Burlesque, Panggung Teatrikal Komedi Satire dari Eropa ke Amerika yang Dianggap Striptease

Burlesque, Panggung Teatrikal Komedi Satire dari Eropa ke Amerika yang Dianggap Striptease

Film Burlesque yang dibintangi penyanyi Cher dan Christina Aguilera adalah salah satu film musikal yang paling menghibur. Plot cerita Burlesque sangat biasa dengan ending yang mudah ditebak, tapi sisi hiburannya aduhai. Vokal mentereng Cher dan Christina Aguilera bikin terkesima, plus para penarinya cihuy banget

Christina Aguilera di film Burlesque (takenewyorktours.com)

Dikisahkan bahwa klub burlesque sedang sekarat karena kesulitan keuangan terjerat utang bank. Klub malam itu makin sepi karena lokasinya nyempil diantara proyek pembangunan kondominium.

Burlesque bukan sekedar judul film, di kehidupan nyata burlesque jadi salah satu hiburan paling memukau dengan para penyanyi dan penari yang cantik dan seksi.

Kemunculan Burlesque

Burlesque berasal dari bahasa Latin 'burlare' yang berarti membuat tertawa atau mengolok-olok. Walau pertama kali dimulai di Yunani, tapi Inggris lebih dikenal sebagai negara yang mempopulerkan burlesque.

Awal kemunculan burlesque di Yunani masih berupa komedi tunggal (stand-up comedy) yang dibawakan oleh para lelaki. Komedian paling terkenal di Yunani saat itu adalah Aristophapes yang hidup di sekitar tahun 450 SM hingga 350 SM. Dia menulis sendiri naskah komedinya. 

Di dunia stand-up comedy, jenis lawakan yang menjadikan politikus, tokoh masyarakat, atau kejadian hits di masyarakat sebagai bahan lawakan dikenal dengan istilah roasting.

Itulah yang dilakukan Aristophapes. Mengolok-olok (burlare) dalam bentuk komedi dan parodi. Selain jadi komika, Aristophapes juga seorang penyair. Dia kerap menyair tentang agama, budaya, dan otoritas kekuasaan saat itu.

Burlesque di Inggris

Pada abad ke-17 burlesque menyebar ke berbagai negara Eropa, utamanya ke Inggris, Prancis, dan Italia. Dalam perjalanannya burlesque terbagi menjadi dua, yaitu high burlesque,yaitu cara elegan dengan gaya bahasa tinggi dan nyanyian opera untuk memparodikan sesuatu, dan low burlesque yang sangat merakyat dengan mengolok-olok topik serius di dalam negara.

Bila pada masa Aristophapes burlesque hanya dimainkan seperti stand-up comedy, maka di Inggirs burlesque berkembang dan punya ciri khas berupa nyanyian dan tarian dalam bentuk komedi satire. Apapun tema yang diangkat, burlesque harus bisa membuat orang tertawa, entah dengan gaya slapstik, lirik lagu, atau tarian.

Pada mulanya, para perempuan yang menari di burlesque memakai stocking hitam supaya bila rok tersingkap saat sedang menari, kulit mereka tetap tertutup. Lama-lama stocking yang dikenakan para penari makin tipis, bahkan banyak yang tidak lagi memakai stocking. 

Zaman dulu di Eropa, walau bukan muslimah, kulit wanita haruslah lebih banyak yang tertutup dari pada yang terbuka.

Di Paris, salah klub burlesque paling tersohor adalah Moulin Rouge yang dibuka pada 1889. Moulin Rouge juga diangkat ke layar lebar dengan judul sama, dibintangi Nicole Kidman dan Ewan McGregor. Tidak seperti dalam film, tarian di Moulin Rouge asli lebih vulgar dengan para penari hanya mengenakan stocking hitam tipis tanpa rok.

Sayangnya, para penari Moulin Rogue di Paris juga merangkap sebagai kupu-kupu malam sehingga pertunjukkan burlesque jadi identik dengan prostitusi. Bayaran paling besar diterima penari yang merangkap sebagai penyanyi. Sulit bagi para penari untuk menolak karena keberlangsung klub tergantung dari pelanggan berkantung tebal.

