Film Horor Lovecraftian yang Seram Tanpa Hantu, Mutan, dan Pembunuh Berantai

Lovecraftian adalah nama lain dari horor kosmik dan merupakan subgenre film horor yang mengolah rahasia alam dan semesta dan mencampurkannya ke dalam kehidupan manusia. Sifat manusia dengan mudahnya diubah dan dimanipulasi oleh kekuatan yang tidak dijangkau pikiran dan indera manusia.

Ilustrasi diolah dari Geek Sleeprinse Repeat

Genre horor kosmik termasuk film yang susah dibuat karena butuh banyak imajinasi tingkat tinggi yang tidak melibatkan hantu, pembunuh berantai, atau hewan mutan.

Sekilas semua hal yang berbau supranatural dapat dimasukkan ke subgenre lovecraftian, meski tidak semua yang supranatural bisa disebut lovecraftian. 

Related:  Rekomendasi 7 Film Petualangan Dalam Game yang Seru!

Hantu-hantuan juga supranatural, tapi tidak dikelompokkan ke lovecraftian karena (menurut pemahaman Barat) hantu adalah arwah manusia yang batal ke surga, tapi tidak bisa ke neraka. 

Sedangkan horor lovecraftian adalah tentang alam semesta, ruang angkasa, dan semua yang tidak bisa dilihat dan dijelaskan oleh pikiran dan indera manusia. Kata lainnya: horor yang aneh dan enggak masuk akal.

Asal Kata 


Lovecraftian diambil dari nama pengarang AS yang pertama kali menulis cerita bersubgenre kosmik ini, dialah Howard Phillip Lovecraft yang biasa disapa HP Lovecraft. Gamerant menyebut bahwa HP Lovecraft telah menulis 65 karya fiksi yang didominasi bersubgenre horor kosmik. 

Karangan paling terkenal dari orang yang meninggal karena kanker di tahun 1937 ini adalah The Call of Cthulhu.

Pengarang pencipta subgenre horor lovescraftian atau horor kosmik Howard Phillip Lovecraft (foto: hplovecraft.com)

HP Lovecraft hanya dapat uang sangat sedikit dari menulis dan mengarang sehingga dia tidak menghidupi dirinya sendiri. Karya-karyanya bahkan baru terkenal jauh setelah dia wafat.

Ketika membuat karangan, HP Lovecraft sebelumnya telah terinspirasi oleh pengarang Edgar Allan Poe, Algernon Blackwood, dan Lord Donsany.

Karakteristik Horor Lovecraftian/Kosmik

 
Ini yang membedakan horor lovecratian dengan horor berhantu, horor pembunuhan, atau horor dengan pelaku psikopat. 
 
1. Tidak peduli pada kemanusiaan.
Unsur kemanusiaan dan hal yang berbau manusiawi tidak penting di subgenre ini. 
 
Makhluk tidak terlihat non-hantu dan alien yang mengobrak-abrik akal serta fisik manusia adalah tema utama dari lovecraftian. 
 
2. Pengasingan.
Xenophobia-ketakutan pada orang dari ras atau budaya lain- dan rasisme sering kita jumpai dalam cerita horor lovecraftian.
 
Itu karena lovecrat memanfaatkan rasisme itu untuk memunculkan pikiran irrasional manusia yang kemudian menyakiti diri mereka sendiri.
 
Karena xenophobia dan rasis itulah maka karakter tokoh dalam film lovecraftian digambarkan sebagai individu yang penyendiri dan terisolasi secara sengaja atau tidak.

3. Dekat dengan kegilaan.
Coror kosmik sering melewati garis rasionalitas dan kewarasan. 

Kewarasan ditampilkan sebagai hal yang rapuh dan lemah, dengan pengalaman kengerian akan sifat sebenarnya dari realitas cukup untuk membuat seseorang jadi gila.

7 FIlm Horor Lovecraftian

 

Emperbaca belum menenukan film Indonesia bersubgenre horor lovecraftian. Semua film horor Indonesia pasti melibatkan hantu atau roh halus.

