Hari Lahir Pancasila dan Generasi PMP yang Jungkir-Balik Menghapal Butir-butir Pancasila

Hari Lahir Pancasila dan Generasi PMP yang Jungkir-Balik Menghapal Butir-butir Pancasila

Bersyukurlah generasi yang sekolah setelah orde baru tumbang. Kamu enggak harus merasakan jungkir-balik menghapal butir-butir Pancasila tiap ulangan di mata pelajaran PMP.

Bidang studi PMP adalah singkatan dari Pendidikan Moral Pancasila. Semua yang dipelajari di bidang studi PMP sebenarnya amat mulia karena mengajarkan kerukunan. Sangat cocok untuk bangsa Indonesia yang multiagama dan multisuku.

Buku pelajaran PMP masa 1980-an (duniasosial.id)

Sebenarnya bidang studi (iya, dulu namanya bidang studi sebelum ganti jadi mata pelajaran) PMP sudah diganti nama sejak 1994 jadi PPKn, singkatan dari Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. 

Kemudian, sejak dibuatnya UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional nama PPKn berubah jadi PKN atau Pendidikan Kewarganegaraan, tanpa embel-embel Pancasila.

Meski demikian, sampai tahun 2022 dimana sekolah kini memakai Kurikulum 2013, Pancasila masih diajarkan di buku teks Tema. Murid dan siswa juga wajib menghapal Pancasila, walau tidak lagi jungkir-balik menghapal 45 Butir-butir Pancasila.

Kok ada siswa ada murid? Apa bedanya siswa dan murid?

Murid dan Siswa


Murid berasal dari bahasa Arab yaitu muriidan yang artinya punya keinginan, berkehendak, dan punya minat yang amat kuat untuk mengetahui sesuatu.

Sementara itu, kata siswa berasal dari bahasa Jawa "wasis" yang artinya pintar atau pandai. Kata siswa adalah kebalikan dari kata wasis, maka itu arti siswa adalah tidak (belum) pandai.

Melihat asal kata dan artinya, saya berkesimpulan bahwa kata 'murid' lebih cocok disematkan pada remaja SMP dan SMA. Mereka sudah tahu apa yang jadi minatnya di sekolah dan punya keinginan untuk mengetahui banyak hal.

Sementara anak SD lebih pas disebut sebagai siswa karena mereka belum banyak mengerti sehingga belum pandai. Mereka lebih sering mencontoh dan mengikuti daripada berinisiatif punya minat terhadap banyak hal.

However, yang terjadi selama ini sebaliknya. Semua orang menyebut "siswa SMP atau siswa SMA" dan "murid SD". Padahal secara terminologi, pemakaian kata siswa lebih pas untuk pelajar SD dan kata murid untuk pelajar SMP dan SMA.

Itu tidak keliru juga, karena kalau kita lihat pada KBBI, arti siswa sama dengan murid, yaitu mereka yang bersekolah di SD-SMA.

Bila merujuk pada UU Nomor 20 Tahun 2003, siswa adalah bagian dari anggota masyarakat yang sedang berusaha untuk mengembangkan potensi melalui pendidikan dalam tingkatan, jalur, dan jenis tertentu.

Sekarang semua anak sekolah lebih sering disebut sebagai peserta didik daripada murid dan siswa. Istilah peserta didik mencakup mereka yang belajar di madrasah, pesantren dan seminari.

PMP dan Butir-butir Pancasila


Kalau kita baca betul-betul semua butir pada Pancasila, sebetulnya bagus karena mencerminkan keaslian watak masyarakat Indonesia yang sangat beretika dan jauh dari barbar. Pancasila sudah amat cocok dengan Indonesia yang multiagama dan multisuku sebelum ideologi khilafah mengobrak-abrik negara ini atas nama agama.

Sayangnya, siswa dan murid, juga guru, sangat skeptis pada PMP karena mereka melihat materi yang dimuat pada PMP tidak sesuai kenyataan yang mereka lihat dan alami sehari-hari.

Pada waktu itu amat lazim melihat orang korupsi. Pak RW korupsi bantuan sosial, Pak Lurah minta upeti, lahan ganti rugi tidak dibayar oleh oknum pejabat, makelar tanah nilep uang ganti rugi, dan aneka jenis korupsi lainnya.

Kalau ada orang yang jujur malah aneh dan sering dicibir karena dianggap sok suci. Betul, lho! Makanya kalau ada orang yang mau kembali ke zaman orba itu aneh banget! Zaman itu tatanan masyarakat amburadul. 

Well, tidak semua, sih. Warga di desa-desa masih guyub, gotong-royong, dan sangat rukun, walau bantuan untuk mereka sering disunat aparat, walau padi mereka sering dibeli tengkulak meski belum panen, menyebabkan harganya jadi super murah. 

Makanya gak aneh juga kalau banyak murid SMP dan SMA bikin contekan yang berisi Butir-butir Pancasila. Mereka bikin contekan karena sama sekali tidak ada niat meresapi seperti apa pengejawantahan dari falsafah negara tersebut.

Melihat fakta sehari-hari yang bertolak-belakang dengan Pancasila dan Butir-butirnya, akhirnya bikin orang ingin membuang Pancasila setelah Soeharto tumbang tahun 1998.

Walau secara resmi namanya PKn, tanpa Pancasila, nyatanya guru dan murid masih menyebutnya dengan PPKn. Pun di Kurikulum 2013 masih ada pelajaran tentang Pancasila. Siswa tetap harus hapal lima sila dan pengamalannya, walau tidak lagi harus menghapal Butir-butir Pancasila sampai jungkir balik seperti pelajar di era sebelum reformasi.

Namun demikian, masih banyak orang ingin mempertahankan Pancasila sebagai salah satu peninggalan founding father. Pancasila juga sudah pas jadi cerminan masyarakat Indonesia yang sesungguhnya. Kalau pada zaman orde baru Pancasila cuma jadi alat propaganda, bukan Pancasilanya yang salah, melainkan penguasanya yang barbar.

Begitu kira-kira kaum penyelamat Pancasila beragumen. Jadi, Pancasila selamat, tapi sebagian orang merasa kini mereka berdarah-darah mempertahankan ideologi bangsa ditengah maraknya keinginan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara dengan syariat Islam.

Indonesia tidak perlu jadi negara khilafah karena Pancasila sudah mencakup keseimbangan hambluminallah dan habluminannas sebagai Islam yang rahmatan lil alamin. Indonesia dan Pancasila itu sendiri sudah Islami. 


Pancasila
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Hari Lahir Pancasila tiap 1 Juni tidak harus diperingati dengan memaksa guru dan pelajar upacara di sekolah, melainkan membangun kesadaran kalau Pancasila itu rangkuman dari kebiasaan sehari-hari masyarakat Indonesia, apapun agama dan sukunya.

Tiada bangsa lain yang cocok punya ideologi seperti Pancasila selain Indonesia karena Pancasila dibuat dari keseharian orang Indonesia, oleh orang Indonesia, dan untuk bangsa Indonesia.

Wartawan Media Cetak Tidak Boleh Merangkap Jadi Wartawan Media Online, Ini Alasannya!

Wartawan Media Cetak Tidak Boleh Merangkap Jadi Wartawan Media Online, Ini Alasannya!

Wartawan media cetak adalah wartawan yang bekerja di surat kabar, bisa koran, majalah, atau tabloid. Sedangkan wartawan media online sudah pasti bekerja pada media yang hanya terbit secara online (dalam jaringan/daring), seperti detik.com, kompas.com, antaranews.com, dan pikiran-rakyat.com.

Salah satu suratkabar harian anggota Serikat Penerbitan Pers dan Dewan Pers yang masih terbit sejak zaman orde baru (harianpelita.id) 

Walau Kompas dan Pikiran Rakyat juga punya koran cetak yang sudah terbit sejak internet belum ada, wartawan koran cetaknya tidak boleh bertukar peran jadi wartawan di kompas.com dan pikiran-rakyat.com, pun sebaliknya.

Tangkapan layar versi digital (epaper) dari suratkabar Harian Pikiran Rakyat

Bagaimana kalau si wartawan ditugaskan oleh grup media itu untuk menulis selang-seling di media online dan cetak bergantian?

Walau ada kemungkinan seperti itu, tapi amat jarang terjadi wartawan cetak ditugaskan ke online dan online ditugaskan meliput untuk versi cetak. Manajemen media cetak dan online berbeda. Kebijakan pemberitaannya pun berbeda karena mereka punya pemimpin redaksi yang beda juga.

Sebagai contoh, Kompas. Kita tahu ada kompas.com dan kompas.id. Dua media itu masing-masing punya wartawan sendiri yang tidak bersangkut-paut satu sama lain, walau mereka bekerja di grup media yang sama, yaitu Kompas.