Pelan tapi pasti, burlesque menjadi pertunjukkan semi erotis dimana drama komedi teatrikalnya menyusut. Yang tinggal cuma nyanyian dan tarian erotis.

Bagaimana di Inggris? Para penari dan penyanyi burlesque di Inggris pada waktu itu hanya sebagian saja yang menjual diri karena tuntutan pemilik klub yang ingin menyenangkan tamu. Walau sama-sama lekat dengan prostitusi, burlesque di Inggris tidak seperti di Paris karena tidak semua penari dan penyanyi burlesque merangkap jadi wanita penghibur.

Burlesque di Amerika

Burlesque masuk ke Amerika pada akhir tahun 1868 saat rombongan British Blondes datang ke New York. Mereka mengenakan pakaian minim (untuk ukuran tahun 1868) tiap melakukan pertunjukkan. Penari sekaligus aktris burlesque dari London yang paling tersohor kala itu adalah Lidya Thompson, yang sampai sekarang masih disebut sebagai ikon burlesque Amerika. 

Ikon burlesque asal Inggris, Lidya Thompson, yang tersohor sejak 1868. (Thompson in Robinson Crusoe, 1870, Jose Maria Mora)

British Blondes masih menampilan burlesque dengan gaya teatrikal. Ada akting panggung, tarian, nya dan percakapan parodi berbalut komedi.

Munculnya British Blondes yang menuai sukses lantas membuat orang-orang Amerika tertarik untuk membuat grup serupa. Maka muncullah dua klub terkenal Rentz-Santley Novelty dan Burlesque Company di tahun 1870. Wajar saja burlesquebur disuka di Amerika. 

Pada masa 1870-1880, sebanyak 12 juta imigran Eropa masuk ke Amerika untuk mencari penghidupan baru. Mayoritas imigran berasal dari Jerman, Irlandia, dan Inggris, negara yang mempopulerkan burlesque.

Sayang, burlesque pudar tergilas zaman. Pada 1931, siaran televisi mulai muncul dan mengalami perkembangan masif sejak 1939. Kemudian pada 1934, siaran radio mulai mengudara secara nasional. Lambat laun, banyak klub burlesque gulung tikar karena makin banyak orang yang mendengar siaran TV dan radio dari pada datang ke panggung burlesque.

Puluhan tahun mati suri, burlesque bangkit lagi dengan munculnya The Velvet Hammer di Los Angeles dan Billie Madley di New York pada 1990. Mereka ingin mengulang ide menggabungkan seni tari dan menyanyi dengan pertunjukkan teatrikal kecil, seperti awal mula berdirinya burlesque di Eropa pada masa lampau. 

Bintang burlesque internasional Kitten de Ville saat tampil di The Velvet Hammer. Foto: allthatglitterburlesque.com


Namun, ternyata teatrikalnya hanya kecil saja sebab yang diunggulkan adalah penyanyi dan penarinya. Itu sebab kemudian banyak yang menyamakan burlesque dengan striptease alias tari telanjang.

Meski tariannya sama-sama erotis, burlesque dan striptease berbeda. Tipis aja bedanya. Para penari burlesque masih memakai baju, sedangkan stripper (sebutan untuk penari striptease) tidak pakai baju. 

TIdak seperti stripper yang hanya menari, penari burlesque juga menyanyi, seperti yang dilakukan Christina Aguilera di film Burlesque. Tariannya bisa jadi jenaka yang disertai obrolan satire dari  penari pendampingnya, bisa tentang minyak goreng, Jokowi 3 periode, atau the power of emak-emak.

Selain Kitten de Ville, bintang burlesque terkenal lainnya adalah Dita von Teese. Mantan istri penyanyi rock metal Marylin Manson ini sudah terjun ke burlesque sejak 1990. Kini dia dijuluki sebagai Ratu Burlesque karena masih aktif memproduseri pertunjukkan burlesque.