Mungkin yang mendekati genre horor lovecraftian adalah Kala (2007) yang dibintangi Fachry Albar dan Shanty.

Related: Rekomendasi 5 Film Angkasa Luar Mancanegara

Film Kala menceritakan tentang lokasi bukit harta karun yang petanya dinyanyikan lewat tembang Jawa. Dua orang penjaga bukit sering muncul tiba-tiba seperti hantu, padahal manusia. Boleh dibilang horor-thriller dalam Kala yang paling mendekati karakter horor kosmik, nama lain dari lovecraftian.

Berikut rekomendasi film horor kosmik (horor lovecraftian) yang telah ditonton oleh emperbaca.com.

1. Bird Box (2021). FIlm ini dibintangi Sandra Bullock dan berkisah tentang penampakan takkasat mata yang membuat manusia bunuh diri bila melihatnya.

Manusia yang selamat hanya yang buta dan sedikit orang dengan penglihatan normal yang selamat dari makhluk tak terlihat ini.

2. Nanny (2022). Ini film tentang pengasuh dari Senegal yang meninggalkan anak di tanah kelahirannya itu.

Dia harus mencari uang supaya dapat membawa anaknya ke Amerika dan mulai hidup baru yang bahagia bersama sang anak. Ada kekuatan yang memperingatkan si pengasuh sekaligus kekuatan yang menggoyang sang anak. Film ini dapat ditonton di Amazon Prime Video.

3. Warriors of Future (2022). Temanya tentang pohon alien yang makin kena air pohon itu makin menggila dan melenyapkan manusia.

Walau genre utamanya fiksi angkasa luar, namun unsur lovecratian bisa ditemui dengan munculnya pohon alien dan rasa frustasi manusia menyelamatkan hidupnya di bumi.

4. Annihilation (2018). Film in diangkat dari novel berjudul sama karangan Jeff VanderMeer yang terbit pada 2014.

Alkisah pada Annihilation sekelompok ilmuwan wanita yang meneliti sebuah zona karantina bernama The Shimmer. 

Di dalam tempat tersebut ditemukan fakta bahwa sejumlah tumbuhan hingga hewan bermutasi karena adanya kehadiran sosok alien. Alien yang seperti apa? Inilah yang jadi misteri.

5. The Lighthouse (2018). Adegan-adegannya tidak seram, cuma mengganggu perasaan saja. 

Adegan paling mengiris sekaligus menakjubkan adalah ketika badai besar menerjang mercusuar yang cuma dijaga dua orang. Terjangan air merendam bagian bawah mercusuar sementara penjaga harus tetap waras menghadapi badai dan kesendirian di tengah lautan.

6. Cloverfield Paradox (2018). Mengisahkan bumi yang diambang peperangan. 

Para astronot yang berada di stasiun angkasa luar melakukan uji coba alat yang dianggap bisa memecahkan krisis energ. Mereka kemudian harus berhadapan dengan efek negatif dari eksperimen tersebut.

7. Stranger Things (2016-2022). Serial yang tayang di Nefflix mengisahkan tentang Kementerian Energi AS yang membuat percobaan supranatural dan paranormal yang melibatkan manusia sebagai subjek uji coba.

Percobaan itu menciptakan ruang waktu bernama Upside Turn yang muncul dari semesta lain. Orang-orang dari Upside Down dan Upside Up yang muncul dari Upside Turn akhirnya saling mempengaruhi dan mengancam.

Ada unsur horornya di serial ini? Ada banget!

***

Bukan cuma sebatas di film, subgenre horor lovecraftian juga biasa kita temui di video game seperti yang ada pada game legendaris Silent Hill. Subgenre horor kosmik bisa kita baca juga di komik berjudul Yuggoth Cultures.

"Sekarang semua kisah saya didasarkan pada premis mendasar bahwa hukum dan minat serta emosi manusia yang umum tidak memiliki validitas atau signifikansi dalam kosmos yang luas pada umumnya." —H.P. Lovecraft

0 komentar

Posting Komentar