Tangkapan layar versi digital atau epaper suratkabar Harian Kompas

Kompas.id adalah versi digital dari koran Harian Kompas, artinya apa yang ada di kompas.id sama plek seperti yang ada di Harian Kompas. Maka, pemberitaannya masih mengikuti kaidah jurnalistik yang taat pada kode etik wartawan dan UU Pers. Sementara kompas.com murni media online, maka pemberitaannya mengikuti ciri khas online, termasuk menggunakan teknik SEO (walau tidak banyak).

Pemberitaan


Bahasa berita media online tidak lagi mengutamakan kelengkapan menggunakan rumus 5W+1H (when, where, who, why, what, dan how) atau yang dalam bahasa Indonesia kita kenal dengan Adik Simba (apa, dimana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana).

Kenapa tidak pakem memakai 5W+1H, padahal amat diperlukan supaya pembaca dapat informasi yang lengkap?

Banyak media online yang memecah satu topik menjadi 2-3 artikel. Satu artikel dapat memuat hanya 3W dan artikel lain memuat 2W+1H, atau sebaliknya. 

Mereka melakukan yang seperti itu supaya dapat banyak klik dari pembaca yang penasaran kelanjutan berita tersebut. Padahal sering kita lihat isi artikelnya sama saja, cuma beda judul dan ditambah info sedikit.

Cara Menulis Berita


Bila media cetak mengikuti 5W+1H, media online mengikuti kaidah SEO on-page. SEO on-page adalah teknik menulis ramah mesin pencari yang diterapkan dalam artikel saat si wartawan menulis sebuah berita.

Gunanya supaya saat orang mengetikkan kata kunci tertentu di mesin pencari semacam Google dan Bing, yang muncul di halaman pertama mesin pencari itu adalah artikel dari media tersebut. Syukur-syukur bisa nangkring di lima teratas. 

Orang malas mencari sampai ke bagian bawah, apalagi sampai halaman 2 dan seterusnya. Peluang berita itu diklik banyak orang sangat besar bila berada di nomor lima teratas pada halaman satu mesin pencari.

Berarti wartawan online juga harus menguasai SEO on-page? Tidak, mereka otomatis terbiasa menulis dengan gaya online saat sudah menguasai pekerjaannya sebagai wartawan berita online.

Sebagai contoh, kalau kita sering baca kompas.com kemudian ganti baca kompas.id, akan mudah melihat perbedaan gaya bahasa dan pemberitaan diantara keduanya, walau sama-sama media milik Kompas Gramedia Group.

Sekarang ini media penguasa mesin pencari adalah detik.com dan tribunnews.com. Kita ketikkan kata kunci tertentu, yang muncul paling atas kalau tidak Detik, ya Tribunnews.

Media Kuning

Kalau wartawan media cetak sama sekali tidak boleh membuat judul yang gak nyambung dengan isi beritanya, lalu bagaimana dengan media online

Media kuning atau yellow journalism adalah media yang tidak menggunakan kaidah jurnalistik karena lebih mementingkan sensasi. Judulnya sering vulgar dan dilebih-lebihkan untuk memancing rasa penasaran orang. Beritanya pun cuma seputar seks, gosip, dan kriminal.

Sebelum ada internet, istilah ini dikenal sebagai koran kuning, merujuk pada media cetak sebagai satu-satunya produk pers selain berita televisi.

Saya ingat, mendiang tokoh pers Leo Sabam Batubara yang juga mantan wakil ketua Dewan Pers 2007-2010, pernah mengatakan bahwa koran kuning bukan produk jurnalistik karena amat melanggar kaidah-kaidah jurnalistik.

Namun nyatanya media itu sangat disukai masyarakat kelas bawah dan penulis beritanya tetap disebut sebagai wartawan.

Malahan, koran kuning pertama di Indonesia, yaitu Pos Kota, didirikan oleh Harmoko. Harmoko mendirikan Pos Kota sebelum jadi menteri penerangan era Soeharto. Setelah dia jadi menteri lalu pensiun, Pos Kota bahkan masih terus terbit.

Lama-lama, muncul juga "koran kuning" di internet yang berciri sama dengan koran kuning cetak. Judulnya gak nyambung dengan isi artikel, isi beritanya penuh gosip dan sensasi, serta tidak pernah menulis berdasarkan narasumber yang kredibel.

Judul yang sering tidak nyambung dengan isi berita dan ditujukan untuk memancing rasa penasaran orang supaya mengklik berita tersebut dinamakan clickbait

Klik yang dilakukan orang akan menambah jumlah kunjungan (view) media tersebut yang lalu menambah pundi-pundi iklan yang masuk.

***

Karena banyak perbedaan antara media cetak dan online, maka wartawan media cetak tidak boleh merangkap jadi wartawan online dan sebaliknya.

Si wartawan sendiri yang akan kesulitan menerapkan gaya bahasa dan sudut pandang pemberitaan. Wartawan media online dituntut serba cepat menulis berita di internet. Sedangkan wartawan cetak masih punya waktu untuk melengkapi artikelnya karena deadline mereka relatif panjang dibanding media online.

Cynophile si Pecinta Anjing yang Mengasihi Makhluk Allah

Cynophile si Pecinta Anjing yang Mengasihi Makhluk Allah

Cynophile adalah sebutan atau istilah orang yang amat menyukai dan mencintai anjing. Seorang cynophile yang terkenal sekaligus kontroversial adalah Hesti Sutrisno. Wanita ini sering menolong anjing terlantar dan merawatnya sendiri.

Sayang, Hesti harus memindahkan 47 dari 70 anjing miliknya ke tempat lain karena warga keberatan atas keberadaan puluhan anjing di lingkungan mereka.

Lalu, sebagai seorang cynophile, apa salah Hesti sehingga dia dihujat dan diusir masyarakat di tempat tinggalnya di Kecamatan Tenlojaya, Kabupaten Bogor?

Cadar dan Anjing


Hesti seorang muslimah bercadar. Amat jarang muslim yang memelihara anjing, apalagi yang bercadar karena cadar identik dengan ketaatan yang luar biasa terhadap Islam.

Hesti Sutrisno dan anjing-anjing di shelter miliknya di Kabupatan Bogor (muslimahdaily.com)

Sebagai seorang cynophile si pecinta anjing, nampak bahwa cadar yang dipakai Hesti tidak menghalangi kecintaannya memelihata anjing.

Dalam agama Islam, air liur, tinja (kotoran), dan kencing anjing termasuk najis berat atau najis mughalladhah.

Karena Indonesia ikut mahzab Syafi'i, maka seluruh bagian tubuh dari anjing termasuk najis mughalladhah. Pertimbagannya, mulut adalah bagian tubuh paling bersih, jika bagian tubuh paling bersih saja dianggap najis, apalagi bagian yang lain.

Namun, orang Islam dibolehkan memelihara anjing untuk menjaga keamanan rumah atau menjaga ternak, tapi tidak boleh dipelihara di dalam rumah supaya najisnya tidak mengotori rumah yang juga dipakai untuk salat.

Tidak semua orang yang menyukai anjing bisa disebut cynophile, sebab dia harus benar-benar mencintai anjing dan merawatnya setulus hati, bukan sekadar untuk lucu-lucuan.

Asal Kata Cynophile


Phile dalam cynophile artinya adalah ketertarikan yang sangat kuat terhadap suatu hal, dalam hal ini berarti adlah cinta. Phile berasal dari kata phileein yang diambil dari bahasa Yunani kuno yang artinya mencintai, sangat menyukai, atau mengagumi.

Sedangkan cyno berasal dari gabungan bahasa Yunani kuno dari abad ke-4 sebelum masehi, yaitu kunikos dan bahasa Latin cynicus yang berarti anjing.

Kata turunan dari cyno adalah cynegetics yang artinya berburu bersama anjing, cyniatris (dokter hewan spesialis anjing), dan cynanthtopy yang berarti orang yang berdelusi mengganggap dirinya sebagai anjing. 

Bacaan Lain: Istilah Phile yang Disematkan Untuk si Pecinta

Cynophile pertama kali masuk ke dalam bahasa Inggris pada tahun 1547 dan menjadi banyak kata berbagai kata turunan sampai tahun 1564.

Apa Semua yang Memelihara Anjing Disebut Cynophile?

Tidak. Banyak orang memelihara anjing karena butuh teman, ingin hiburan di rumah, jadi teman main anak-anak, atau karena lucu bisa dibelai-belai. Seorang cynophile turun tangan sendiri merawat dan punya perhatian detail terhadap kebutuhan, kenyamanan, dan kehidupan alamiah si anjing.