Burlesque dan Pussycat Dolls

Sebelum tenar sebagai grup vokal pop. Pussycat Dolls awalnya dibentuk sebagai grup burlesque pada 1995. Anggota Pussycat Dolls saat itu adalah Kasey Campbell, Kiva Dawson, Antoinetta Mari, Carmit Bachar, Erica Breckels, Katie Bergold, Erica Gudis, dan Lindsley Allen.

Pussycat Dolls kemudian bertransformasi menjadi grup musik pop pada 2003 dan ditandai dengan perubahan anggotanya. Anggota baru Pussycat Dolls diisi oleh Kaya Jones, Nicole Scherzinger, Carmit Bachar, Ashley Roberts, Jessica Sutta, Melody Thornton, dan Kimberly Wyatt.

Dari ke-6 orang itu yang bisa menyanyi cuma Nicole, Melody, dan Carmit. Sebelum bergabung dengan Pussycat Dolls, anggota lain berprofesi sebagai penari. Itulah yang diyakini banyak pecinta musik sebagai penyebab Pussycat Dolls bubar, karena posisi Nicole yang sangat dominan.

Karena pada awalnya dibentuk sebagai grup burlesque, wajar jika Nicole diposisikan sebagai anggota paling dominan. Burlesque memang punya bintang utama yang mahir menyanyi sekaligus menari. Penari lainnya hanya sebagai pendamping. Ciri khas grup burlesque rupanya tetap dipakai Pussycat Dolls walau telah bertransisi jadi girlband.

Anggota Pussycat Dolls kembali pada 2017 dan sejak itu mulai melakukan show bersama dengan formasi Nicole, Kimberly, Ashley Roberts, Carmit Bachar, dan Jessica Sutta. Melody Thornton pernah ikut tampil ketika Pussycat Dolls jadi bintang tamu di X-Factor Amerika tahun 2018.

***

Di Indonesia tidak ada burlesque, tapi pertunjukkan sejenis itu bisa ditemui di klub-klub malam. Penyanyi dan penarinya masih pakai baju, tapi minim dan gaya tariannya sama erotisnya.

Kesamaan Blackpink dan Spice Girls yang Paling Fenomenal

Kesamaan Blackpink dan Spice Girls yang Paling Fenomenal

Spice Girls adalah kegilaan yang dialami oleh Gen X dan Milenial. Grup vokal beranggotakan Victoria Adams (kini Victoria Beckham), Mel B, Melanie C, Geri Halliwell, dan Emma Bunton ini adalah grup vokap perempuan paling populer di dunia pada masa 1996 sampai awal 2000-an. 

Blackpink dan Spice Girls. Sama-sama digilai remaja karena debut di waktu yang tepat (scmp.com)

Tepat dua dekade setelah Spice Girls debut dan jadi histeria remaja, muncul grup serupa dari negeri ginseng Korea, Blackpink, pada 2016, yang digilai oleh Gen Z, bahkan Gen Alpha

Blackpink menyusul grup vokal perempuan yang lebih dulu hits, sebut saja Dixie Chicks, Pussycat Dolls, dan Little Mix. Namun, Spice Girl-lah yang paling sukses dan pencapaiannya berhasil disamai oleh Blackpink.

Blackpink lebih fenomenal karena datang dari Asia. Semua girl group seksi dan populer di dunia selalu berasal dari Barat. Bisa jadi tidak ada yang menduga bahwa Blackpink dari Korea akan menggantikan Spice Girls dari Inggris dan Pussycat Dolls dari Amerika.

Apa saja yang kesamaan Blackpink dengan Spice Girls?


1. Film dokumenter. Pada 1997 Spice Girls membintangi Spice World yang merupakan salah satu film paling hits masa itu, bersanding dengan Titanic yang rilis pada tahun yang sama.

Spice World meraih pendapatan kotor 151 juta dolar dari penayangannya di bioskop seluruh dunia, dan 100 juta dolar dari penjualan DVD. 

Hal sama terjadi pada Blackpink. Film dokumenter Blackpink, Light Up the Sky menduduki posisi nomor 1 di Netflix sebagai satu-satunya platform dimana dokumenter itu tayang. Light Up the Sky membuat total pelanggan Netflix naik jadi 200 juta orang di seluruh dunia.

