercep

 

Si Gercep (gerak cepat) sering menyelesaikan tugasnya lebih cepat dari yang lain. Saking cepatnya, dia sering menawarkan bantuan kepada anggota kelompok lain supaya tugas mereka lebih cepat selesai.

Si Gercep cocok berpasangan dengan Si Pemimpin karena inisiatif Si Gercep akan membantu anggota lain mencari bahan dan kelengkapan tugas. Sayangnya, karena ingin serba cepat, Si Gercep cenderung tidak teliti.

Orang dengan tipikal gercep sangat dibutuhkan kalau didalam kelompok tidak ada anggota bertipe Si Pemimpin.

Namun, karena gerak dan kerjanya serba cepat, orang yang kecerdasannya rata-rata akan kesulitan kerja bareng Si Gercep. Untuk mengatasinya anggota lain harus bilang ke Si Gercep supaya jangan cepet-cepet kerjanya, yang penting selesai sesuai jadwal.

0 komentar

Posting Komentar