Walau punya kecintaan terhadap anjing, seorang cynophile tidak lebay merawat dan memperlakukan anjingnya. Si anjing tidak perlu mereka pakaikan baju, tidur seranjang dengan pemiliknya, atau diberi kalung berlian.

Bolehkah Muslim Menjadi Cynophile?


Boleh, tidak ada larangan dalam menyayangi makhluk hidup ciptaan Allah, tapi perlu diperhatikan najisnya. 

Diceritakan dari nu.or.id, Rasulullah SAW pernah bercerita bahwa ada lelaki yang mengambil air dari sumur untuk diberikan kepada anjing yang sekarat. Atas perbuatan lelaki itu, Rasulullah berkata, “Allah berterima kasih kepadanya, mengampuni dosa-dosanya, lantas memasukkannya ke surga.”

Melalui cerita tersebut, Rasulullah ingin menyadarkan umatnya bahwa status haram dan najis tak otomatis membuat kita membenci, melaknat, dan menghinakan si anjing dan semua makhluk Allah. 

Rasulullah pernah berujar, “IrhamΓ» man fil ardl yarhamkum man fis samΓ’’ (sayangilah yang di bumi, niscaya yang di langit akan menyayangimu.”

Untuk kasus seperti Hesti Sutrisno, MUI juga sudah mengatakan bahwa anjing juga makhluk Allah yang harus disayangi. Keberadaan anjing yang tidak terawat justru akan mengganggu masyarakat.

Namun, kalau kita tidak bisa atau kesulitan menjaga kebersihan dan membersihkan najis anjing sesuai aturan agama, lebih baik memelihara kucing saja.

Kelebihan Memelihara Ayam dan Cara Merawat Anak Ayam Warna-warni yang Dijual di Pasar

Kelebihan Memelihara Ayam dan Cara Merawat Anak Ayam Warna-warni yang Dijual di Pasar

Pernah beli anak ayam warna-warni yang dijual di pasar karena anak merengek minta dibelikan? Walau kesannya seperti mainan yang bisa ditimang dan dikejar-kejar, tapi kalau sampai mati, kan, kasihan. 

Kalau kita pelihara sampai si ayam besar, dagingnya bisa kita makan atau diberikan kepada tetangga, andai kita tidak tega memakannya.

Ayam juga identik dipelihara oleh orang desa. Itu karena di desa masih banyak lahan kosong dan kebun untuk diisi kandang ayam. Selain itu, ayam juga punya nilai ekonomis bagi orang desa, tidak sekadar memelihara untuk lucu-lucuan.

Daging dan telurnya bisa dijual atau dimakan sendiri, Sedangkan anak-anak ayam yang menetas bisa dibiakkan untuk dijual lagi ketika sudah besar.

Penting Diketahui Dari Ayam Warna-warni


1. Pewarna yang digunakan untuk mewarnai anak ayam namanya teres (pewarna makanan dalam bentuk bubuk). 

Jadi, tidak berbahaya buat ayam dan anak kita yang memegangnya. Warna ini akan luntur seiring membesarnya tubuh ayam dan bulu ayam jadi putih seperti aslinya.

Namun, karena tubuhnya dibaluri pewarna, anak ayam ini mudah sakit. jadi kita harus ekstra menjaganya setelah dibeli dari pasar.

2. Anak-anak ayam yang dijual di pasar biasanya berumur 3-7 hari setelah ditetaskan. Kalau lebih dari usia itu, anak ayam tidak lucu lagi karena tubuhnya sudah membesar.

3. Jenis ayamnya sudah pasti broiler karena lebih mudah dibiakkan. Hampir tidak ada ayam kampung, apalagi ayam hias yang dibiakkan dan dijual warna-warni di pasar.

4. Kebanyakan anak ayam warna-warni yang dijual di pasar berkelamin jantan. Makanya walau dipelihara dalam satu kandang, mereka tidak bakalan bisa kawin dan bertelur. 

Kalau sudah begitu, kalau si ayam sudah besar, lebih baik dagingnya dikonsumsi atau dipelihara sampai tua dan menemui ajal. 

Ayam broiler bisa hidup sampai dua tahun kalau diberi makan dan minum teratur.


Cara Merawat Anak Ayam Warna-warni yang Dibeli di Pasar


Merawat anak ayam broiler sangat mudah, walau tetap perlu ketelatenan seperti halnya mengurus binatang peliharaan lainnya.

1. Kehangatan. Anak ayam masih butuh kehangatan. Sebaiknya beri lampu bohlam 5 watt atau 10 watt di dalam kardus tempat kita menempatkan anak ayam.

Kenapa di kardus? Supaya lebih mudah memberi makan dan menjaga anak ayam tetap hangat. Selain itu anak-anak kita juga bisa bermain dengan ayam dengan cara mengangkat dan menggendongnya.

2. Selama seminggu setelah dibeli, mereka harus makan sentrat belum bisa makan nasi. Seminggu setelahnya baru dilatih makan nasi yang dicampur sentrat.

Setelah makin besar mereka bisa makan apa saja, dari gorengan, mi, roti dan kue, sampai sayuran. Ayam jadi adalah omnivora, jadi mereka bisa makan apapun sama seperti manusia. 

3. Kalau sakit cukup diberi tablet paracetamol yang dihaluskan lalu dicampur ke air minum ayam. Bisa juga tolak angin dicecoki langsung ke mulut anak ayam kalau dia terlihat lemas dan tidak mau makan.

4. Kalau mau ayam selalu sehat dan tidak sakit-sakitan, beri jamu 1-2 bulan sekali saat usianya mencapai 2-3 bulan. Jamunya sama seperti yang kita minum, yaitu brotowali, kunyit asam, beras kencur, atau campuran aneka rempah dan empon-empon.

Kelebihan Memelihara Ayam


1. Tidak kuatir anak perempuan kita kena parasit toksoplamosis. Bulu dan kotoran kucing dapat terinfeksi oleh parasit toksoplasma yang menularkan kepada manusia.

Ayam jambul, salah satu jenis ayam hias yang bisa dipelihara untuk lucu-lucunya karena lucu. Wajah hampir tidak kelihatan tertutup bulu kepalanya yang berbentuk jambul (emperbaca.com)

Parasit tokso dapat menempel di tubuh manusia tanpa menimbulkan gejala apapun. Didalam tubuh manusia, parasit ini membentuk kista lalu menetap di tubuh manusia selama manusia itu hidup.

Makanya janin dalam rahim seorang perempuan dapat terinfeksi dan menjadi cacat saat lahir karena di dalam tubuh ibunya ada parasit bernama toksoplasma gondii yang amat mungkin berasal dari kucing yang dipeliharanya.

2. Harga pakannya murah. Dibanding kucing dan anjing yang harus makanan ikan atau makanan dari pet shop, biaya makan ayam relatif murah.

Harga sentrat yang jadi pakan utama ayam berkisar Rp9.000-Rp11.000 per kilogram. Supaya lebih hemat, sentrat bisa kita campur dengan nasi atau mi basah.

3. Makanan rumah jadi tidak pernah terbuang. Adakalanya kita punya makanan berlebih yang didapat dari tetangga atau kerabat, padahal kita sudah masak banyak.

Daripada capek menghangatkan makanan itu berkali-kali dan mubazir tidak ada yang mau makan, kasihkan saja ke ayam. Ayam juga lahap kalau kita beri roti, cake, kue kering, dan gorengan, walau penganan itu sudah agak keras.

Kekurangan Memelihara Ayam 


Yang utama karena ayam buang air besar lebih sering daripada kucing dan anjing. Metabolisme ayam sangat cepat. Dia bisa langsung buang air besar hanya beberapa detik setelah makan.

Ayam broiler yang dipelihara sejak masih jadi anak ayam warna-warni. Saat ini usia kedua ayam tersebut sudah berumur 25 bulan (emperbaca.com)

Sebelum buang air besar ayam juga tidak memberikan tanda dengan cara menggesekkan kakinya, kotoran keluar begitu saja dari bokong ayam tanpa bisa diduga

Karena sering buang air besar tanpa bisa dilihat tanda-tandanya, maka ayam bukan binatang ideal untuk:

1. Digendong-gendong terlalu lama. Kotoran ayam bisa kena tangan dan tubuh kita tanpa diduga. Merepotkan sekali kalau baru beberapa detik menggendongnya, tangan kita sudah kena kotoran ayam.

2. Dibelai dan dielus. Banyak orang memelihara kucing dan anjing selain karena lucu, dua hewan ini juga enak dibelai dan dielus.

Bulunya halus dan lembut sehingga menyentuhnya terasa nyaman dan menyenangkan. Bulu ayam cenderung kasar dan bikin geli, jadi membelai dan mengelus bulu ayam tidak menimbulkan rasa nyaman pada manusia.