Light Up the Sky bahkan berada di posisi 10 besar trending Netflix di negara-negara berbahasa Inggris seperti AS, Inggris Raya, Australia, Irlandia, dan New Zealand.

2. Brand Ambassador. Anggota Spice Girl dan Blackpink, secara individu, sama-sama dikontrak jadi brand ambassador untuk Chanel, Celine, YSL, dan Dior.

3. Mendobrak dominasi penyanyi laki-laki. Spice Girls debut saat rap dan hip-hop dengan para penyanyi laki-lakinya, jadi musik paling populer di dunia. 

Kemunculan Spice Girls jadi manis menyegarkan karena mereka perempuan, muncul dengan gaya seksi, menari, dan menyanyi saat para rapper dan hip-hoper memuncaki tangga lagu di berbagai negara.

Serupa dengan Spice Girls, Blackpink debut saat boyband sedang dalam puncak dominasi tangga lagu. Sebelum Blackpink muncul, fans K-Pop menggilai anggota boyband berwajah cute dan imut. Tak sangka tiba-tiba muncul empat anggota grup vokal yang menyanyi dan menari sama enerjiknya dengan boyband.

Spice Girls dan Blackpink sama-sama muncul di waktu yang tepat saat penggemar pop hanya dihibur oleh satu jenis kelamin saja.

4. Penjualan mechandise. Blackpink dan Spice Girls sama-sama menjual merchandise mereka dan laku keras.

Spice Girls punya 200 item merchandise yang dijual ke seluruh dunnia, mulai dari pensil, topi, sampai kaus. Sedangkan merchandise Blackpink bahkan dijual di jaringan ritel internasional H&M.

Sampai kapan Blackpink akan populer?


Kejayaan girl group tidak pernah bertahan selamanya, berbanding lurus dengan pengemar mereka yang makin dewasa. Hadirnya girl band yang lebih baru juga jadi alasan mengapa girl group yang paling tenar adalah juga yang paling cepat redup.

Khusus Blackpink, karena dia datang dari Korea Selatan yang memang mengekspor budaya popnya, maka YG Entertainment selaku manajemen Blackpink, pasti cermat mengatur supaya Blackpink bertahan lebih lama dibanding Spice Girl, apalagi Pussycat Dolls.

Spice Girls sendiri tidak pernah bubar. Mereka goyah saat Geri Halliwell keluar dan girl band itu vakum karena anggotanya ingin membuat karir solo. Geri Halliwell keluar pada 1998 dan kembali pada 2007.

Para anggota Spice Girls sadar mereka tidak bisa mengulang sukses, tapi tur reuni mereka pada 2019 terbilang sukses. Tur yang digelar di Irlandia, Wales, Inggris, dan Skotlandia itu menghasilkan 78 juta dolar walau tanpa Victoria Beckham.

Blackpink akan bertahan setidaknya sampai kontrak Lisa, Jisoo, Jennie, atau Rose dengan brand ternama berakhir. Setelah itu mungkin mereka akan seperti Super Junior. Tidak bubar dan tetap berkarya, tapi telah tergantikan kepopulerannya oleh idol group yang lebih muda.

Lagu Indonesia Judulnya Maret, Lihat Rekomendasinya

Lagu Indonesia Judulnya Maret, Lihat Rekomendasinya

Cuma ada lima lagu tentang bulan Maret, mungkin karena Maret adalah bulan "nanggung". Tidak romantis seperti Februari dimana ada Valentine's Day, juga tidak memesona seperti Januari yang menjadi awal tahun. Maret juga bulan peralihan antara musim hujan dan kemarau alias pancaroba.
 

Silakan lihat dan dengar lagu Indonesia berjudul Maret dibawah ini. Anda juga bisa mencarinya di platform streaming musik atau YouTube.

1. Maret (Tentang Kita) - AVIWKILLA

AVIWKILLA nampaknya konsisten untuk merilis lagu yang judulnya dari nama bulan. Selain lagu berjudul Maret ini, duo beranggotakan Thana dan Uki juga membuat lagu berjudul Januari (Merindu) dan Februari (Dia Butuh Kamu).