3. Dipamerkan di Instagram. Mungkin karena banyak dipelihara orang desa yang tidak punya akun Instagram, kita amat jarang menemukan orang yang memamerkan ayamnya di media sosial.

Lain halnya dengan kucing dan anjing dimana mereka berpose lucu dan menggemaskan bersama pemiliknya.

***

Kalian bisa pilih, mau coba pelihara ayam atau pelihara ayam dan kucing sekaligus tidak apa-apa, asal ayamnya harus tetap dalam kandang.

Ayam tidak bisa dilatih buang air besar di pasir seperti anjing dan kucing, jadi supaya tahinya tidak mengotori rumah, ayam harus tetap berada di dalam kandang.




Konser Musik di Indonesia Tahun 2023

Konser Musik di Indonesia Tahun 2023

Sejak tahun 2022 ini sudah ada festival musik dan konser musisi Indonesia yang diselenggarakan secara langsung dengan kehadiran penonton. 

Festival musik yang berlangsung tahun ini ada festival Balkonjazz dan konser IDGAF yang digelar pada 14 Mei lalu. Masih di bulan Mei ada Java JAzz Festival pada 27-29 Mei 2022 di JIExpo Kemayorab, Jakarta. Kemudian Ubud Village Jazz Festival pada 12-13 Agustus 2022, dan menyusul ada festival musik Pestapora yang dihelat pada 23, 24, 25 September 2022. 

Ini menandakan Indonesia sudah berada dalam fase endemi, tidak lagi pandemi. Kalau masih pandemi, aparat kepolisian pasti tidak bakal mengizinkan konser dan festival musik diadakan dengan kehadiran penonton.

Yang paling dinantikan adalah konser Justin Bieber yang akan helat pada 3 November 2022 di Jakarta. Justin terakhir konser di Jakarta pada 2011.

Nah, untuk tahun 2023, sudah ada jadwal konser internasional yang akan manggung di Indonesia.

1. Westlife

Salah satu boyband paling hits di awal 2000-an ini bakal konser lagi di Jakarta pada 11 Februari 2023 di Gelora Bung Karno.


Band asal Irlandia yang kini beranggotakan Shane Filan, Mark Feehily, Kian Egan, dan Nicky Byrne ini akan menampilkan konser bertajuk The Wild Dreams. 

Westlife ditinggal Brian Mcfadden pada 2004 dan kemudian bubar pada 2014. Empat anggota yang lain kemudian mengadakan reuni pada 2018 dan sejak itu kembali mengadakan konser di berbagai tempat.

Harga tiketnya ada di kisaran Rp1.450.000 sampai Rp3.500.000 belum termasuk harga tiket untuk kelas VVIP yang tiketnya cuma bisa dibeli langsung di promotor.

2. Hammersonic

Festival musik cadas terbesar di Asia Tenggara ini telah diselenggarakan di Jakarta sejak tahun 2012. Konser ini akan diadakan lagi pada 18-19 Maret 2023

Nantinya akan ada 53 band rock dan heavy metal dari dalam dan luar negeri yang akan tampil di Hammersonic 2023. Beberapa diantara band itu adalah Slipknot, Black Flag, Batushka, Devourment Trivium, Within Destruction, Sinister, dan Jeruji. 

Harga tiket terusan untuk masuk ke Hammersonic seharga Rp2.300.000. Para penonton juga harus sudah menerima vaksinasi booster yang dibuktikan dengan aplikasi Peduli Lindungi.

Jumlah Kata Ideal Pada Artikel dan Kebiasaan Baca Netizen

Jumlah Kata Ideal Pada Artikel dan Kebiasaan Baca Netizen

Sewaktu mengisi kelas menulis untuk guru dan siswa  di Kabupaten Magelang, saya katakan pada mereka bahwa jumlah kata ideal dalam artikel adalah 800-1000.

Seorang Kompasianer yang sering kami panggil dengan Pastor Bobby pernah menulis bahwa jumlah kata dalam artikel untuk publikasi online alias blog, yang paling ideal adalah 400-1000 kata.


Sementara itu, banyak blogger (narablog) bilang bahwa jumlah kata yang ideal untuk artikel blog banyaknya 500-2000 kata. Lebih bagus kalau konsisten menulis dikisaran 1000 kata. Sebabnya, kata mereka, artikel akan dianggap lengkap oleh Google dan lebih mudah bagi artikel itu tampil di mesin pencari karena banyak kata kunci yang terangkut.

Soal kata kunci ini saya alami sendiri. Pada suatu waktu cerita pendek berjudul Asmara Sebundar Bola diklik banyak orang yang memasukkan kata kunci "Bambang Budi Asmara" di mesin pencari Bing.

Padahal cerpen itu tentang kisah asmara seorang pemain bola yang bernama Bambang, tapi bukan Bambang Budi Asmara.

Fleksibilitas Jumlah Kata Ideal Pada Artikel


Bagi saya, penetapan 800-1000 kata yang saya anjurkan di kelas menulis kemarin pertimbangannya karena kalau hanya 500 kata, artikel itu akan terlalu pendek untuk dibaca. Pembaca masih merasa ada  yang kurang dari artikel itu.

Jumlah kata ideal dalam artikel 800-1000 kata yang saya anjurkan, ideal untuk artikel jenis feature (karangan khas) dan esai. Panjang informasinya sudah memuaskan pembaca, tidak kependekan juga tidak kepanjangan.

Sementara kalau lebih dari 1000 kata, artikel jadi terlalu panjang. Penulis artikelnya juga bakal kesulitan mencari subjudul apa saja yang dimasukkan ke dalam artikel untuk memenuhi jumlah 2000 kata. Artikel malah jadi bertele-tele ngalor-ngidul ngetan-ngulon.

Akan tetapi, jumlah 2000 kata amat mungkin jadi terasa pendek dibaca kalau artikel itu adalah jenis in-depth reporting atau reportase mendalam dari suatu peristiwa yang sedang populer.

Kalau untuk artikel berita (cetak dan digital) 300 kata saja sudah cukup. Apalagi media berita online sangat suka memecah 1 artikel jadi 2-3 artikel untuk kepentingan views dan mesin-pencari-minded guna menjaring iklan lebih banyak.

Kenapa banyak versi mengenai berapa jumlah kata ideal dalam artikel? Harus ikut yang mana?

Enggak usah ikut yang mana-mana. Namun, kalau kamu mau mau mulai nulis artikel di blog semisal Medium, Kompasiana, Brilio, Idntimes, atau blog pribadi, buatlah minimal 500 kata seperti yang disarankan banyak blogger, walaupun itu artikel curhat.

Makin panjang curhatmu, makin lega hatimu dan makin terhindar dari kemungkinan depresi. Apa iya begitu?

Lalu, bila pengetahuan kamu sudah lengkap tentang suatu topik, buatlah minimal 800 kata supaya pengetahuan dalam artikel lebih lengkap.

The most important of all, pastikan saja artikel kamu enak dibaca dan tidak mengulang-ulang kalimat walaupun untuk kepentingan kata kunci SEO.

Minat Baca Netizen


Netizen atau internet citizen adalah mereka yang sering membuka internet dan melakukan aktivitas dalam jaringan, misal mengepos sesuatu di medsos, membaca berita, berselancar mencari informasi, dan nonton hiburan yang menggunakan internet.

Menurut riset Nielsen pada 2020, mayoritas orang di internet akan membaca judul lebih dulu, men-scroll isinya sampai kebawah, baru kemudian membacanya jika artikel (nonberita) itu menarik minatnya.

Kebiasaan membaca seperti itu lazim ditemukan di banyak negara. Kalau di Indonesia saya yakin orang lebih suka baca judulnya saja untuk menyimpulkan isi artikel, baik berita maupun feature. Itu karena orang Indonesia memang tidak suka baca.


Makanya banyak media online membuat judul clickbait demi menarik minat baca orang walau judul itu sering gak nyambung dengan isi artikelnya.

Satu lagi fakta yang mungkin menyesakkan buat orang-orang yang hobi nulis panjang-lebar di blog, orang mencari informasi di internet karena benar-benar butuh, bukan karena mereka suka baca.

Amat jarang mereka membaca artikel sepanjang 500-800 kata hanya untuk mengisi waktu. Waktu luang mereka isi dengan membaca berita online dan memperhatikan medsos, bukan membaca blog. Artikel blog yang cuma berisi 300 kata pun mereka baca kalau memuat informasi yang mereka cari.

Membaca tuntas beribu-ribu kata hanya dilakukan oleh orang yang benar-benar suka baca, tidak punya buku untuk dibaca, dan kebanyakan kuota untuk dihabiskan..

Other than that, those who likes to write thousand words may lower their expectation to gain more readers, including me. Is that sad? No, it is challenging.

10 Negara dengan Pengguna Instagram Terbanyak 2022

10 Negara dengan Pengguna Instagram Terbanyak 2022

Indonesia punya hampir seratus juta akun Instagram aktif. Sebagian besar dari pengguna Instagram itu selalu mengunggah foto, video, dan "siaran langsung"  tanpa absen. Makin banyak follower sebuah akun, makin wow sebuah akun di mata warganet.

Warganet adalah akronim dari warga internet alias netizen (internet citizen). Siapa pun orangnya ketika dia masuk ke internet dan berselancar, baik untuk membuka media sosial atau membaca berita, dia otomatis jadi warganet.

Kalau begitu, apakah Indonesia termasuk negara dengan pengguna terbanyak di dunia?

Melansir data di statista.com, berikut 10 negara dengan jumlah pengguna Instagram terbanyak di dunia.

10. Jerman

Negara di Eropa Tengah ini punya 29,85 juta akun. Menurut statcounter, jumlah pengguna Instagram hanya 7,32% dari total pengguna medsos di Jerman. 

Ini menjadikan Instagram sebagai medsos ketiga setelah Facebook dan Pinterest sebagai medsos yang paling banyak digunakan oleh orang Jerman 

9. Britania Raya (United Kingdom)

Negara yang disebut Britania Raya meliputi Inggris, Wales, dan Skotlandia. Akun Instagram pasangan kerajaan paling tersohor Kate Middleton dan Prince William yang bernama @dukeandduchessofcambridge punya 13 juta follower.

Akun terpopuler di Britania Raya adalah milik David Beckham yang punya 18 juta follower. Sebelumnya David punya 34  juta follower, namun jumlah itu terus menurun sampai pada 2022 dia hanya punya 18 juta follower.

Jumlah pengguna Instagram di United Kingdom mencapai 31,75 juta akun. 

8. Meksiko

Negara yang 70% kehidupannya dikuasai geng-geng kriminal ini punya 37,85 juta pengguna Instagram. Tidak tahu apakah geng kriminal punya jutaan follower atau malah tidak punya akun, yang pasti geng kriminal disana tidak takut untuk menghabisi polisi.

7. Jepang

Lumayan juga Jepang ada di peringkat 7 dengan 46,1 juta akun Instagram. Tiga sampai lima tahun lalu Jepang dikenal sebagai negara yang penduduknya paling jarang online

Mereka cuma menghabiskan 3-4 jam sehari untuk terhubung dengan internet dan media sosial. Bandingkan dengan orang Indonesia yang menghabiskan lebih dari 8 jam sehari untuk online.

Facebook dan Instagram adalah platform medsos yang paling banyak digunakan orang Jepang pada 2022. Menyusul dibelakangnya ada Line dan YouTube.

6. Turki

Penduduk Turki ada sekitar 86 juta jiwa dan 52,15 jutanya adalah pengguna Instagram. Akun milik aktris Sinem Kobal punya follower terbanyak sebesar 5,9 juta. 

Aktris Turki Sinem Kobal (instagram/sinemkobal).

5. Rusia

Negeri Beruang Merah ini unik karena sebagian wilayahnya ada di Eropa dan Asia yang sering disebut sebagai Eurasia. Sama seperti Turki yang juga berada di Asia dan Eropa, orang-orang Turki lebih khas berwajah bule daripada ras Asia yang tubuhnya tidak setinggi Eropa dengan wajah yang lebih imut.

Pengguna Instagram di Rusia ada 63 juta pengguna dari 146 juta penduduknya. Presiden Rusia Vladimir Putin punya 386.000 follower di akunnya.

4. Indonesia 

Kita pasti sudah yakin bahwa Zamrud Khatulistiwa masuk jajaran negara dengan pengguna Instagram terbanyak di dunia. 

Jumlah follower yang dimiliki Raffi Ahmad-Nagita Slavina saja mencapai 60,2 juta. Sedangkan jumlah penduduk kita ada 279 juta jiwa. 

Jumlah penduduk Indonesia tahun 2022 dari Worlddometers.info

Menurut DataReportal, ada enam media sosial paling populer di Indonesia, yaitu YouTube, Facebook, Instagram, TikTok, Facebook Messenger, dan Twitter. 

Facebook Messenger rasanya kurang pas disebut sebagai medsos karena platform itu lebih cocok disebut pesan instan seperti WhatsApp.

3. Brasil

Wajar kalau negeri Samba ini nangkring di urutan tiga besar negara yang punya akun Instagram terbanyak. Jumlah pengguna internet di sana juga nomor lima terbesar di dunia dengan 165,3 juta orang yang online setiap harinya.

Jumlah pengguna Instagram di negara terbesar di Amerika Latin ini ada 119,45 juta.

2. Amerika Serikat

Negeri Paman Sam punya 159,75 juta pengguna. Berdasarkan data dari Pew Research Center tahun 2021, kelompok usia yang paling banyak memakai Instagram adalah mereka yang berusia 18-29 tahun.

Jumlah penduduk di United State of America pada Mei 2022 ada lebih dari 334 juta jiwa atau yang ketiga terbanyak di dunia setelah Tingkok dan India.

1. India

Pada 21 Mei 2022, negara ini telah berpenduduk 1.406.082.278 miliar. Jumlah ini nyaris menyamai Tiongkok yang berpenduduk 1.449.864.867 orang pada tanggal yang sama.

worlddometer.info
Makanya tidak heran kalau India punya jumlah pengguna Instagram terbanyak di dunia dengan 230,25 juta akun..

Akun dengan follower terbanyak dimiliki oleh Virat Kohli dengan 195 juta akun yang mem-follownya. Virat Kohli bukan artis Bollywood, melainkan mantan kapten tim nasional kriket India.

***

Akun Instagram dengan follower terbanyak di dunia jadi milik Cristiano Ronaldo dengan 444 juta followers
Tangkapan layar akun Instagram Cristiano Ronaldo

Tiongkok sebagai negara berpenduduk terbesar di dunia dengan lebih dari 1,4 miliar penduduk tidak masuk dalam daftar ini. Itu karena Tiongkok melarang Instagram yang notebene bikinan Amerika. Medsos yang digunakan Tiongkok adalah Weibo.

Kalau pengguna TikTok mungkin banyak karena TikTok dibuat oleh ByteDance yang merupakan perusahaan asal negeri Tirai Bambu itu.
Luxury Influencer, Gaya Hidup Mewah Selebriti Internet untuk Sponsor dan Iklan

Luxury Influencer, Gaya Hidup Mewah Selebriti Internet untuk Sponsor dan Iklan

Syahrini bisa disebut pelopor luxury influencer paling sukses di Indonesia, sebelum disalip Nagita Slavina. Mengawali karir dari menyanyi, Syahrini lantas dikenal karena gaya hidupnya yang glamor, mewah, dan serba mahal. Tiada barang lokal, apalagi yang murah, menempel di tubuhnya. 

Syahrini juga jadi selebriti yang memamerkan Lamborghini Aventador dan ikut konvoi dengan rombongan klub Lamborghini. Belakangan diketahui bahwa Lamborghini itu hanya disewa olehnya, bukan dibeli.

Apa Itu Luxury Influencer?


Luxury influencer atau pemengaruh kemewahan adalah orang yang dibayar untuk mempromosikan merek dan produk yang mahal. 

Karena itulah gaya hidup seorang luxury influencer terlihat mewah dan glamor karena dia merepresentasikan merek dan barang yang harganya selangit. Selangit menurut orang kebanyakan bisa jadi cuma secuil bagi orang kaya.

Dia juga bisa mempromosikan beberapa produk dari jenama (merek) yang berbeda dalam satu sesi foto. Misal, dia sedang berpose di lapangan golf. Produk yang dia promosikan bisa berupa set tongkat golf, topi, kaus, rok, sepatu, jam tangan, sampai tabir surya dari brand berbeda.

Walau yang seperti itu memang jarang terjadi, tapi dimungkinkan bila si influencer dibayar untuk secara tidak langsung mempromosikan produk-produk itu. Gunanya supaya si influencer tetap tampil sesuai gayanya sehari-hari dan tidak tampak seperti sedang mempromosikan suatu produk.

Seorang luxury influencer atau pemengaruh kemewahan kerap kali diharuskan glamor dan jadi trendsetter. Itu karena produk yang dipromosikannya hanya bisa dibeli oleh orang berduit dan orang yang tidak ingin punya barang "pasaran" yang dipakai banyak orang.

Foto dari akun Instagram luxury influencer Tara Whiteman yang sedang berada di Dubai (intagram/taramilktea)

Siapa yang Bisa Melakoni Pekerjaan Sebagai Luxury Influencer?