Maret (Tentang Kita) rilis pada 7 Maret 2021 dan mengisahkan tentang cinta mati seseorang kepada kekasihnya dan tidak mau berpisah selamanya.

Lagunya sendu, sedikit melow, dan enak didengar saat sedang jatuh cinta. Menurut saya, lagu ini masih tipikal lagu pop kekinian. Mirip-mirip seperti lagu yang dibawakan Tiara Andini, Mawar de Jongh, atau Mahalini.

2. Anyer 10 Maret - Slank - Endank Soekamti

Ini tergolong lagu lawas karena rilis pada 2014. Versi Slank rilis pada 20 Februari 2014, sedangkan versi Endank Soekamti dibuat pada 11 November 2014.

Versi band legendaris Slank lebih ngepop dan melankolis. Sedangkan versi Endank Soekamti ada unsur rock dan sedikit ska. Maklum, band asal Yogyakarta ini memang mengusung genre punk rock. 

Lagu ini bercerita tentang seseroang yang ditinggal kekasihnya sampai dia nelangsa dan mabuk arak. Metafora dalam liriknya tentang hiu dan pantai terdengar lucu saat Endank Soekamti membawakannya, tapi terasa serius dan menghanyutkan saat dinyanyikan Slank.

Kedua versi cocok buat didengar saat nyetir atau sedang kumpul bareng teman sambil kerja atau mikirin negara. 

3. 3 Maret 78 -  Keenan Nasution

Dari judulnya aja sudah jelas ini lagu jadul, tahun 1978. Lagu yang dinyanyikan oleh Keenan Nasution ini bernada ceria dan sangat khas 70-an dimana muda-mudi era itu berdansa-dansi di acara ulang tahun atau pesta sekolah.

(Joox)

Lagunya bercerita tentang nostalgia indah memadu kasih di masa lalu dan kenangan itu akan selalu terkenang. Kalau sekarang namanya mantan terindah, ya.

Keenan Nasution terkenal dengan lagu hitsnya Nuansa Bening yang dinyanyikan ulang oleh Vidi Aldiano.

4. Maret 9 - Seven Pounds

Lagu spesial untuk penggemar musik metal-punk-rock, tapi tidak untuk hardcore karena liriknya masih bisa didengar jelas dan kurang sadis buat hardcore. 

Maret 9 rilis pada 5 Januari 2021 dan oke banget buat disetel waktu bangun tidur atau di hari Senin untuk mengatasi Monday Blues.

Yuk baca juga: Lagu Indonesia Judulnya Februari

5. Maret Sewa - Mr. Bebek

Ini lagu khas kafe dangdut, jadi durasinya tidak sampai dua menit. Di kafe dangdut, musik genre dangdut-rock seperti ini biasa diputar untuk memanaskan suasana supaya pengunjung beli minuman lagi dan lagi llau betah betah berlama-lama di sana. 

(Beatport)

Mr. Bebek juga pernah me-remix lagu Apa Kabar Mantan dan Goyang Dombret menjadi musik clubbing. Semua lagu yang diremix Mr. Bebek dapat didengar di Beatport.

Kalau kamu mau dengar lagu ini untuk penyemangat pagi juga bisa. Diulang-ulang sampai lima juga masih enak buat mood booster. 

Benyamin Sueb dan Sepak Bola Pelawak

Benyamin Sueb dan Sepak Bola Pelawak

Benyamin S pernah menulis lagu yang judulnya Sepak Bola. Lagu itu bercerita tentang kesebelasan pelawak melawan tim nasional Brazilia (Brasil).

Ada bagian lagu yang menceritakan bahwa pertandingan berlangsung seru karena Jojon telah mengumpan bola pada Darto yang kemudian menjebloskannya ke gawang sampai kiper Brazilia jatuh terjengkang. 

Kesebelasan pelawak di pertandingan sepak bola tahun 1983. Benyamin Sueb tampak jongkok paling kiri arah foto (kaskus/manusiarender)

Terjadi gol? Sayang sekali bolanya malah melambung tinggi terus enggak turun lagi. Saking lamanya bola turun dari langit, wasit sampai ngaso (istirahat) dulu sambil makan kacang.