Semua orang, terutama mereka yang punya paras rupawan karena umumnya kemewahan berbanding lurus dengan kebersihan tubuh, kerapian penampilan, dan keidealan bentuk tubuh.

Seseorang juga harus senang travelling dan tidak risih membeli barang berharga mahal. Plus, dia harus punya jutaan follower di media sosial (terutama Instagram) atau platform berbagi video YouTube dan TikTok.

Tidak semua orang yang punya jutaan follower di Instagram bisa jadi luxury influencer karena dia harus lebih dulu memajang gaya hidupnya yang mewah. Setelah itu baru merek-merek mahal membayarnya untuk mempromosikan produk. 

Berapa Pendapatan Luxury Influencer?


Orang yang ingin produknya dipromosikan oleh Syahrini untuk dipamerkan di Instagram harus membayar Rp150 juta untuk satu foto dan pose. Tarif endorse ratusan juta itu sepadan karena Syahrini punya 38,7 juta follower.

Sebanyak 70-80 persen dari follower biasanya sangat loyal terhadap orang yang di-follownya. Jumlah sebanyak itu adalah pasar potensial buat para pengusaha untuk menarik pasar sebanyak mungkin.

Bagaimana kalau 80% followernya loyal, tapi berkantong cekak? Mereka memang cekak, tapi jumlah mereka cukup untuk membuat trending sebuah nama atau produk. 

Kalau sesuatu sudah jadi tren di media sosial, berarti branding yang dibuat untuk suatu produk sudah berhasil. Nama brand itu akan menguat di benak masyarakat. Selanjutnya orang akan membeli barang mahal yang menurut mereka unik dan tinggi kualitasnya.

Kenapa Orang Senang Menonton Selebriti Adu Kemewahan?


Jawabnya mudah, untuk kesenangan semu. Seolah mereka ikut menikmati kekayaan dan kegembiraan hidup yang bergelimang harta. Padahal makin sering kita nonton yang seperti itu, makin kita jadi pemalas dan pengkhayal.

Bukannya malah termotivasi untuk jadi orang berduit juga?

Kalau nontonnya sesekali mungkin iya. Kita termootivasi untuk kreatif dan giat bekerja, tapi kalau sering kita malah jadi terlena. Merasa kita sudah bahagia walau cuma nonton para selebriti liburan ke mana-mana, pakai sepatu mahal, dan punya muka glowing. Akibatnya kita jadi terlena dan tumpul. 

Top 10 Luxury Influencer Dunia


Ternyata orang yang disebut sebagai Top 10 Luxury Influencers versi situs influence4you.com semuanya tidak punya follower puluhan juta seperti Syahrini, Raffi-Nagita, bahkan Bella Shofie.

  1. iamrenanpacheco.
  2. taramilktea
  3. jeremyaustiin
  4. ericasgirlyworld
  5. amelialiana
  6. lornaluxe
  7. andathousandwords
  8. leoniehanne
  9. theluxurytraveller
  10. ericconover

Mereka disebut luxury influencer bukan karena gaya hidupnya, tapi pekerjaannya sebagai kreator konten kemewahan dan mempromosikan tempat-tempat eksotis di seluruh dunia. Walau followernya tidak sampai juta-jutaan, 6 dari influencer ini sudah bercentang biru di Instagram, alias terverifikasi sebagai orang yang punya pengaruh atau orang penting.

Bukan Rusia-Ukraina, Ini Ciri Perang Dunia III dan IV

Bukan Rusia-Ukraina, Ini Ciri Perang Dunia III dan IV

Serangan Rusia ke Ukraina yang sudah berlangsung sejak 24 Februari 2022 belum tepat jika disebut sebagai Perang Dunia ke-3 walau banyak media, seperti CNBCdetikcom, atau kompascom mengatakannya demikian. Topik tentang perang Rusia-Ukraini bahkan pernah jadi trending di Twitter.

World War III atau Perang Dunia III sesungguhnya sudah terjadi sejak melesatnya penggunaan internet di awal tahun 2000-an. Akses internet dunia pada saat itu masih lambat. Sebagai perbandingan, untuk mengunduh satu lagu MP3 sebesar 3 MB, butuh waktu sampai 20 menit.

Walau kecepatan internet masih lambat, kejahatan pencurian data kartu kredit sudah terjadi, tapi apa hubungannya pencurian kartu kredit dengan Perang Dunia III?

Perang Diponegoro melawan Belanda yang berlangsung tahun 1825-1830 di Jawa (Salamadian.com)

Kemunculan Perang Dunia III


1. Serangan Siber ke Estonia

Serangan siber paling kasat mata dan mengagetkan dunia terjadi di Estonia pada April dan Mei 2007. Para peretas melancarkan gelombang serangan siber yang melumpuhkan hampir semua situs pemerintah, bank, dan perusahaan di Estonia, salah satu negara paling terhubung di Eropa.

Serangan online tersebut terjadi setelah Estonia memindahkan tugu peringatan Perang Dunia II Uni Soviet dari pusat kota Tallinn pada 27 April 2007. Pemindahan itu memicu protes keras dari pemerintah Rusia yang disusul oleh kerusuhan yang dipicu ketidakpuasan etnis minoritas Estonia di Rusia.

Dibalik peristiwa pemindahan tugu, negara-negara Barat menemukan bukti bahwa Rusia ada dibalik serangan siber terhadap Estonia. Rusia sendiri telah membantah dan menyatakan tidak terkait dengan serangan siber itu.

2. Ransomware Korea Utara

Serangan siber lain yang mengagetkan dunia setelah Estonia terjadi pada Sony Pictures Entertaiment. Perusahaan hiburan multimedia itu dilumpuhkan oleh peretas Korea Utara pada 2014 karena email dan data pribadi para karyawan dan keluarganya, diretas dan dimunculkan ke publik. Besaran gaji para karyawannya juga disebarkan oeh kelompok hacker yang menamakan diri "Guardian of Peace".

Awalnya, banyak pihak menduga Korut tersinggung atas penayangan film komedi keluaran Sony berjudul The Interview yang mengolok Kim Jun Un. Belakangan terungkap bahwa ketersinggungan itu cuma alasan. Politik "luar negeri" Korutlah yang melatarbelakangi peretasan itu.

Berdasarkan tayangan National Geographic berjudul Inside North Korea: The Criminal State, Korut punya 6000 pasukan siber yang digunakan untuk mengganggu negara lain. Pasukan siber itu juga digunakan untuk minta tebusan dan melakukan pemerasan kepada perusahaan-perusahaan internasional. Langkah Korut itu kemudian dikenal dengan ransonware, serangan siber untuk minta tebusan uang.

Uang yang didapat dari memeras dan "menyandera" data itu digunakan untuk membiayai pemerintahan Korut. Karena itu Korut dapat bertahan walau diembargo sana-sini oleh negara-negara Barat.

Masih berdasarkan dokumentasi National Geographic, setiap harinya, pasukan siber Korut juga meretas banyak situs terkemuka, membajak akun medsos, dan mencuri identitas warga Korsel. Namun, semua itu dilakukan bukan demi tebusan uang, melainkan "sekedar" mengganggu ketenangan hidup warga negara tetangganya.

3. Infiltrasi Peretas Tiongkok

Mirip seperti yang dilakukan hacker Korut yang sengaja dibentuk dan didukung oleh pemerintahnya, kegiatan para peretas di Tiongkok yang menginfiltrasi banyak perusahaan dunia disinyalir juga sama.

Melansir nytimes.com, pada 2020, Departemen Kehakiman AS menemukan fakta bahwa sekelompok peretas yang terkait dengan dinas intelijen utama Tiongkok telah menyusup ke lebih dari 100 perusahaan dan organisasi, termasuk media massa, di seluruh dunia untuk mencuri data dan membajak jaringan yang lalu digunakan untuk memeras.

Barat juga menuduh Tiongkok berada dibalik peretasan Komisi Pemilihan Umum Kamboja untuk mempengaruhi hasil pemilu. Kedubes Tiongkok untuk Kamboja telah membantah tuduhan itu dan menyatakan bahwa Kamboja mendukung Kamboja sepenuhnya. 

Selain kelumpuhan Estonia, ransomware Korut, dan infiltasi hacker Tiongkok, masih ada ribuan serangan siber setiap harinya yang menyasar lintas negara.

Situs-situs pemerintahan Indonesia juga paling sering kena retas karena tidak punya sistem keamanan berlapis. Jangankan cuma diganti headernya, data publik saja banyak yang bocor saking mudahnya diretas.

Serangan siber telah bukti bahwa tumbuh pesatnya internet di era 1990-an telah berkembang dan digunakan sebagai senjata (cyber weapon). Internet bukan cuma digunakan untuk kejahatan mencuri data kartu kredit, melainkan melumpuhkan negara lain.

Einstein dan Bom Atom Perang Dunia II


Albert Eisntein, pada pernyataannya dibanyak media AS, sering mengutarakan kekhawatirannya terhadap teknologi nuklir. Einstein tahu bahwa dialah yang membuat rumus persamaan E=mc2 yang memuat teori pelepasan energi atom.

Akan tetapi, meski E=mc2 menjelaskan energi yang dilepaskan dalam sebuah energi atom, persamaan tersebut tidak menjelaskan bagaimana cara membuat membuat bom atom. Bom atom sendiri dibuat oleh J. Robert Oppenheimer yang menyatakan dirinya sebagai Bapak Bom Atom. Bom atom bikinan dialah yang menghunjam Hiroshima dan Nagasaki pada 6 dan 9 Agustus 1945 dan mengakhiri Perang Dunia II.

Bom atom adalah senjata nuklir yang ledakannya berasal dari proses reaksi fisi. Energinya diproduksi dari inti atom.

Walau banyak yang menuduh Einstein terlibat dalam pembuatan bom atom itu, nyatanya Einstein tidak terlibat. Pada 1933, dia diminta oleh rekan ilmuwannya, Leo Szilard, untuk menulis surat pada Presiden AS Franklin Delano Roosevelt tentang kemungkinan buruk yang terjadi jika Jerman lebih dulu membuat bom atom daripada AS.

Einstein yang telah melihat kerusakan akibat bom atom di Jepang lantas khawatir bahwa jika terjadi Perang Dunia ketiga, maka senjata yang diluncurkan adalah nuklir. Ketika Perang Dunia III terjadi dan nuklir meledak di mana-mana, maka bumi ini pasti hancur.

Karena bumi telah hancur dan tiada lagi yang tersisa, maka andai, jika, terjadi lagi perang dunia untuk keempat kali, manusia hanya akan menggunakan tongkat kayu dan batu sebagai senjata. Itulah sebab Einstein menyatakan bahwa, "I know not with what weapons World War III will be fought, but World War IV will be fought with sticks and stones." 

Pada pernyataannya itu Einstein sudah melihat bahwa nuklir akan terus digunakan (betul, sekarang banyak digunakan sebagai sumber energi). Namun, Einstein yang sangat khawatir digunakannya nuklir sebagai senjata, secara tidak langsung ingin mencegah manusia menggunakannya sebagai senjata di perang dunia ketiga.

Nuklir pada Perang Dunia IV


Andai manusia sudah kehilangan akal sehat dan memutuskan untuk menggunakan bom atom lagi sebagai senjata perang, maka hal itu mungkin akan terjadi pada Perang Dunia IV.

Paling mungkin senjata yang digunakan andai terjadi Perang Dunia IV adalah nuklir karena 

Saat ini tercatat ada sembilan negara yang punya senjata nukilr, mengutip kompascom, yaitu Rusia, Amerika Serikat, Tiongkok, Prancis, Inggris, Pakistan, India, Israel, dan Korea Utara.

Ukraina pernah punya ribuan senjata nuklir hasil warisan Uni Soviet. Pada 1994 Ukraina menandatangi Budapest Memorandum on Security Assurances ketika bergabung dengan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir, yang mengatakan bahwa Rusia, Inggris, dan AS menegaskan kewajiban mereka untuk menahan diri dari ancaman atau penggunaan kekuatan terhadap integritas teritorial kemerdekaan politik Ukraina.

Perjanjian itulah yang membuat Ukraina menyerahkan nuklirnya. Tidak jelas senjata-senjata nuklir itu kemudian dihancurkan atau disimpan negara lain.

Daya rusak senjata nuklir bisa menyebabkan kecacatan genetik sampai generasi dibawahnya pada orang yang pernah terpapar radiasi, seperti yang terjadi di Jepang. Bom atom yang djatuhkan ke Hiroshima dan Nagasaki "hanya" 15 kiloton dan masih menyisakan radiasi yang menempel di baju sampai 73 tahun kemudian. Hulu ledak nuklir saat ini bisa mencapai 1.000 kiloton. 

Negara-negara yang punya senjata nuklir beranggapan nuklir yang mereka punya cuma buat "jaga-jaga" dan melindungi diri kalau ada negara lain yang mengganggu. bukan untuk memulai perang. Pemimpin mereka yang sekarang mungkin tidak akan meluncurkan nuklir, tapi siapa menjamin pemimpin selanjutnya juga cuma menganggap nuklir buat sekedar jaga-jaga?

***

Semua perang hanya punya dua tujuan, yaitu membebaskan diri dari dominasi atau mendominasi. Itu sebab bila satu negara atau kelompok yang terlalu lama mendominasi, akan ada perlawanan dari terdominasi. Terjadilah perang.

Peretasan jaringan lewat internet dan nuklir pada dasarnya sama-sama punya daya rusak yang besar. Perang siber bertujuan mengubah pola pikir seseorang. Pola pikir itu bisa mengubah manusia jadi mesin pembunuh.

Hanya saja nuklir lebih menakutkan dan mengerikan karena menyebabkan kerusakan fisik yang kasat mata. 

Cerpen: Bunga Tidur Bersama Morgan

Cerpen: Bunga Tidur Bersama Morgan

Mengingat banyak kata kunci (keyword) "cerpen romantis" yang datang ke emperbaca.com, maka untuk memenuhi "hasrat" warganet yang menggemari cerita romantis, emperbaca.com tuliskan cerpen berjudul Bunga Tidur Bersama Morgan

Dijamin sambil baca hatimu juga ikut berbunga-bunga. Cerpen ini bukan cerita Islami, juga bukan kisah cinta ala Korea dan Barat, jadi selamat menikmati!

Lita mematut diri didepan cermin untuk memastikan celana panjang twillnya yang berwarna khaki cocok dipadukan dengan kaos lengan panjang hijau. Lita sengaja menggerai rambutnya yang sebahu tanpa ikat rambut atau bandana supaya lebih santai untuk berangkat ke workshop pengembangan diri yang bernama The New You.

Nama yang konyol, sekonyol workshop itu sendiri. Lita tidak butuh dirinya jadi baru atau sesuatu yang baru untuk mengubah hidupnya. Hidupnya sudah nyaman dan enak dinikmati. Mengapa harus jadi new me?

"Lita! Sudah siap, belum?" Sudah waktunya berangkat!" panggil Mia dari bawah tangga. 

"Ya, sebentar," jawab Lita. Karena benar-benar tidak suka dengan workshop yang konyol itu, Lita hampir lupa kalau Mia menginap di rumahnya. Mialah yang memaksanya ikut. 

Kata Mia, Lita terlalu kaku sampai tidak pernah naksir-naksiran dengan laki-laki sepanjang usianya yang sudah 21 tahun. Itu karena Lita baperan, menurut Mia, jadi perlu ikut workshop untuk mengubah cara pandangnya terhadap dunia. Bah!

Lita menyeret kopernya turun dari kamar dengan enggan. Dia menemui Mia di ujung tangga.  Pipi sepupunya yang kuliah satu kampus dengannya itu tampak berkilat-kilat dibaluri shimmer senada dengan warna kerudung peraknya.

"Kau dandan?" tanya Lita.

Mia melewati Lita menuju ruang tamu sambil melenggang centil. "Iya, cantik, kan?" katanya sambil mengibaskan rok yang dibalas Lita dengan gelengan kepala.

"Buat apa dandan cuma buat workshop?"

"Buat menunjukkan kepribadianku yang cantik," jawab Mia yang lalu ikut menyeret kopernya dari ruang tamu ke carpot. Koper Mia lebih besar dari koper kabin Lita sehingga dia agak kesulitan mengangkatnya untuk dimasukkan ke bagasi mobil.

Setelah pamit kepada orang tua Lita, dua gadis itu berangkat ke wisma milik Kemenakertrans di Lembang, tempat workshop diselenggarakan.

Butuh lebih dari tiga jam perjalanan dari Jakarta karena Mia menolak Lita mengemudikan sedannya. Lita bisa membahayakan nyawa karena selalu ngebut, sementara Lita menganggap Mia terlalu lambat, padahal transmisi matic sangat mudah dikendarai daripada manual.

Wisma itu bersih. Meskipun belum ramai, sudah ada serombongan mahasiswa berjaket almamater krem yang sedang memilih kamar. Mia dan Lita menempati kamar paling pojok yang menghadap ke arah kolam ikan besar.

"Kamar mandinya tidak ada toilet?! Lalu di mana kita harus kencing dan buang air besar?!" Lita terperanjat setengah geram mengingat dia sering bangun tengah malam untuk buang air kecil.