Pertandingan babak kedua dimulai. Diran menggiring bola disambut Darto dan disundul ke tiang gawang. Sayang seribu sayang bolanya mental ke awang-awang.

Di babak ini juga Eddy Sud yang jadi kiper semaput karena iganya disikut. Diran hampir menceplos gol, sayang bolanya mental.

Beruntung akhirnya kesebelasan pelawak memenangkan pertandingan lawan timnas Brazilia berkat gol tunggal dari Sup Yusup.

Kalau dengar lagu ini pertama sampai kali keempat, kita pasti tertawa karena liriknya seperti siaran pandangan mata campur lawak. Lucu sekali.

Tidak tahu kapan lagu Sepak Bola ini diluncurkan karena belum ada yang menceritakannya di Google. Pertandingan sepak bola kesebelasan pelawak dimana Benyamin S jadi anggotanya memang pernah terjadi di tahun 1983, tapi apakah pertandingan itu melawan Brasil atau melawan siapa?

Kalau melawan Brasil sudah pasti media-media arus utama akan memberitakannya kalau ada event Piala Dunia atau Olimpiade. Hampir dipastikan bahwa pertandingan sepak bola tim pelawak itu bukan melawan timnas Brasil.

Selain lagunya yang lucu, Benyamin S memang penyanyi, jadi suaranya enak didengar, merdu, dan bagus. Kalau lama-lama gaya nyanyinya seperti asal-asalan, itu karena dia lakukan sambil melawak.

Di genre rock and roll suara Benyamin S juga cocok, apalagi diiringi gambang kromong. Makin nyantol.

Album rock and roll milik Benyamin yang terkenal lagunya adalah Markonah, Siti Marsitol, Disangka Nyolong, Blues Kejepit Pintu, AA UU, dan masih ada lima lagu lain.

Zaman dulu dalam satu album yang diluncurkan penyanyi bisa berisi 8-10 lagu. Kalau sekarang paling banter 4 lagu. Namanya mini album.

Sebelum melawak, Benyamin lebih dulu jadi penyanyi. Sejak kecil dia sudah dibawa ibunya ikut lomba nyanyi kemana-mana. 

Suara merdunya bukan kaleng-kaleng, dia betulan berbakat nyanyi. Kalau dia nyanyi tidak sambil melawak, levelnya bisa disamakan dengan Bob Tutupoli atau Broery Marantika.

Lagu Sepak Bola yang dinyanyikan berangkat dari kesukaannya pada olahraga ini sejak kecil. Siapa sangka sepak bola juga yang mengantarnya kembali ke Rahmatullah tahun 1995. Dia wafat setelah main bola di komplek rumahnya di Cinere, Depok.

Dia betul-betul seniman serba bisa. Nyanyi bisa, melawak bisa, main film bisa, main drama juga bisa.

Belum ada pelawak multitalenta seperti Benyamin Sueb. 

Boleh download lagu Sepak Bola yang dinyanyikan Benyamin Sueb DISINI.

Lagu Indonesia Judulnya Februari, Ini 8 Rekomendasinya

Lagu Indonesia Judulnya Februari, Ini 8 Rekomendasinya

Februari sudah dikenal sebagai bulan cinta karena di bulan inilah Valentine's Day diperingati tiap tanggal 14. 

ISTOCKPHOTO

Valentine's Day diambil dari nama Santo Valentinus, seorang suci yang jadi martir karena menentang perintah Claudius II yang melarang sakramen pernikahan bagi pasangan Kristen. Hari Valentine dianggap sebagai hari kasih sayang, mengikuti kasih Santo Valentinus yang tetap menikahkan pasangan-pasangan di Roma.

Karena berlatar belakang seorang Santo (saint/orang suci Katolik), emperbaca.com mengingatkan Sobat muslim agar hati-hati merayakan hari kasih sayang agar tidak merusak akidah. 

Daripada galau tidak punya tambatan hati untuk merayakan hari kasih sayang, dengar saja lagu Indonesia yang judulnya Februari ini.