Mia mengangkat bahu, "Mungkin di luar ada toilet," katanya sambil mengeluarkan isi koper untuk dirapikan ke dalam lemari.

Lita keluar kamar. Tidak ada petunjuk atau papan yang menunjukkan letak toilet. 

"Mas, toiletnya sebelah mana, ya?" tanya Lita pada seseorang berkaus seragam biru yang dia kenali sebagai panitia workshop.

Lelaki berseragam biru itu menunjukkan arah toilet yang terletak di belakang aula pertemuan.

Kenapa toiletnya jauh banget, Lita mengumpat dalam hati. Tiba-tiba matanya membelalak dan mulutnya memekikkan sebuah kata, "Morgan?!" 

Lelaki berkaus biru itu membalas, "Ya? Ada yang bisa dibantu?"

"Kamu petugas workshop?""

Lelaki yang dipanggil Morgan itu mengangguk, menunjukkan ID Card didadanya yang bertuliskan nama "Morgan" diatas kata "Panitia".

Lita ingin bertanya lagi, tapi kandung kemihnya hampir bocor. Dia lari ke arah yang ditunjukkan Morgan untuk menuntaskan hajatnya.

Beruntung bagi Lita yang tidak perlu mencari keberadaan Morgan selepasnya ke toilet. Lelaki itu berada sendirian di aula sedang mengetikkan sesuatu di laptop.

"Morgan," panggil Lita setengah ragu setengah penasaran, "Boleh saya tanya sesuatu?"

Morgan tersenyum, "Gimana rasanya punya nama yang sama dengan eks personil boyband SMASH?" Morgan seolah membaca pikiran Lita. Dia berdiri, bersedekap, kemudian tertawa. "Aneh, ya?"


"Err..." Lita bingung harus menimpali atau tidak karena yang ditanya sudah tahu apa yang akan ditanya. Bukan cuma namanya, kok bisa, sih, wajahnya juga mirip banget, batin Lita.


"Kenapa bisa jadi panitia workshop?"


"Kenapa tidak?" Morgan duduk lagi dan melanjutkan urusan pada laptopnya. Lita ingin pamit kembali ke kamarnya, tapi Morgan keburu menanyainya.


"Namamu siapa?" tanyanya sembari mengurutkan daftar hadir.


Lita menjawab namanya dengan lengkap kemudian menyebut nama lengkap Mia.


"Punya pacar?"


"Heeh...?!" Lita terperanjat ditanyai perkara pribadi macam itu oleh orang tak dikenal yang nama dan wajahnya mirip selebriti.


Morgan kembali tersenyum melihat Lita yang salah tingkah.


“Kalau Mia itu siapa?"


"Sepupu."


"Lebaran kemarin pulang kampung?"


Lita menggeleng, "Tidak punya punya kampung," merasa dirinya mulai santai dan ingin terus ngobrol dengan Morgan. "Kamu pulang kampung?"


“Enggak, mama-papaku yang kesini, ke Bandung,” jawabnya singkat.


"Mama-papamu tinggal di mana?"


"Singkawang."


Lita membelalak lagi, "Kok sama kayak Morgan SMASH?!"


"Aku juga Morgan."


Lita jadi bingung sekaligus gugup. Dia terus-terusan meyakinkan dirinya kalau ini bukan prank dan tidak ada kamera dipasang diam-diam untuk merekam reaksinya bertemu dengan orang yang mirip Morgan. Jangan-jangan dia Morgan betulan yang pura-pura jadi orang lain untuk acara jahil di YouTube.


Mata Lita jelalatan mencari kemungkinan letak kamera disembunyikan.


“Kita selfie, yuk! Mana handhonemu?” Lita masih gugup dan tidak menyadari permintaan Morgan. Morgan harus minta dua kali kepada Lita untuk mengambil ponselnya.


"Di kamar, aku tidak bawa HP."


"Ya sudah, pakai handphoneku saja," kata Morgan mengeluarkan ponsel dari saku celananya.


“Sini, Lita. Smile!” Morgan menyorongkan tubuhnya agar lebih dekat ke Lita.


Lita mendekat dan berdiri di samping kiri Morgan sampai dia menyadari bahwa Morgan ternyata tidak setinggi yang dia kira. 


Bukankah Morgan punya tinggi 178 senti? Kenapa mataku bisa setinggi dagu Morgan? Lita baru sadar kalau yang disebelahnya bukan Morgan SMASH, cuma mirip saja. Jadi tinggi badannya berbeda dengan Morgan yang asli.

Nyatanya, bukan Morgan yang lebih pendek, dirinyalah yang meninggi karena celana twill yang dikenakannya sekarang jadi memendek diatas mata kaki. Perhatian Lita teralihkan karena memperhatikan tingginya dengan tinggi badan Morgan yang nampak hanya selisih beberapa senti saja.

"Sekali lagi, ya. Smile!" seru Morgan lebih kencang, membuat Lita mengembalikan perhatiannya ke kamera ponsel. 

Lita makin gugup dan berusaha menjaga jarak ketika Morgan mencondongkan kepalanya yang membuat kepala mereka hampir berdempeten. Wangi segar parfum Morgan yang beraroma citrus dan bergamot menguar lembut di hidung Lita, membuat Lita sedikit menikmati kedekatan fisiknya dengan Morgan.

"Berapa nomor WhatsAppmu? Kukirim fotonya sekarang," kata Morgan.

Lita menyebut deretan 12 angka nomor selulernya. "Boleh nanti fotonya aku posting di Instagram?" Lita bersemangat membayangkan aneka komentar yang diterimanya ketika memajang foto dirinya dengan Morgan. 

Morgan menjawab dengan sekali anggukan lalu dia menyandarkan tubuhnya ke pinggir meja. Dipegangnya ponsel dengan dua tangan untuk membuka aplikasi WhatsApp. Wajahnya yang tadinya cerah tiba-tiba murung dan keningnya berkerut.

"Ada apa, Morgan?"

"Bassistku ketinggalan pesawat, dia tidak bisa sampai Bandung tepat waktu. Kami harus tampil tanpa bassit atau..." Morgan menatap Lita dalam-dalam.

"Atau apa?"

Morgan melonjak, "Kamu bisa menggantikan dia jadi bassist sementara! Ayo ikut aku!" Morgan mengulurkan tangan dan memberi isyarat agar Lita segera ikut dengannya.

Jadi bassist? Apa aku bisa main bass? Sejak kapan aku bisa memainkan gitar bass?

Dalam waktu setengah jam, Morgan tidak lagi mengenakan seragam kaus birunya. Sekarang dia memakai jaket hitam tanpa dalaman dan celana hitam. Rambutnya disisir keatas dan berwarna keunguan. 

Lita juga sudah memegang bass dan sedang diperkenalkan oleh Morgan kepada penonton yang berteriak-teriak memanggil nama Morgan dan bandnya.

Morgan berdiri sangat dekat sehingga wangi citrus bercampur bergamot dari tubuhnya lagi-lagi mampir ke hidung Lita, membuatnya terlena sekaligus bergairah. Adrenalin dalam otaknya memacu darahnya mengalir lebih cepat dan pada akhirnya dia bisa memainkan bass mengikuti tempo anggota band yang lain.

"Tepuk tangan lagi buat Lita!" teriak Morgan kepada penonton setelah lagu pop-rock yang mereka bawakan berakhir.

"Thanks, Lita. You're the best!" Morgan berbisik ke telinga Lita. Hembusan napas Morgan yang beraroma mint dan wangi parfum segarnya membuat Lita tidak ingin beranjak dari sisi Morgan.

Suara teriakan penonton yang memanggil nama Morgan dan Lita makin keras, tapi lamat-lamat hanya satu suara yang didengar Lita. Suara yang amat dikenalnya. Dalam lirih suara itu memanggil-manggil namanya.

“Lita? Lita, bangun. Kita sudah sampai di tempat workshop," Mia menggoyang-goyang pelan tubuh Lita.

Lita berhasil mencapai setengah dari kesadarannya, tapi belum bisa membuka mata karena separuh nyawanya masih tertinggal dalam lenaan bunga tidur bersama Morgan.

Suara Mia menerobos ke telinga Lita lagi, "Ayo bangun. Kau tidur atau pingsan? Susah sekali dibangunkan."

"Apa Morgan ada di sana juga?" kata Lita lesu sambil memandangi wisma, masih bersandar rendah di kursi penumpang.

"Morgan siapa? Ayo ambil koper. Sudah ada rombongan mahasiswa, mungkin peserta lain sudah datang semua."

Lita memejamkan matanya lagi, berharap bunga tidurnya bersama Morgan datang terus dan berlanjut walau nyatanya dia sama sekali tidak bisa main bass.