1. Februari - Riza Rinanto. Lagu ini merupakan bagian dari album So Close So Far yang rilis pada 2016.

Lagu Februari ini berkisah tentang kasih tak sampai seorang lelaki. Buat yang galau lagu ini mungkin tidak mewakili hati karena genrenya RnB soul. 

Cocok didengar saat santai atau saat ngomongin gebetan sama kawan-kawan sepergaulan.

Sejak debut pada 2016, Riza Rinanto sudah membuat satu album dan empat single.

2. 14 Februari - Jonathan Prasetyo. Nada lagu yang rilis pada 2020 ini seriang hari kamu yang nembak dan jadian dengan pujaan hati di hari valentine.

Liriknya standar lah, ya, ada pujian, harapan, dan kebahagiaan orang yang sedang jatuh cinta.

Hanya saja, jenis suara Jonathan agak kurang pas dengan lagunya, jadi ada nada yang kurang pitch dan terdengar sumbang.

3. 23 Februari - Gerombolan si Berat. Band indie beranggotakan lima orang ini memang mengikuti nama karakter kartun bromocorah bikinan Disney, yaitu Gerombolan Siberat.

Baju yang mereka pakai saat manggung juga bercorak garis-garis vertikal seperti baju tahanan yang dipakai Gerombolan Siberat.

Single berjudul 23 Februari yang bergenre pop rock ini enak didengar buat yang sedang patah hati. 

Walau sudah rilis sejak 2011, lagu 23 Februari masih enak didengar sampai sekarang. 

4. Februari (Dia Butuh Kamu) - AVIWKILA. Lagu yang digawangi duo musisi jebolan Rising Star Indonesia, Thana dan Uki, ini rilis tahun 2021.

Lagu ini diberi subjudul (Dia Butuh Kamu) karena menceritakan tentang seseorang yang rela kekasihnya dimiliki orang lain karena dia menyadari takbisa sering bersama dengan kekasihnya itu. 

Sebelumnya, AVIWKILA pernah merilis single berjudul Januari. Kisahnya masih tentang percintaan, sama seperti Februari. 

5. Februari - Bonny AG. Nah, kalau ini genrenya dangdut asyik. Lagunya mirip lagu era Mansyur S dan Meggy Z, tapi lebih ceria karena diaransemen menggunakan musik kekinian. 

Lagu ini berkisah tentang lelaki yang terlibat cinta segitiga dan akan mengalah jika kekasihnya ternyata memilih lelaki lain. 

Bonny AG sendiri lebih dikenal sebagai penyanyi lagu-lagu Gorontalo, sehingga namanya mungkin kurang populer di kalangan pecinta dangdut.

6. 6 Februari - Mental Baja. Jakmania mana suaranya! Yes, karena Mental Baja adalah band bikinan suporter Persija Jakarta yaitu The Jakmania.

Lagu yang rilis pada 6 April 2008 dibuat dan didedikasikan untuk The Jak. Kami tidak tahu ada apa dengan 6 Februari karena Persija berdiri pada 28 November 1928, sedangkan The Jakmania berdiri pada 19 Desember 1997. 

Lagu ini top banget didengar saat santai karena melodinya reggae ala Bob Marley. Pun bukan lagu percintaan sebagaimana lagu berjudul Februari lainnya.

7. 5 Februari - Anwar & Wildan. Inilah lagu paling sendu diantara deretan lagu berjudul Februari yang kami susun. 

Kalau kamu pengin lagu sendu bin melow galau, Lagu yang rilis pada 2018 ini tentang patah hati. Biasa lah, ya, ditinggal pas lagi sayang-sayangnya.

8. Februari Bersedih - INI Project. Walau judulnya ada sedih-sedihnya, lagu ini tidak sesendu 5 Februari milik Anwar karena genrenya pop separuh rock. Band ini juga tidak ada sangkut-pautnya dengan Kla Project yang legendaris itu. 

Ini lagu untuk orang yang sudah susah payah membangun hubungan yang indah, romantis, dan berorientasi rumah tangga, eh, diputusin gitu aja.

***

Semua lagu diatas bisa didengar di semua platform streaming dan YouTube. Selamat mendengarkan dan memperkaya wawasan musik dari negeri kita tercinta.